alexametrics
Jumat, 7 Agustus 2020
Jumat, 7 Agustus 2020

Tak Mau Dibohongi, BKD Plototi Hotel

MATARAM-Kondisi low seasion kunjungan wistawan ke Kota Mataram dikeluhkan banyak pengusaha. Tidak seperti tahun lalu, low seasion kali ini bahkan mencapai titik terendah. Hingga pengusaha mengaku sulit menutupi biaya operasional dalam dua bulan terakhir.

Namun, Kepala Badan Keuangan (BKD) Kota Mataram HM Syakirin Hukmi mengaku tak lantas percaya begitu saja. Karenannya, ia telah mengirimkan 15 tim untuk memantau 15 hotel setiap hari.

“Bukan uji petik, tapi mereka langsung pantau setiap hari,” kata Syakirin.

Tak hanya itu, Syakirin menegaskan tidak ada kelonggaran dalam pembayaran pajak. Semua sesuai dengan aturan pajak hotel yang telah diatur dalam peraturan daerah (Perda). Yakni keharusan membayar 10 persen dalam setiap bulan dari pendapatan yang diterima.

“Siapa bilang (ada kelonggaran)? Dari mana aturan (melonggarkan)?” cetus Syakirin.

Syakirin menjelaskan 10 persen dihitung dari okupansi hotel per bulan. Tim yang diterjunkan selain mengecek typing box juga melihat registrasi tamu hotel, hingga mengecek manual tamu-tamu yang keluar masuk ke dalam hotel.

“Sampelnya baru hotel berbitang saja, sementara hotel yang kecil-kecil mengikuti,” ulasnya.

Bahkan, tidak hanya mengecek angka kunjungan. Tim juga memantau ‘kreativitas’ para pengelola hotel dalam menggaet kunjungan. Semua dijadikan referensi untuk menentukan besaran 10 persen pajak yang harus disetorkan ke kas daerah.

“Target kita tahun ini RP 26 miliar,” terangnya.

Dengan kata lain, dalam setiap 10 persen pajak hotel yang ditarik setiap bulan, BKD menargetkan pendapatan sekitar Rp 2,1 miliar. Dalam dua bulan terakhir Syakirin melihat target ini masih sulit dicapai. Pajak hotel yang bisa dikumpulkan baru berkisar Rp 1,3-1,5 miliar.

“Atau sekitar 7 persen (dari target keseluruhan),” ulasnya.

Dari laporan timnya, Syakirin mengatakan jumlah kunjungan menurun ini terlihat sejak bulan Januari 2019. Sementara pada bulan Desember 2018 lalu, angkanya masih relatif sesuai dengan target yang diharapkan.

“Tim bekerja dari pagi dan sore, mencatat dan mengawasi semua dengan teliti,” ulasnya.

Namun Syakirin mengatakan, hotel yang membuka layanan untuk umum, tidak dihitung sebagai potensi pajak. Tetapi dinilai sebagai strategi bertahan di kondisi low seasion seperti saat ini.

“Tapi kalau ada tamu hotel kemudian mengunjungi restoran itu terhitung fasilitas dan tetap dikenakan pajak restoran,” ulasnya.

Sementara itu, salah satu pelaku hotel Adi Yasa, pemilik Nutana Hotel Mataram menyebutkan beberapa agenda Meeting, Incentive, Convention, Exhibition (MICE) yang mulai masuk belakangan ini, belum berdampak pada hotel kecil seperti miliknya. Tapi hanya satu dua hotel yang bisa menikmati. Terutama hotel tempat digelarnya acara.

“(Seperti Adeksi) ya paling hotel tempat dilangsungkannya acara yang bisa merasakan manfaatnya,” ujar Adi.

Menurutnya jika pemerintah peduli dengan wisatawan, langkah yang paling nyata yakni dengan mensubsidi harga tiket ke Lombok. Ketimbang acara seremoni yang dampak kunjungannya tak terlalu menggigit pada jumlah kunjungan wistawan.

“Subsidi tiket maskapai, pasti jumlah wistawan bisa meningkat,” sarannya. (zad/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Pasien Korona Keluyuran, NTB Siapkan Denda Rp 50 Juta atau Penjara

Pasien positif Covid-19 wajib menjalani isolasi secara ketat. Jika pasien positif Covid-19 tersebut terbukti keluyuran sebelum dinyatakan sembuh dipastikan akan dipidana. “Ketentuan pidana dalam Perda menyebut, dikenakan pidana kurungan paling lama enam bulan atau denda paling banyak Rp 50 juta,” kata Kepala Biro Hukum Setda NTB H Ruslan Abdul Gani, Kamis  (6/8).

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Sosialisasi dan Penilaian Lomba Kampung Sehat Sampai September

PAMATWIL Kabag Sumda Polres Bima AKP Arief Hamid menggelar asistensi dan pemantauan kesiapan desa-desa di Kecamatan Palibelo, Bima, untuk mengikuti Lomba Kampung Sehat.

Kisah Serbat Jahe Desa Langko Lobar yang Bikin Kepincut Ibu Negara

Di tengah pandemi Korona sekarang ini, stamina dan imunitas tubuh harus tetap terjaga. Nah, minuman tradisional dari Desa Langko, Lombok Barat ini patut dicoba. Bentuknya Serbat Jahe. Ibu Negara Iriana Joko Widodo saja mencobanya.

Potensi Kebakaran Hutan di NTB Tinggi, DLHK Intensifkan Pengawasan

”Petugas KPH kami sekarang patroli 24 jam di lokasi yang selama ini sering terjadi kebakaran hutan,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, kemarin (6/8/2020).

Idola Baru Wisatawan, Bukit Pal Jepang Terapkan Sistem Booking Online

Begitu dibuka, Bukit Pal Jepang Desa Sapit, Kecamatan Suela, jadi incaran wisatawan. Dalam sebulan, bukit dengan ketinggian 2.300 meter di atas permukaan laut itu sudah didaki 3.550 wisatawan. Ibarat tengah berpuasa, inilah waktunya berbuka, setelah selama pandemi Covid-19 menahan dahaga akan sepinya wisatawan.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Viral Pengunjung “Disko” Pendakian Savana Propok Rinjani Ditutup

Pengelola bukit Savana Propok, Pokdarwis Desa Bebidas, Kecamatan Wanasaba menindaklanjuti video joget para pendaki yang viral di media sosial. “Untuk mengevaluasi hal tersebut, kami akan menutup bukit mulai 8 Agustus,”  kata Ketua Pokdarwis Bebidas Chandra Susanto pada Lombok Post, kemarin (4/8).

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks