alexametrics
Minggu, 9 Agustus 2020
Minggu, 9 Agustus 2020

Terdampak Korona, Pekerja Hiburan Malam di Mataram dan Lobar Dapat Bantuan

MATARAM-Pekerja hiburan malam di Kota Mataram dan Lombok Barat mendapatkan bantuan dari Dinas Sosial (Dinsos) NTB. ”Kami bantu paket sembako seperti beras, gula, susu, minyak goreng, kopi, dan abon. Ini untuk kebutuhan sebulan,” kata Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), Dinas Sosial NTB Sulaiman Jamsuri usai menyerahkan bantuan, Rabu (1/7) sore.

Jumlah pekerja malam yang mendapatkan bantuan sebanyak 30 orang. Mereka berasal dari Lombok, Sumbawa, dan luar daerah seperti Sumedang, Jawa Barat dan Kalimantan. ”Mereka kerja di kafe-kafe di daerah Mataram dan Lobar,” jelas Jamsuri.

Ia menjelaskan, para pekerja hiburan malam tersebut dibantu karena terdampak covid-19. Namun mereka tidak mendapatkan bantuan Kementerian Pariwisata yang dibagikan beberapa waktu lalu. ”Karena tidak dapat kita carikan bantuan di Dinsos NTB,” katanya.

Ia berharap, bantuan tersebut dapat meringankan beban pekerja. ”Kita akan berusaha membantu selama stok di dinsos masih ada,” katanya.

Sejak pandemi covid-19 Maret lalu, tempat hiburan seperti kafe dan karaoke tutup. Para pekerja praktis terdampak langsung karena tidak ada pekerjaan.

Kepala Dinsos NTB H Ahsanul Khalik menjelaskan, bantuan kepada para pekerja hiburan malam ini dilakukan demi kemanusiaan. Mereka juga merupakan warga negara yang berhak dibantu. ”Apalagi banyak di antara mereka berasal dari luar daerah,” katanya.

Gubernur, kata Khalik, telah meminta kepada Dinsos NTB untuk memastikan jangan sampai ada warga yang kelaparan atau sulit makan. Ia berharap bantuan itu bisa meringankan beban para pekerja pariwisata selama masa pandemi. (ili/r5)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

TGB Dukung Mohan, Bang Zul Jagokan Selly di Mataram

Jika Bang Zul (panggilan akrab H Zulkieflimansyah) mendukung pasangan Hj Putu Selly Andayani-TGH Abdul Manan (paket Salaman). Maka tidak dengan TGB. Pria yang berkuasa selama 10 tahun di NTB itu memilih mendukung pasangan H Mohan Roliskana-TGH Mujibburahman (pasangan Harum).

Zona Merah, Pembelajaran Tatap Muka di Mataram Terlalu Berisiko

Pemkot Mataram belum bisa menerapkan pembelajaran tatap muka di sekolah. Karena kegiatan ini dinilai terlalu berisiko di tengah mewabahnya Covid-19 di Kota Mataram. “Pembelajaran tatap muka di sekolah belum bisa kita lakukan,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram HL Fatwir Uzali pada Lombok Post, Jumat (7/8)

Senin, Gerindra Janjikan SK Dukungan untuk Makmur-Ahda

Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram HL Makmur Said-H Badruttamam Ahda (Muda) belum memegang SK dukungan. Baik dari Partai Gerindra maupun PKB.

Inovasi Pengusaha Kuliner Mataram Gaet Pengunjung di Masa Pandemi

IKON KULINER IBU KOTA: Karyawan warung Sate Rembiga Hj Sinnaseh menyiapkan pesanan pelanggan, Kamis malam.( DIDIT/LOMBOK POST)

Sekolah Tutup Pendataan Pemilih Pemula di Mataram Terhambat

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Mataram kesulitan mendata warga  berusia 17 tahun atau pemilih pemula pada Pilkada Kota Mataram 9 Desember mendatang. Alasannya, karena sampai saat ini belum ada proses belajar mengajar tatap muka dilakukan sekolah.

Satu Tenaga Kesehatan Positif Korona Sejumlah Ruang RSUD Bima Ditutup

Tenaga Kesehatan (Nakes) yang bertugas di RSUD Bima ternyata sudah ada yang terpapar Covid-19.  Informasi yang berhasil dihimpun, ada sembilan yang terdiri dari Nakes dan pegawai RSUD Bima yang terpapar.

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Idola Baru Wisatawan, Bukit Pal Jepang Terapkan Sistem Booking Online

Begitu dibuka, Bukit Pal Jepang Desa Sapit, Kecamatan Suela, jadi incaran wisatawan. Dalam sebulan, bukit dengan ketinggian 2.300 meter di atas permukaan laut itu sudah didaki 3.550 wisatawan. Ibarat tengah berpuasa, inilah waktunya berbuka, setelah selama pandemi Covid-19 menahan dahaga akan sepinya wisatawan.
Enable Notifications.    Ok No thanks