alexametrics
Selasa, 11 Agustus 2020
Selasa, 11 Agustus 2020

Disdag Kota Mataram Jamin Ketersediaan Bahan Pokok

MATARAM-Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram akan memantau ketersediaan bahan pokok (Bapok). Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk dalam penanganan virus Korona.

“Kita ingin pastikan bahan pokok bisa sampai Agustus,” kata Kabid Pengendalian Bahan Pokok dan Penting (Gapokting) Disdag Kota Mataram Sri Wahyunida, Senin (31/3).

Kemarin ia melakukan rapat dengan Bappeda. Rencananya, Kamis (2/4) pihaknya akan turun ke distributor untuk melihat ketersediaan bahan pokok. Seperti beras, telur, minyak, gula, dan bahan pokok lainnya. “Yang harganya masih tinggi sekarang gula,” ucapnya.

Untuk beras dan minyak lanjut dia, harganya normal. Tidak ada kenaikan. Sementara untuk telur kata dia, bervariasi. Tergantung besar dan kecilnya. “Kalau yang besar lebih mahal,” ujar perempuan berjilbab ini.

Nida akal merangkul para distributor menyiapkan bahan pokok bagi warga. Ia ingin ada data terkait bahan pokok. Apakah tersedia sampai Agustus atau tidak. “Ini yang akan kami pastikan saat turun ke distributor,” ucapnya.

Dia menegaskan,  tidak ada kenaikan bahan pokok seperti beras, telur, dan minyak. Bahan-bahan pokok ini harganya masih normal. Jika ada yang menaikkan ia tidak segan-segan akan memberikan sanksi tegas terhadap distributor. Ia tidak ingin para pengusaha ini memanfaatkan bencana non alam mencari keuntungan. “Kami minta para distributor jangan memainkan harga,” pesannya.

Sejauh ini, Nida sudah turun ke sejumlah distributor. Seperti UD Sinta. Untuk harga telur ujar dia, masih stabil. Tidak ada kenaikan. Pun juga dengan harga beras tidak ada kenaikan. “Gula saja yang naik,” ucapnya.

Namun belum lama ini lanjut dia, salah satu distributor gula meminta diadakan operasi pasar (OP). Namun karena situasi sekarang ini tidak dibolehkan ada keramaian maka ia enggan melakukan OP.

Untuk gula kata dia, stoknya masih banyak. Bahkan ketersediaan gula bisa sampai Agustus. Namun lagi-lagi, harga yang masih tinggi. Karena jika distributor menjual dengan harga murah, maka akan dikirim ke luar daerah. “Jadi lebih baik mahal dari pada stok tidak ada,” terangnya. (jay/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penjualan Mobil Toyota di NTB Masih Stagnan, Avanza Paling Diminati

”Dibanding saat kondisi normal, penjualan mobil baru pulih di angka 40-50 persennya saja. Kondisi ini bisa dibilang masih jauh dari situasi penjualan saat normal dulu,” kata Kepala Cabang Krida Toyota NTB Samsuri Prawiro Hakki, kepada Lombok Post, Senin (10/8/2020).

Data Kemiskinan NTB Belepotan, Verifikasi dan Validasi Sangat Lambat

Verifikasi dan validasi data kemiskinan atau data terpadu kesejahteraan sosial (DTSK) di NTB rupanya masih lambat. Hingga kemarin, baru lima daerah yang melaporkan hasil verifikasi dan validasi DTSK tersebut. Dari lima daerah itu, progres tiga daerah belum sampai 50 persen.

Kurikulum Darurat, Materi Belajar Siswa Dipangkas Hingga 70 Persen

LAMA DINANTI, Kurikulum darurat secara resmi telah diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Pada kurikulum ini, banyak materi yang dipangkas bahkan lebih dari separo.

Lale Sileng, Figur Pemimpin Perempuan Kaya Pengalaman Birokrasi

Kenyang pengalaman di dunia birokrasi, Hj Lale Prayatni punya modal mumpuni untuk memimpin daerah. Urusan mengelola birokrasi, anggaran, hingga perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, sudah lekat dengan kesehariannya. ”Sudah khatam saya soal itu,” kata Prayatni.

Harga Emas Naik, Aktivitas Pegadaian di Mataram Ikut Melonjak

Kondisi ini membuat jumlah penggadai yang mendatangi PT Pegadaian (Persero) terus bertambah. ”Dalam sehari, cabang atau unit besar yang ada di Mataram, biasa melayani lebih dari 50 orang nasabah. Kalau unit kecil sekitar 30-40 saja,” kata Suciati Triastuti, Asisten Manager Pegadaian Kota Mataram kepada Lombok Post, Senin (10/8/2020).

Tiga Ribu Desa di Indonesia Tanpa Listrik, 11 Ribu Tak Ada Internet

Peresmian Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-25 oleh Wapres Ma’ruf Amin di Jakarta kemarin (10/8) menjadi hari bersejarah untuk warga Dusun Tumba, Desa Tamaila Utara, Kecamatan Tolangohula, Kabupaten Gorontalo. Sebab saat itu juga warga bisa merasakan listrik sekaligus sambungan internet.

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Cucu Bupati Pertama Loteng Siap Mengabdi untuk Lombok Tengah

Menjadi satu-satu sosok perempuan, Hj Lale Prayatni percaya diri maju menjadi calon bupati Lombok Tengah. Birokrat perempuan ini ingin membawa perubahan bagi Lombok Tengah ke arah lebih baik. ”Saya terpanggil untuk mengabdi di kampung halaman saya,” kata Hj Lale Prayatni, Minggu (9/8).

Digerebek Polisi, Doyok dan Tutik Gagal Nyabu di Karang Bagu

Terduga pengedar sabu berinisial H alias Doyok ditangkap tim khusus (Timsus) Ditresnarkoba Polda NTB. Dia diringkus bersama seorang perempuan berinisial HT alias Tutik, Jumat sore (7/8) lalu.

Lale Sileng Pilih Yusuf Saleh Sebagai Wakil di Pilbup Loteng

Lale Prayatni memutuskan untuk menggandeng HM Yusuf Saleh. “Ya,” kata Lale singkat saat dihubungi, Minggu (9/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks