alexametrics
Selasa, 29 September 2020
Selasa, 29 September 2020

Tol Lembar-Kayangan Pakai Investor

MATARAM-Janji Presiden Jokowi membangun tol dari Pelabuhan Lembar ke Kayangan tidak jelas. Belum ada lampu hijau proyek itu akan dikerjakan. Pemprov mengusulkan pembangunan dilakukan swasta, melalui Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) NTB Wedha Magma Ardhi menerangkan, pihaknya mendorong menggunakan KPBU karena belum ada progres rencana pembangunan dari pusat. ”Kalau kita menunggu APBN masih agak lama,” katanya, kemarin (1/10).

Dalam KPBU spesifikasi bangunan ditetapkan kementerian, pembangunan menggunakan dana swasta. Bisa sebagian bisa keseluruhan dana pembangunan ditanggung investor. Dana yang dibutuhkan untuk pembangun tol tersebut sekitar Rp 4,5 triliun.

Panjang jalan mencapai 100 kilometer (km) lebih. Jalan tol Lembar-Kayangan rencananya dibuat jalan layang. Ada dua alternatif jalur yang akan dibangun. Jika menggunakan jalur utara akan melintasi Kota Mataram terus ke utara sampai Pelabuhan Kayangan. Kemudian alternatif kedua lewat jalur selatan, dia akan melintasi bypass bandara menuju Kayangan. ”Kalau dikerjakan swasta kemungkinan besar jadi tol (berbayar),” katanya.

Pembangunan tol sangat urgen. Karena arus lalu lintas di jalan utama yang menghubungkan Pelabuhan Lembar dengan Kayangan sangat padat. Tingkat kepadatan cukup tinggi yakni 0,8. Tingkat kejenuhan juga semakin tinggi karena kendaraan melambat.

Idealnya, kecepatan kendaraan di jalan nasional antara 60-70 km per jam. Tapi saat ini hanya 30-40 km per jam. Kendaraan barang tidak bisa leluasa. Gangguan samping kiri kanan jalan tinggi karena mepet dengan permukiman penduduk.  ”Dari sisi ekonomi juga sangat layak,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) NTB H Azhar mengatakan, KPBU menjadi salah satu alternatif guna mendorong peran swasta dalam membangun daerah.

Beberapa proyek strategis kini didorong menggunakan KPBU, seperti SPAM Regional Lombok. Dia berharap jalan itu cepat dibangun untuk mengatasi kemacetan. Serta mempercepat akselerasi pembangunan di daerah. (ili/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Memenangkan Pilkada dengan Survei

ADALAH sahabat saya satu almamater, Denny JA, yang pertama kali memopulerkan survei untuk pemilihan umum melalui lembaganya yang bernama Lingkaran Survey Indonesia.  Baik untuk pemilihan Presiden, pemilihan kepala daerah, ataupun pemilihan anggota DPR, DPD, dan DPRD.

Kisah Wenri Wanhar, Lima Tahun Kaji Sejarah Borobudur

Borobudur bukan sekadar mahakarya untuk wisata atau ber-selfie ria. Tapi, secara tersembunyi merekam ajaran dan teknologi masa lampau. Wenri menemukan ajaran dan teknologi itu tersebar di pelosok Indonesia.

Lomba Kampung Sehat NTB Bangkitkan Semangat dan Kekompakan

WAKAPOLDA NTB Brigjen Pol Asby Mahyuza mengunjungi dua Kampung Sehat di Sumbawa. Yakni Kampung Sehat Lingkungan Maras, Kelurahan Samapuin, di Sumbawa Besar, dan Kamung Sehat Desa Moyo, Kecamatan Moyo Hilir, di Pulau Moyo.

Pelibatan Tiga Pilar, Kunci Teggakkan Protokol Kesehatan

PENEGAKAN protokol kesehatan terus dimaksimalkan Polres Lombok Barat. Salah satunya dengan mengoptimalkan peran tiga pilar.

Proyek Pembangunan Dermaga Senggigi Tak Jelas

Dermaga Senggigi berpotensi mangkrak lebih lama. Meski Dinas Perhubungan (Dishub) Lombok Barat (Lobar) tetap mengupayakan kelanjutan pembangunannya. ”Mau tidak mau harus kita lanjutkan. Itu kewajiban kita,” kata Kadishub Lobar HM Najib.

Distribusi Bantuan Beras Lelet, Dewan Minta Pemprov NTB Ambil Alih

”Pemda harus secepatnya koordinasi ke pusat, kalau ada kemungkinan ambil alih, take over secepatnya, kasihan masyarakat,” tegas Anggota Komisi V DPRD NTB Akhdiansyah, Minggu (27/9/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks