alexametrics
Selasa, 11 Agustus 2020
Selasa, 11 Agustus 2020

Alhamdulillah, Lima PDP di RSUD Kota Mataram Negatif Korona

MATARAM-Hasil Swab lima pasien dalam pemgawasan (PDP) di RSUD Kota Mataram yang dipulangkan Senin (30/3) lalu, negatif. “Kelima pasien sudah terkomfirmasi hasil pemeriksaan Swab yang dilakukan di Surabaya sudah negatif,” kata Direktur RSUD Kota Mataram dr H Lalu Herman Mahaputra, kemarin.

Diungkapkan, lima pasien dipulangkan kondisinya stabil. Tidak ada keluhan. Mereka laiknya orang sehat yang tidak mengalami penyakit. Jadi kata dia, sebelum keluar hasil Swab, mereka sudah dipulangkan.

“Percuma mereka juga di sini. Tidak bisa ngapa-ngapain,” ujar pria yang akrab disapa Jack ini.

Sementara kata dia, saat ini ada enam PDP yang masuk dan dirawat RSUD Kota Mataram. Mereka juga nantinya akan dipulangkan mengingat kondisi mereka ukup sehat.

“Hari ini (Selasa, Red) rencananya akan kita pulangkan dua orang,” kata Jack. Baru kemudian empat orang nantinya menyusul untuk dipulangkan setelah melakukan perawatan.

Jack tidak ingin warga panik dengan adanya PDP yang diisolasi di RSUD Kota Mataram. Karena sejauh ini, PDP yang dirawat di RSUD Kota Mataram kondisinya stabil. Sehingga mereka dipulangkan pihak rumah sakit. “Kami tak ingin warga panik,” sebutnya.

Enam PDP yang belum keluar hasil Swab dan akan dipulangkan RSUD Kota Mataram, tetap akan diawasi Dinas Kesehatan. Mereka tidak boleh keluar rumah sebelum hasil Swab keluar. “Kalau ada apa-apa petugas Puskesmas akan datang ke rumah mereka,” ucapnya.

Sementara Kepala Dikes Kesehatan Kota Mataram dr Usman Hadi mengaku sudah melakukan koordinasi dengan semua Puskemas untuk melakukan pengawasan kepada PDP yang dipulangkan. Pihaknya akan terus mengawasi PDP selama di rumah. “Sebelum keluar hasil Swab, terus kita awasi,” ujar dia.

Usman juga meminta warga agar terbuka melawan virus Korona. Warga yang punya riwayat keluar daerah atau luar negeri dan mengalami gejala pilek, batuk, dan sesak agar melaporkan diri. “Jangan malu melaporkan diri jika ada gejala Covid-19,” ucap dia.

Saat ini, penyebaran Covid-19 cukup cepat. Namun begitu ia meminta warga tidak panik. Sebab, Korona bisa diantisipasi dan disembuhkan. Ia meminta warga menghindari kerumunan atau keramaian. Jaga pola hidup sehat. Makan-makanan bergizi. “Kita ingin warga patuhi imbuan pemerintah guna mencegah Korona,” tukasnya. (jay/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Kapal Tenggelam di Tarakan, Satu Polisi Asal Lombok Tengah Meninggal

Kabar duka datang dari Ditpolairud Polda NTB. Satu anggotanya yang sedang bawah kendali operasi (BKO) di Ditpolairud Polda Kalimantan Utara (Kaltara) meninggal dunia.

Penjualan Mobil Toyota di NTB Masih Stagnan, Avanza Paling Diminati

”Dibanding saat kondisi normal, penjualan mobil baru pulih di angka 40-50 persennya saja. Kondisi ini bisa dibilang masih jauh dari situasi penjualan saat normal dulu,” kata Kepala Cabang Krida Toyota NTB Samsuri Prawiro Hakki, kepada Lombok Post, Senin (10/8/2020).

Data Kemiskinan NTB Belepotan, Verifikasi dan Validasi Sangat Lambat

Verifikasi dan validasi data kemiskinan atau data terpadu kesejahteraan sosial (DTSK) di NTB rupanya masih lambat. Hingga kemarin, baru lima daerah yang melaporkan hasil verifikasi dan validasi DTSK tersebut. Dari lima daerah itu, progres tiga daerah belum sampai 50 persen.

Kurikulum Darurat, Materi Belajar Siswa Dipangkas Hingga 70 Persen

LAMA DINANTI, Kurikulum darurat secara resmi telah diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Pada kurikulum ini, banyak materi yang dipangkas bahkan lebih dari separo.

Lale Sileng, Figur Pemimpin Perempuan Kaya Pengalaman Birokrasi

Kenyang pengalaman di dunia birokrasi, Hj Lale Prayatni punya modal mumpuni untuk memimpin daerah. Urusan mengelola birokrasi, anggaran, hingga perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, sudah lekat dengan kesehariannya. ”Sudah khatam saya soal itu,” kata Prayatni.

Harga Emas Naik, Aktivitas Pegadaian di Mataram Ikut Melonjak

Kondisi ini membuat jumlah penggadai yang mendatangi PT Pegadaian (Persero) terus bertambah. ”Dalam sehari, cabang atau unit besar yang ada di Mataram, biasa melayani lebih dari 50 orang nasabah. Kalau unit kecil sekitar 30-40 saja,” kata Suciati Triastuti, Asisten Manager Pegadaian Kota Mataram kepada Lombok Post, Senin (10/8/2020).

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Cucu Bupati Pertama Loteng Siap Mengabdi untuk Lombok Tengah

Menjadi satu-satu sosok perempuan, Hj Lale Prayatni percaya diri maju menjadi calon bupati Lombok Tengah. Birokrat perempuan ini ingin membawa perubahan bagi Lombok Tengah ke arah lebih baik. ”Saya terpanggil untuk mengabdi di kampung halaman saya,” kata Hj Lale Prayatni, Minggu (9/8).

Digerebek Polisi, Doyok dan Tutik Gagal Nyabu di Karang Bagu

Terduga pengedar sabu berinisial H alias Doyok ditangkap tim khusus (Timsus) Ditresnarkoba Polda NTB. Dia diringkus bersama seorang perempuan berinisial HT alias Tutik, Jumat sore (7/8) lalu.

Lale Sileng Pilih Yusuf Saleh Sebagai Wakil di Pilbup Loteng

Lale Prayatni memutuskan untuk menggandeng HM Yusuf Saleh. “Ya,” kata Lale singkat saat dihubungi, Minggu (9/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks