alexametrics
Kamis, 18 Agustus 2022
Kamis, 18 Agustus 2022

Menteri Sandiaga ke Loang Baloq: Ikut Ngurisan ke Makam Naik Cidomo

Masyarakat Kota Mataram penuh suka cita menyambut kedatangan Menteri Parekraf Sandiaga Salahuddin Uno di Makam Loang Baloq Sabtu (25/6) lalu. Kedatangan pria yang karib disapa Mas Menteri ini menyisakan kesan tersendiri bagi sebagian warga.

 

HAMDANI WATHONI, Mataram

 

Selepas waktu asyar, masyarakat sudah memadati Taman Hiburan Rakyat Loang Baloq. Sejak pagi tempat ini memang sudah ramai. Maklum, Sabtu (25/6) lalu merupakan akhir pekan dimana sebagian besar warga menghabiskan waktu bersama keluarganya untuk berlibur. Taman Loang Baloq menjadi pilihan utama tempat berlibur tidak hanya warga Kota Mataram tetapi juga kabupaten kota yang ada di Pulau Lombok.

Bertepatan dengan Sabtu sore kemarin, Menteri Parekraf Sandiaga Uno juga bertandang ke tempat wisata yang masuk nominasi 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia ini. Setibanya di Loang Baloq, Menteri Sandi langsung jadi incaran emak-emak yang sudah lama menunggunya. Mereka sudah tidak sabar menunggu kedatangan pria yang pernah mencalonkan diri sebagai Wakil Presiden RI mendampingi Prabowo Soebianto tersebut.

Emak-emak ini histeris untuk meminta swafoto dengan Mas Menteri. Meski kesulitan memenuhi permintaan mereka satu per satu, Sandiaga sabar dan penuh senyum dengan masyarakat tersebut. Tak hanya emak-emak, aneka kesenian tradisional mulai dari Gendang Beleq hingga tari Gandrung menyambut kedatangannya. Bahkan Sandi pun sempat ikut menari yang dikenal dengan istilah ngibing setelah mendapatkan ajakan dari salah satu penari.

Setelah itu, ia kemudian menyambangi gerai sejumlah UMKM yang ada di Loang Baloq. Sandiaga juga melihat atraksi paralayang di pinggir pantai dan menyusuri Taman Loang Baloq yang menjadi salah satu andalan pariwisata Kota Mataram.

Destinasi wisata Loang Baloq menjadi primadona semenjak dilengkapi berbagai fasilitas. Misalnya plaza pengunjung dan panggung hiburan yang bisa dijadikan tempat penyelenggaraan berbagai acara.

Baca Juga :  PPKM Mataram Diperpanjang, PKL Boleh Berjualan Lebih Lama

Kemudian, ada danau buatan yang menyediakan pilihan aktivitas seperti becak dan bebek air. Di kelilingi dengan gazebo dan tempat duduk untuk bersantai sambil menikmati pemandangan. Yang tak kalah seru, terdapat menara pandang yang menjadi ikon dari taman hiburan ini untuk mengabadikan pemandangan sekitar serta melihat sunset dari ketinggian.

Agenda yang paling ditunggu Sandiaga adalah mengunjungi Makam Loang Baloq. Tidak jauh dari pantai ini, terdapat pohon beringin yang menjulang tinggidan mendekap makam tua, yang dikenal sebagai makam Maulana Syekh Gauz Abdurrazak. Untuk menuju lokasi, Sandi didampingi Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana naik Cidomo yang merupakan salah satu transportasi tradisional di kota Mataram. Iringan kendaraan Cidomo ini hanya butuh kurang dari lima menit untuk tiba di makam.

Menuju makam, Sandi pun langsung menggunakan jas dan kopiah karena ingin berziarah. Setelah berdoa dan berziarah ke makam, ia kemudian melanjutkan mengikuti tradisi Ngurisan masyarakat Sasak Kota Mataram. Sandi berkesempatan mencukur rambut salah satu bayi yang sudah menunggu kedatangannya.

Ngurisan ini adalah bentuk rasaya syukur masyarakat Sasak karena sudah diberi keturunan yang sehat dan menandai bahwa anak memasuki usia balita. Usia yang boleh dilakukan ngurisan adalah dari usia seminggu, satu bulan sampai umur di bawah satu tahun. Biasanya dilaksanan jelang hari besar Islam seperti Idul Fitri, Maulid Nabi Muhammad SAW hingga Idul Adha.

Setelah mengikuti semua rangkaian acara tersebut, Sandi mengaku begitu kagum dengan destinasi wisata Loang Baloq. Ia menyebut Loang Baloq sebagai perpaduan wisata bahari dan wisata religi.

“Saya baru pertama kali lihat ini. Jadi, ini adalah pariwisata halal yang bisa kita angkat ke depan salah satunya juga bisa membuat travel plan yang bisa kita kembangkan untuk di Desa Wisata Loang Baloq ini,” ungkap mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Baca Juga :  Urai Timbunan Sampah, Biodigester Mataram Diharap Segera Terealisasi

Makam Loang Baloq yang merupakan makam Maulana Syekh Gauz Abdurrazak dari informasi yang didapatkannya merupakan ulama dan pendakwah agama Islam yang berasal dari Baghdad Irak. Dia menyebarkan agama Islam dari Palembang lalu kemudian singgah di Lombok sekitar 18 abad yang silam.  Setelah menyebarkan Islam di daerah Palembang, ia lalu meneruskan perjalanan dakwahnya dan mendarat di pesisir pantai Ampenan.

Tidak sedikit para wisatawan berziarah dan berdoa di makam tersebut. “Bahkan saya dapat informasi para calon jamaah haji yang ada di Pulau Lombok sebelum berangkat ke tanah suci biasanya datang ziarah makam ini,” ucapnya.

Oleh masyarakat setempat, kunjungan para peziarah tersebut dimanfaatkan sebagai peluang usaha dengan membuat taman hiburan rakyat. Ini yang akhirnya membuat Taman Loang Boq tidak pernah sepi menjadi salah satu tujuan wisata masyarakat.

Ada yang menarik saat kunjungan Sandiaga ke Makam Loang Baloq. Di belakang makam, ia bertemu juru kunci makam Solihin. Setelah berdialog dengan Solihin, Sandiaga memberikan hadiah cicin emas seberat 6 gram pada Solihin. Itu setelah Solihin mengaku selama ini ia berkeinginan memberikan hadiah emas kepada istrinya namun belum pernah kesampaian.

Akhirnya, keinginan Solihin yang diungkapkan kepada tim Sandiaga sehari sebelumnya terdengar ke telinga Menteri Parekraf. Sehingga saat kedatangannya, ia pun memberikan cincin emas tersebut agar diberikan Solihin kepada istrinya.

Solihin dan istrinya pun tak bisa mengungkapkan kebahagiaan dengan kata-kata cincin pemberian Sandiaga Uno. “Alhamdulillah selain diberikan cincin, anak beliau juga diberikan sepeda,” kata Ketua Pokdarwis Tanjung Samudra Tamrin. (*/r3)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/