alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Penanganan Korona Mahal, Tahap Awal Mataram Sudah Habiskan Rp 3 Miliar

MATARAM-Pengadaan barang dan jasa (PBJ) untuk penanganan Covid-19 mulai dilakukan gugus tugas Kota Mataram. ”Sudah ada yang berjalan,” kata Asisten II Setda Kota Mataram H Mahmuddin Tura, Rabu (29/4) lalu.

Pengadaan yang sudah dilakukan seperti pembelian cairan disinfektan dari Dinas Kesehatan (Dikes) Kota Mataram. Untuk penyemprotan di seluruh lingkungan se-Kota Mataram, selama lima bulan ke depan.

Selain itu, ada juga yang dikeluarkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram. Terkait dengan biaya sewa di Wisma Nusantara. Yang merupakan tempat isolasi ODP maupun PDP.

Kata Mahmuddin, Dikes juga melakukan pengadaan untuk alat rapid tes. Begitu juga dengan RSUD Kota Mataram. ”Cuma administrasi secara utuh, kita belum dapat laporannya. Yang jelas sudah ada,” ujarnya.

Mantan Kadis PUPR ini mengatakan, anggaran pengadaan di Dikes untuk penanganan Korona sudah lebih dari Rp3 miliar. Pengeluaran tersebut berpotensi terus bertambah. Hingga pandemi Korona berakhir.

”Karena penanganan ini kan masih berjalan. Masih membutuhkan APD sampai alat untuk swab itu,” kata Mahmuddin.

Proses pengadaan, didampingi Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Setda Kota Mataram. Juga Inspektorat. Meski berada di situasi darurat, pengadaan harus dilakukan sesuai kaidah.

Mahmuddin mengatakan, kebijakan yang diberikan pemerintah pusat untuk pengadaan sangat fleksibel. Mendukung pencegahan dan penanganan virus Korona di daerah. ”Sangat longgar sekali, tapi tetap ada aturannya,” tuturnya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan memang fleksibel. Tapi penawaran yang dilakukan harus akuntabel. Selain itu, pemkot juga diberi kelonggaran untuk berutang. ”Kalau belum ada anggaran bisa dibayar tahun depan,” ujarnya.

Meski diperbolehkan berutang, pemkot akan tetap berhitung. Kata Mahmuddin, jangan sampai pengadaan barang/jasa yang dilakukan justru memberatkan untuk tahun anggaran berikutnya. ”Sekarang kita bisa langsung beli AP,” tandas Mahmuddin.

Sementara itu, Inspektur Inspektorat Kota Mataram Lalu Alwan Basri mengatakan, fleksibilitas pengadaan barang dan jasa saat pandemi, jangan dimanfaatkan untuk mengambil keuntungan. ”Lakukan dengan baik. Jangan melanggar aturan,” kata Alwan. (dit/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Bawaslu Dorong Pendaftaran Sengketa Online

Penetapan pasangan calon Pilkada 2020 akan dilakukan pada lusa mendatang (23/9) di Kantor KPU masing-masing daerah. Bawaslu kini mulai mempersiapkan diri menghadapi sengketa pencalonan. Sebab diperkirakan, bapaslon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat akan membawa kekecewaannya ke Bawaslu.

Ada Apa dengan Pulau-pulau Kecil?

SAYA diundang oleh Ketua LPPM Unram, Dr. Muhammad Ali dalam diskusi untuk merevisi Rencana Induk Penelitian Universitas Mataram lima tahun ke depan. Salah satu bagian yang cukup alot diskusinya adalah ketika mendiskusikan fokus penelitian di Unram. Mengapa harus ada fokus?

Penyuntikan Vaksin Korona Untuk Warga Dimulai Januari 2021

Pemerintah telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab dan mendapatkan vaksin untuk Covid-19 sebanyak 20 juta dosis. Rencananya, vaksin mulai didistribusikan pada Desember.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks