Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Lebaran Topat Usai, Gunungan Sampah Capai 6 Ton

Lalu Mohammad Zaenudin • Minggu, 29 Maret 2026 | 17:59 WIB

Tim dari Dinas PUPR Kota Mataram membersihkan sampah sisa perayaan Lebaran Topat,  Minggu (29/3).
Tim dari Dinas PUPR Kota Mataram membersihkan sampah sisa perayaan Lebaran Topat, Minggu (29/3).

 

LombokPost – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram bergerak cepat membersihkan sampah sisa perayaan Lebaran Topat yang memadati kawasan pesisir kota. Petugas dikerahkan menyisir pantai sejak Sabtu sore (28/3) hingga Minggu (29/3).

Bahkan, bekerja lembur demi mengembalikan wajah kota tetap bersih dan asri. “Teman-teman langsung bergerak sejak aktivitas Lebaran Topat berlangsung. Sore, malam, hingga keesokan harinya kami lanjutkan pembersihan,” tutur Kepala Dinas PUPR Kota Mataram, Lale Widiahning, Minggu (29/3).


Perayaan Lebaran Topat tahun ini diketahui menghadirkan lonjakan besar pengunjung. Puluhan ribu warga memadati sejumlah titik, mulai dari kawasan makam Bintaro, Loang Baloq, hingga sepanjang garis pantai.


“Konsentrasi massa tersebut berdampak pada meningkatnya volume sampah, baik organik maupun anorganik,” jelasnya.


Sampah yang ditinggalkan pengunjung didominasi plastik, bungkus makanan, sisa ketupat, batok kelapa, hingga daun-daunan. Hampir seluruh jenis sampah berserakan di kawasan pesisir, terutama di titik-titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.


Melihat kondisi tersebut, PUPR langsung mengerahkan personel pasukan. Pembersihan dilakukan secara gotong royong dengan menyisir kawasan pantai dari Gading hingga Mapak.


Pada Minggu (29/3), sedikitnya lima unit dump truck dikerahkan mempercepat pengangkutan sampah. Dari operasi tersebut, petugas berhasil mengangkut sekitar 5,5 hingga 6 ton sampah dari kawasan pesisir.


“Untuk hari ini saja (kemarin, Red), ada sekitar lima sampai enam ton sampah yang berhasil kami angkut. Ini hasil kerja bersama seluruh tim di lapangan,” ujarnya.


Menurut Lale, kerja cepat ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah menjaga kebersihan kota. Terutama setelah kegiatan besar yang melibatkan banyak massa.


Ia menegaskan, penanganan pasca-event menjadi hal penting agar lingkungan tetap terjaga. “Kami membantu teman-teman dari Dinas LH memastikan setelah perayaan selesai, kota bisa segera kembali bersih dan nyaman. Ini bagian dari pelayanan kami kepada masyarakat,” tegasnya.


Ia juga mengapresiasi dedikasi para petugas di lapangan yang bekerja tanpa henti, termasuk pada malam hari. Menurutnya, kerja keras petugas menjadi garda terdepan dalam menjaga wajah kota tetap rapi dan layak dikunjungi.


“Teman-teman di lapangan bekerja luar biasa. Bahkan lembur demi memastikan kawasan pantai kembali bersih,” tutupnya.

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
#Sampah Lebaran Topat #PUPR Mataram