alexametrics
Kamis, 18 Agustus 2022
Kamis, 18 Agustus 2022

Cerita Dian Purna Lestari Merintis Kuliner Sushinori di Mataram

Mungkin Anda sering mendengar nama sushi, makanan khas Jepang yang cukup terkenal. Namun bagi anda yang belum pernah mencobanya, di Kota Mataram anda bisa memesan secara langsung atau online. Karena kuliner yang sedang hitz ini sudah cukup lama diproduksi oleh Dian Purna Lestari di Sushinori.

 

HAMDANI WATHONI, Mataram

 

Dian bersama empat karyawannya tengah sibuk menyiapkan pesanan pelanggan di rumah produksi Sushinori Kompleks Perumahan Selat Karimata Majapahit 1 Mangga Dua Nomor 4C. Di luar sudah menunggu pengendara gojek yang akan mengambil pesanan pelanggan.

Setelah menunggu beberapa menit, pesanan makanan sushi pun sudah siap. Dalam kondisi hangat tak bisa dibayangkan enaknya disantap. Ya, sushi kini menjadi makanan yang hitz di Kota Mataram. Makanan asal Jepang ini mendadak viral setelah Dian Purna Lestari berhasil mengkreasikan makanan khas Jepang dengan citarasa nusantara.

“Syukur, banyak yang pesan untuk konsumsi pribadi, acara perusahaan atau pemerintahan,” jelas Dian kepada Lombok Post.

Mulai produksi sejak 2017 silam, permintaan akan makanan sushi terus meningkat. Dian mengaku beberapa pelanggan yang sudah memesan menu sushi padanya sebagian besar kembali memesan. Bisa dipastikan, sushi buatan Dian nampaknya cocok di lidah mereka.

Baca Juga :  Rapid Test, Satu Pegawai Dishub Mataram Reaktif

Dian menceritakan awal mula ia menekuni usaha kuliner ini karena terinspirasi dari hobinya yang menikmati aneka kuliner. Kemudian saat itu, belum banyak orang yang menjual makanan Jepang di Lombok.  Akhirnya ia belajar secara otodidak di YouTube untuk membuat kuliner sushi. “Saat itu saya pikir bagus dikembangkan karena animo masyarakat akan makanan Jepang cukup tinggi. Makanya saya coba pasarkan,” tuturnya.

Sesuai harapannya, mereka yang membeli sushi buatannya ternyata banyak yang ketagihan. Terlebih harganya cukup terjangkau mulai Rp 20 ribu sampai Rp 40 ribu untuk porsi yang satuan. Sedangkan untuk paket hampers dijual Rp 50 ribu dengan jenis dua macam sushi.

“Kami sesuaikan dengan citarasa nusantara khas Indonesia. Misalnya makanannya tidak ada bau amis,” tuturnya.

Perlahan namun pasti, pelanggan Dian pun terus bertambah. Sehingga ia makin mantap menekuni usaha kuliner Sushinori ini hingga sekarang. Bahkan, lulusan magister Akutansi Universitas Surabaya ini kini sudah bisa mempekerjakanan empat orang karyawan.

Perkembangan sosial media juga dirasakannya mempengaruhi kelancaran usahanya. Sebagian besar pelanggannya membeli secara online. Meski beberapa yang datang langsung memesan kepadanya. Pelanggannya sebagian besar dari masyarakat lokal. Namun beberapa juga warga Jepang yang tinggal di Mataram atau Pulau Lombok. “Tapi banyak juga pejabat dinas yang memesan,” cetusnya.

Baca Juga :  Negaranya Perang, Bule Rusia Pilih Mualaf di Islamic Center Mataram

Sushi buatan Dian terlihat unik karena ia juga mendesainnya seperti tumpeng. Sehingga cocok untuk dipesan dalam acara tertentu. Khususnya acara ulang tahun atau perayaan.

Kualitas rasa sushi buatan Dian tak terlepas karena bahan yang digunakan merupakan bahan berkualitas dan segar. Beberapa bahan ada yang didatangkan dari luar daerah, namun sebagian besar ia memilih bahan lokal yang segar. Bahan membuat sushi yang perlu ia siapkan mulai dari ikan tuna, salmon, rumput laut, beras hingga bahan lainnya.

Kendalanya saat ini, Dian mengungkapkan dirinya membutuhkan dukungan fasilitas produksi. Misalnya meja stainless untuk produksi. “Karena kami juga produksi sushi dan bento. Ketika ada pesanan banyak kadang nggak bisa karena keterbatasan sarana,” ungkapnya.

Ini yang membuat para pelaku UMKM seperti Dian berharap pemerintah bisa memberdayakan mereka untuk terus meningkatkan produksinya. (*)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/