alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Pemkot Mataram Optimis Kasus Covid 19 Turun Bulan Ini

MATARAM-Target Gubernur NTB untuk penurunan kasus covid Juli ini, disambut Pemkot Mataram. ”Untuk itu kita bisa usahakan. Supaya bulan ini bisa turun,” kata Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh, Rabu (1/7).

Target tersebut tentu harus diimbangi dengan kerja keras. Tidak mudah. Apalagi tren seminggu terakhir kasus covid di Kota Mataram terus menanjak. Bahkan, selama delapan hari berturut-turut, dari tanggal 23 Juni hingga 30 Juni, berdasarkan data gugus tugas, terus terjadi kasus kematian. Total ada sembilan pasien yang meninggal dunia.

Persoalan lainnya, Ahyar menilai masyarakatnya masih belum disiplin dalam menerapkan protokol covid. Ketika bepergian masih ditemukan warga yang tidak menggunakan masker. ”Kita yang berat soal itu. Bagaimana kedisplinan masyarakat,” ujarnya.

Menghadapi situasi tersebut, Ahyar bersandar pada program andalannya. Penanganan covid berbasis lingkungan (PCBL). Yang diklaimnya berhasil menekan laju penyebaran kasus covid di Kota Mataram.

Ahyar mengefektifkan PCBL. Melakukan edukasi kepada masyarakat terkait protokol pencegahan covid melalui program ini. Kata Ahyar, ia terus melakukan evaluasi. Meminta lurah dan kepala lingkungan menjalankan PCBL sebaik-baiknya.

”Kita edukasi terus. Ada juga dibantu dengan program kampung sehat dari Kapolda. Semoga ini bisa mempercepat angka penurunan kasus,” ujar Ahyar.

Sejauh ini, kata Ahyar, PCBL bisa memutus mata rantai penyebaran covid di tingkat lingkungan. Kasus positif sekarang ini, lebih didominasi pasien yang sebelumnya tengah menjalani perawatan di rumah sakit.

”Peningkatan itu dari PDP maupun orang yang akan melakukan perjalanan. Yang melakukan swab mandiri,” katanya.

Persoalan edukasi mengani covid menjadi poin krusial. Masyarakat harus disadarkan bagaimana pentingnya menerapkan protokol pencegahan covid. Terutama untuk menghadapi situasi kenaikan kasus sekarang ini.

Ahyar mengatakan, target penurunan kasus covid pada Juli ini, tidak saja dibebankan kepada Pemkot Mataram. Pemkot bersinergi dengan TNI dan Polri. ”Sama masyarakat juga. Kita berusaha bagaimana target tersebut bisa tercapai,” imbuhnya.

Sejauh ini, di NTB hanya dua daerah yang berstatus zona merah. Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat. Pemprov NTB memberi atensi khusus terhadap situasi tersebut.

Kata Wagub NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah kondisi ini mengkhwatirkan. Karenanya Rohmi meminta sinergi pencegahan dan penanganan Covid-19 diperkuat. ”Sungguh-sungguh menjaga aktivitas-aktivitas kita, termasuk objek wisata yang telah dibuka,” katanya.

Ia menekankan, objek wisata yang boleh dibuka hanya tempat yang berisiko rendah. Itu pun harus dengan protokol ketat, seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

”Ini butuh komitmen Kota Mataram benar-benar dan kita ingin Mataram lebih aktif lagi mensosialisasikan,” harapnya.

Saat ini, setiap hari ada kasus kematian. Itu menunjukkan transmisi lokal cukup masif. Kondisi itu harus menjadi atensi semua pihak. ”Penerapan protokol Covid-19 diperketat di tempat-tempat keramaian, pusat perbelanjaan dan rumah ibadah,” imbuhnya.

Sementara itu, Gubernur NTB H Zulkieflimansyah meminta bulan Juli kedua daerah bisa menekan angka kasus Covid-19. ”Saya harap tim khusus segera dibentuk. Setiap hari harus ada laporan yang kami terima. Ini untuk mempercepat penanganan Covid-19 di dua wilayah tersebut,” tegas Zul. (dit/r3)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

2021, Pemkot Mataram Usulkan 400 Formasi CPNS

Pemkot Mataram mengusulkan 400 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021. Jumlah tersebut hasil kalkulasi dari kebutuhan pegawai daerah ini pada tahun 2020 dan 2021.

VIDEO : Pilwali Mataram Dianul-Badrun Maju ke Tahap Verfak

Bakal pasangan calon (Bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota H Dianul Hayezi-H Badrun Nadianto yang maju melalui jalur perseorangan melaju ke tahap verifikasi faktual (Verfak). “Dari hasil Vermin (verifikasi administrasi) syarat dukungan pasangan DR (Dianul-Badrun) sudah melebih target. Lanjut ke tahap verfak,” kata Ketua KPU Kota Mataram M Husni Abidin, Selasa (4/8).

Kisah Baitul Askhiya Sekarbela (1) : Semua Berawal dari 12 Dermawan

Apa yang dilakukan 97 dermawan ini patut diteladani. Kehadiran mereka yang tergabung dalam Yayasan Peduli Umat Baitul Askhiya telah meringankan beban ratusan orang.

Libur Korona Semakin Panjang, Anak-anak Lupa Pelajaran Sekolah

"Kita sudah lupa (pelajaran)," kata Rio, salah satu anak di Pagutan, Kota Mataram saat ditanya, apakah ia masih ingat materi pelajarannya di sekolah.

Lulus 2018, Pelantikan 262 CPNS Mataram Tertunda Karena Korona

Sebanyak 262 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang lulus pada tahun 2018 lalu harus bersabar. Sebab, pelantikan mereka harus ditunda karena wabah Korona.

Di NTB, Keluarga Kini Boleh Ikut Pemulasaraan Jenazah Pasien Korona

Dirreskrimsus Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra mendatangi RSUD Kota Mataram, Senin (3/8) lalu. Ia melihat bagaimana proses pemulasaran jenazah pasien Covid-19 yang dilakukan pihak rumah sakit.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Tertangkap di Bandara Lombok, Satpam Selundupkan Sabu dari Batam

Pria asal Batam berinisial AK, 47 tahun dibekuk tim khusus Ditresnarkoba Polda NTB, Minggu (2/8). Pria yang bekerja  sebagai satpam itu ditangkap setelah turun dari pesawat di Bandara Internasional Lombok (BIL).

NTB Waspada, Penularan Korona Terdeteksi di Usaha Rumahan

Penularan virus Korona di NTB kian tidak terkendali. Transmisi lokal kian merajalela. Hampir tidak ada ruang yang bebas dari penularan virus. Bahkan rumah pun mulai tidak aman. Terutama bagi mereka yang membuka usaha di rumah.

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...
Enable Notifications.    Ok No thanks