alexametrics
Kamis, 22 Oktober 2020
Kamis, 22 Oktober 2020

Dorong Industri Kreatif : HARUM Rancang Mataram Creative District

Gelombang revolusi industri 4.0 telah membawa perubahan fundamental pada berbagai tatanan kehidupan global. Hal ini ditandai dengan semakin berkembangnya kreativitas dan inovasi berbasis pemanfaatan teknologi informasi.

Perubahan ini mendorong lahirnya bidang-bidang usaha ekonomi baru yang kita kenal dengan nama industry kreatif. Sebagai sebuah kota yang terus berkembang, Kota Mataram harus menangkap peluang ini sebagai salah satu penguat daya saing global di masa mendatang.  

Bagaimana rencana pengembangan Industri Kreatif di Mataram di masa mendatang berikut petikan wawancara kami dengan H Mohan Roliskana calon wali kota Mataram.

—————————————————–

Assalamualaikum wr wb Bang Haji,  apa kabar ?

Waalaikum salam warahmatullahi wabarakatuh, Alhamdulillah sehat

Industri Kreatif menjadi salah satu sektor unggulan nasional. Bagaimana rencana Bang Haji kedepan untuk membangun industri kreatif di Mataram?

Pertama perkembangan teknologi yang kini kita nikmati harus kita tangkap sebagai peluang besar untuk membangun Mataram kedepan. Kita memang tidak punya sumber daya alam yang luas seperti kabupaten tetangga di NTB. Namun satu hal keunggulan kita ada di kualitas sumberdaya manusia. IPM kita di Mataram tertinggi di NTB. Angkanya 79,1 poin jauh di atas rata-rata nasional.

Karena itulah inovasi dan kreativitas manusianya akan menjadi pembeda. Sumber daya manusia ini adalah modal terbesar kita.

Khusus untuk industri kreatif ini memang sudah sejak lama berkembang secara tradisional terutama di bidang kriya, kerajinan, kuliner dan pertunjukan.  Namun kita membutuhkan satu upaya mendasar untuk bisa mendorong industry ini menjadi lebih besar.

Saya membayangkan kedepan  Mataram menjadi salah satu pusat industry kreatif nasional. Mataram menjadi rumah bagi pelaku industri kreatif atau semacam Regional Creative Hub di Indonesia.

Peluangnya terbuka lebar. Mataram adalah ibu kota dan pusat jasa NTB. Kemudian tahun depan kita dapat momentum Lombok menjadi tuan rumah Moto GP. Gelaran ini membutuhkan insan-insan kreatif, ada multimedia, desain, grafis, progrraming, film, pertunjukan, music dan sebagainya.

Ini pasar yang terbuka bagi industry kreatif kita. Karena itu kita harus segera menyiapkan langkah-langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan industry ini.

Kongkritnya seperti apa yang anda dan TGH Mujiburrahman lakukan kedepan?

Target jangka panjang kami ingin Mataram menjadi salah satu pusat industri kreatif di Indonesia. Karena itu secara umum 10 tahun ini  kita telah bersinergi menyiapkan pondasinya.  Misalnya soal mempermudah perizinan usaha melalui pelayanan terpadu satu pintu. Kemudian jaringan internet cepat kini telah menjangkau seluruh lingkungan di Mataram.

Bisa di lihat saat ini tidak ada wilayah blank spot.  Hal ini memungkinkan warga Mataram mendapat akses data  yang terbuka.   Kemudian dari segi pendidikan kampus-kampus, sekolah  atau lembaga kursus di Mataram  telah mengembangkan materi materi terkait.

Seperti IT, desain, pengolahan data, programming dan lainnya.  Ini modal dasar sudah ada. Hasilnya apa yang kita lihat kini. Sejumlah usaha berbasis digital mulai tumbuh di Mataram misalnya layanan transportasi online, kuliner, hingga jasa programing computer.

 

Lalu apa yang akan kita lakukan kini untuk mensinergikan semua potensi yang ada.?

Sesuai dengan target tadi, kedepan kita ingin merintis Mataram Creative District (McD). Sebuah kawasan dimana  industri kreatif bermula. Di tahap awal kami ingin membangun sebuah gedung pusat kreatif. Nantinya di tempat ini   ada ragam fasilitas yang bisa menunjang kreatifitas anak-anak muda Mataram dalam satu tempat.

Bayangan kami di tempat tersebut nantinya akan ada laboratorium film, studio music, studio rekam suara maupun video hingga ruang pameran. Bahkan nanti akan ada semacam ruang pertunjukan kecil lengkap dengan screen besar untuk film.

Di lokasi yang sama juga akan ada ruang-ruang kelas dimana pelatihan atau seminar seminar terkait industri kreatif bisa digelar. Misalnya kelas videografi, desain grafis, penulisan dan sebagainya. Sehingga warga bisa mendapat ilmu-ilmu baru di tempat ini.

Sebagai penunjang  ada juga café-café dan distro tempat warga nongkrong dan berinteraksi. Serta memasarkan karya karya mereka.  Keberadaan kedai kedai ini juga sekaligus sebagai sumber ekonomi untuk membantu menghidupkan pusat kreatif McD ini.

Apakah seluruh layanan di McD akan gratis?

Harapan kami sebagan besar dapat diakses secara Cuma-Cuma. Jikapun nanti ada beberapa layanan yang harus berbayar kami harap akan lebih terjangkau dari layanan sejenis yang dikelola swasta.

Lalu siapa yang akan mengelola dan bagaimana warga bisa mengakses layanan ini?

Nantinya pengelolaan akan dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis di bawah dinas terkait. Tentu saja bersama insan-insan kreatif Mataram. Karena pemerintah tak bisa sendiri menghidupkan  tempat ini. Butuh kolaborasi.

Kemudian bagaimana warga bisa mengakses. Misalnya warga yang ingin menggunakan ruang pertunjukan untuk mini konser atau screening film bisa menghubungi UPT dengan menyiapkan proposal singkat mengenai apa dan bagaimana kegiatan yang akan digelar. Sehingga pihak UPT bisa mendata apa dan bagaimana persiapannya nanti.

Lalu apa harapannya setelah gedung MacD ini terbentuk?

Harapan saya ini akan menjadi ruang interaksi dan produksi bagi warga Mataram. Sehingga mampu mempercepat pengembangan industry kreatif Mataram di masa depan. Bahkan jika dibutuhkan gedung gedung serupa akan kita bangun di wilayah lain di Mataram dengan spesifikasi khusus. Misalnya satu tempat untuk film, satu tempat untuk progrraming, music dan sebagainya.

 

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Kenali La Nina, Waspadai Dampaknya

HUJAN dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur sebagian wilayah Indonesia beberapa waktu belakangan ini. Tentu banyak pihak yang bertanya-tanya, apakah memang musim hujan telah datang ? Berdasarkan prakiraan awal musim kemarau tahun 2020/2021 oleh BMKG, musim kemarau tahun 2020 ini sifatnya memang tidak sekering tahun sebelumnya.

17 Ribu Tenaga Kesehatan NTB Bakal Divaksin Lebih Dulu

Pemprov NTB telah menyetor nama-nama tenaga kesehatan untuk diberikan vaksin anti Covid-19. ”Daftar tenaga medis sudah saya serahkan ke pusat,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, kemarin (20/10).

Kampanye Sehat di Dompu Pasangan Eri-HI Bagi Masker untuk Para Lansia

PASANGAN Calon Bupati dan Wakil Bupati Dompu Eri Aryani-H Ichtiar (Eri-HI) terus menyuarakan kampanye sehat. Salah satunya dengan bagi-bagi masker saat ada kegiatan kampanye tertutup.

Juri Kampung Sehat NTB Mulai Menilai Pemenang di Sumbawa

Tim Penilai Lomba Kampung Sehat tingkat provinsi sedang berada di Sumbawa. Penilaian kini sedang dilakukan pada tiga pemenang Lomba Kampung Sehat tingkat kabupaten di wilayah tersebut. Yang sudah dinilai hingga kemarin Kelurahan Samapuin dan Desa Moyo Hilir.

XL Axiata, Pertama di Asia Tenggara yang Pakai SAP S/4HANA Cloud

“XL Axiata berhasil melakukan transformasi menjadi pemimpin dalam hal penyedia layanan digital dan data. Kami sangat percaya dan berkomitmen penuh terhadap transformasi digital sebagai bagian dari strategi bisnis perusahaan,” kata Yessie D. Yosetya, Director & Chief Information-Digital Officer XL Axiata.

Anggota DPR RI Ragukan NTB Siap Selenggarakan MotoGP

”Kami belum melihat ada promosi besar-besaran di tengah masyarakat,” katanya dalam keterangan pers di restoran Taliwang H Moerad, Rabu (20/10/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

52 Ribu UMKM NTB Bakal Dapat Bantuan Presiden Rp 2,4 Juta

Pemprov NTB mengusulkan 52.661 UMKM sebagai penerima bantuan presiden (banpres) produktif. ”Data ini terus kita perbarui sampai minggu kedua bulan September,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB H Wirajaya Kusuma, pada Lombok Post, kemarin (23/8).

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Pemerintah Janji Bantu UMKM NTB Terdampak Korona, Ini Syaratnya

encairan bantuan Rp 800 triliun bagi UMKM dan IKM masih menunggu petujuk pemerintah pusat. ”Kita tunggu petunjuk teknisnya dari kementerian koperasi UKM,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB Wirajaya Kusuma, Jumat (10/7
Enable Notifications    Ok No thanks