alexametrics
Minggu, 9 Agustus 2020
Minggu, 9 Agustus 2020

Pemkot Mataram Berikan Bantuan Sembako untuk Warga PDP dan ODP Korona

MATARAM-Santunan berupa sembako bakal diberikan Pemkot Mataram. Selama 14 hari. Untuk mereka yang masuk kategori pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP).

”Anggarannya diambil dari gugus tugas,” kata Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh, kemarin.

Bantuan itu diberikan melalui Dinas Sosial. Hanya saja, pemberian jaminan hidup hanya berlaku untuk masyarakat yang kurang mampu.  Selain itu, kata Ahyar, dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga memberikan hand sanitizer serta masker.

”Itu kita siapkan semua,” ujarnya.

Kemarin, wali kota kembali mengadakan rapat bersama gugus tugas penanganan Covid-19 Kota Mataram. Dalam rapat disepakati juga mengenai pembatasan mobilitas warga dari luar kota.

Dinas Perhubungan akan menjadi leading sector untuk tugas tersebut. Dibantu jajaran Polresta Mataram. Ahyar mengatakan, pemkot membangun posko pemeriksaan kesehatan, untuk setiap masyarakat yang hendak masuk ke Kota Mataram.

”Ada tujuh titik. Itu semua di perbatasan Kota Mataram,” tutur Ahyar.

Ia berharap, gugus tugas serta seluruh OPD bisa menjalankan tugas dengan baik. Terutama untuk posko screening. Yang menjadi ujung tombak pencegahan terjadinya imported transmision dari luar daerah.

”Khusus untuk tujuh titik screening ini, harus efektif berjalan,” tegasnya.

Hingga kemarin, tercatat ada 19 warga Kota Mataram masuk kategori PDP. Sebanyak delapan orang sudah selesai dalam pengawasan dan hasil swabnya dinyatakan negatif. Adapun sisanya, masih dalam pengawasan di sejumlah RS di Kota Mataram.

”Untuk yang PDP meninggal dunia hasil swab belum keluar. Kita tunggu saja dan berharap hasilnya negatif,” kata Kadiskominfo Kota Mataram I Nyoman Suwandiasa, kemarin.

Sementara untuk jumlah ODP, mengalami kenaikan. Kemarin tercatat ada 171 ODP di Kota Mataram. Sebanyak 57 orang sudah selesai pemantauan. Dan sisanya 114 orang masih dalam pemantauan.

Suwandiasa mengatakan, 114 orang ini diharapkan mematuhi imbauan pemerintah. Untuk membatasi aktivitas mereka di luar rumah. ”Diam di rumah sampai 14 hari. Kalau memang ada keluhan, silakan disampaikan ke gugus tugas melalui kaling atau petugas kesehatan di lingkungan masing-masing,” kata dia. (dit/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Fitch Ratings Indonesia Naikkan Peringkat Bank Bukopin Jadi AA-

Peringkat Nasional Jangka Panjang Bank Bukopin dinaikkan menjadi ‘AA-(idn)’ dari ‘BBB+(idn)’

Mata Air Lombok Utara Hanya Tersisa 77 Titik

Pemerintah KLU mencatat jumlah mata air potensial hanya tersisa 77 titik. Angka potensial itu terdeteksi sangat minim, dibandingkan total 238 mata air yang sebelumnya ada.

NTB Tuan Rumah Festival Ekonomi Syariah 2020

Provinsi NTB terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) atau Festival Ekonomi Syariah Indonesia ke-7 tahun 2020. ”Provinsi NTB sekaligus menjadi koordinator penyelenggaraan festival tahun ini,” kata Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam pembukaan ISEF 2020 secara virtual, Jumat (7/8).

Layangan Nyangkut Ganggu Jaringan Listrik Lombok

MATARAM-Akhir-akhir ini layang-layang kerap mengganggu aktivitas warga. Layangan putus banyak nyangkut di jaringan listrik PLN. Akibatnya listrik harus dipadamkan. ”PLN mencatat beberapa kali gangguan listrik yang disebabkan oleh layang layang,” kata Manager PLN UP3 Mataram Dony Noor Gustiarsyah, Jumat (7/8).

Tahun ini NTB Butuh Rp 8,3 Miliar Tangani Kekeringan

Seperti tahun-tahun sebelumnya, dana penanganan kekeringan tidak pernah sedikit. Tahun ini, BPBD NTB kembali mengusulkan dana hingga Rp 8,3 miliar lebih untuk atasi bencana kekeringan. ”Ini sedang kami usulkan mudahan dananya tersedia,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBD NTB H Ahmadi, Jumat  (7/8).

Pemkab Loteng Persilakan Ibu Hamil Kerja Dari Rumah

          PRAYA-Bupati Loteng HM Suhaili FT mengeluarkan surat edaran (SE) terbaru terkait sistem kerja aparatur sipil negara (ASN). “Ini karena belum terkendalinya penyebaran covid-19,” ujar juru bicara gugus tugas Covid-19 Loteng HL Herdan, Kamis (6/8) lalu.

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Idola Baru Wisatawan, Bukit Pal Jepang Terapkan Sistem Booking Online

Begitu dibuka, Bukit Pal Jepang Desa Sapit, Kecamatan Suela, jadi incaran wisatawan. Dalam sebulan, bukit dengan ketinggian 2.300 meter di atas permukaan laut itu sudah didaki 3.550 wisatawan. Ibarat tengah berpuasa, inilah waktunya berbuka, setelah selama pandemi Covid-19 menahan dahaga akan sepinya wisatawan.

TGB Dukung Mohan, Bang Zul Jagokan Selly di Mataram

Jika Bang Zul (panggilan akrab H Zulkieflimansyah) mendukung pasangan Hj Putu Selly Andayani-TGH Abdul Manan (paket Salaman). Maka tidak dengan TGB. Pria yang berkuasa selama 10 tahun di NTB itu memilih mendukung pasangan H Mohan Roliskana-TGH Mujibburahman (pasangan Harum).
Enable Notifications.    Ok No thanks