alexametrics
Jumat, 18 September 2020
Jumat, 18 September 2020

Saatnya BPPD Geber Promosi Pariwisata

MATARAM-Gubernur NTB H Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah, menerima pengurus Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) di kantor gubernur, kemarin (1/3). Orang nomor satu di NTB ini menginstruksikan, kalau promosi pariwisata Bumi Gora kini mesti digencarkan. Terlebih, Lombok sudah menjadi tuan rumah seri MotoGP, balapan motor paling akbar di dunia pada tahun 2021.

                “Dunia sekarang mengarahkan pandangannya ke NTB,” kata Gubernur. Silaturahmi dengan para pengurus BPPD NTB tersebut berlangsung di ruang kerja Wakil Gubernur NTB. Pada kesempatan tersebut, Gubernur dan Wagub didampingi Kepala Dinas Pariwisata NTB HL Mohammad Faozal.

                Karena itu, Gubernur meminta pengurus BPPD yang belum lama terbentuk, ikut terlibat dalam persiapan penyelanggaraan Moto GP di Lombok. Tak hanya serius menggarap promosi pariwisata NTB, Gubernur juga berharap agar BPPD NTB juga ambil bagian dalam upaya pemerintah menyiapkan sumber daya sektor pariwisata yang andal.

“Jangan sampai kita cuma jadi penonton,” ujar Gubernur.

Alumnus Harvard University tersebut menambahkan, NTB tak punya waktu banyak hingga terselenggaranya perisapan MotoGP tahun 2021. Waktu dua tahun dari sekarang amatlah pendek.

Karenanya, semua pihak harus bekerja lebih fokus lagi. Atau mungkin kata Gubernur, perlu dibentuk sebuah tim khusus dalam menangani hal ini.

“Saya minta rekan-rekan (BPPD) langsung bekerja,” kata Gubernur yang 14 tahun sebagai anggota DPR RI tersebut memberi instruksi.

Sementara itu, usai silaturahmi dengan gubernur dan wakil gubernur tersebut, Ketua BPPD NTB Anita Ahmad mengatakan, menyambut event berskala internasional MotoGP, hal pertama dan yang paling penting yang akan dilakukan pihaknya adalah pembenahan dari sisi sumber daya manusia.

“Saya akan menciptakan mindset bahwa tamu adalah rejeki,” kata Anita.

Kemudian setelah itu adalah membangun keahlian. Yakni bagaimana memberikan hospitality dan attitude. “Termasuk bahasa tubuh ke semuanya harus sopan,” terangnya.

Menurutnya, event MotoGP memang moment yang sangat tepat untuk mengangkat nama NTB di mata dunia internasional. Karena itu, BPPD NTB akan terus bekerja dan tetap menjaga kekompakkan untuk selalu mempromosikan pariwisata NTB. Baik itu di dalam maupun di luar negeri.

BPPD NTB sendiri mengaku akan berkomunikasi intens dengan ITDC, pengelola KEK Mandalika, tempat MotoGP akan berlangsung. “Fokus kami tentu berusaha mendatangkan tamu sebanyak mungkin,” katanya.

Terkait promosi, pihaknya merencanakan tidak hanya akan menggarap pasar luar negeri saja. Namun juga pasar domestik yang tidak boleh juga dilupakan. Berdasarkan informasi yang ia terima, Kota Medan merupakan pintu masuk wisatawan utama di Indonesia. Karena itu, Medan bisa menjadi hub bagi wisatawan sebelum ke NTB. Rencana pun telah disiapkan. Termasuk pola promosi destinasi wisata NTB di sana.

Begitu pun dengan event-event lain, yang nantinya akan digelar di NTB. Anita bahkan menargetkan bahwa promosi dan iklan sudah harus dilakukan sejak dua bulan sebelum event tersebut digelar. (yun/r8)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Gubernur NTB Kembali Mutasi Pejabat Eselon II

Gubernur NTB H Zulkieflimansyah kembali mengutak-atik pejabatnya. Kemarin (17/9), dua pejabat eselon II dirotasi. Keduanya adalah H Azhar dan I Gusti Bagus Sugihartha.c

“Senggigi Telah Kembali”

JUDUL ini meminjam quote dari pegiat pariwisata hebat milik Nusa Tenggara Barat bernama Taufan Rahmadi. Beliau ini mantan Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Saya membaca quote ini sebagai caption sebuah foto indah miliknya di akun media sosial miliknya. Foto itumenjabarkan keindahan matahari terbenam (sunset) di Pantai Senggigi.

Langgar Protokol Kesehatan, Kandidat Bupati Wali Kota Bisa Dipidana

MATARAM-Semua bakal pasangan calon yang akan bertarung dalam Pilkada serentak di tujuh Kabupaten/Kota di NTB, mendeklarasikan komitmen dan kesiapan mereka mematuhi protokol kesehatan dalam setiap tahapan pilkada. Mereka pun siap menerima sanksi administratif ataupun pidana yang diatur undang-undang.

Empat Hari Razia di NTB, Pelanggar Protokol Korona Capai 1.222 Orang

BARU empat hari operasi yustisi oleh tim gabungan, warga yang terjaring razia masker sudah mencapai 1.222 orang. Sebanyak 30 orang di antaranya merupakan aparatur sipil negara (ASN). Sisanya 1.292 orang masyarakat umum.

Pilwali Mataram, Polres Petakan 12 Potensi Kerawanan

Polresta Mataram memetakan 12 titik potensi kerawanan di Kota Mataram. “Sebenarnya ini kejadian (yang kami himpun) dulu dan pernah terjadi,” kata Wakasat Intelkam Polres Mataram, Ipda Gunarto, kemarin (17/8).

Pilkada Serentak NTB, Potensi Saling Jegal Masih Terbuka

Bawaslu NTB mengantisipasi potensi sengketa usai penetapan Pasangan Calon (Paslon) 23 September mendatang. Baik sengketa antara penyelenggara pemilu dengan peserta dan peserta dengan peserta.

Paling Sering Dibaca

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Hari Pertama Razia Masker di NTB, Pemda Kumpulkan Denda Rp 9,1 Juta

Sebanyak 170 orang tidak menggunakan masker terjaring razia di hari pertama penerapan sanksi denda bagi pelanggar protokol kesehatan di seluruh NTB, kemarin (14/9). Dari para pelanggar di semua titik operasi ini, Badan Pendapatan Daerah NTB pun mengumpulkan uang sebesar Rp 9,1 juta.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.
Enable Notifications    Ok No thanks