alexametrics
Selasa, 14 Juli 2020
Selasa, 14 Juli 2020

Cuaca Buruk, BPBD Mataram Terjunkan 20 Personel Awasi Pesisir Pantai

MATARAM-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram terus meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya gelombang tinggi di kawasan pesisir pantai.

“Kita terjunkan 20 personel memantau kawasan pesisir pantai,” kata Kepala BPBD Kota Mataram Mahfuddin Noor, Selasa (2/6) kemarin.

Selain itu lanjut dia, pihaknya juga meminta bantuan kepada Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial (Dinsos) Kota Mataram dan pihak kecamatan untuk memantau perkembangan cuaca buruk di kawasan pesisir pantai di Kota Mataram.

“Sesuai prakiraan BMKG gelombang tinggi dan cuaca buruk masih akan terjadi kedepan,” imbuh Fudin.

Pihaknya telah menyiagakan personel dan mengaktifkan posko 24 jam posko di kantor BPBD setempat. “Kami juga berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya untuk bersama-sama melakukan upaya pengurangan risiko bencana,” terang dia.

Fudin meminta personel BPBD untuk terus mengecek kondisi pesisir pantai. Bahkan pada malam hari ia meminta personel turun melihat perkembangan gelombang. Sebelumnya, ia juga sudah meminta para nelayan tidak melaut dulu sebelum cuaca normal. “Ini sudah kita sampaikan kepada nelayan,” terang dia.

Tapi, ada saja nelayan yang melaut. Meski gelombang tinggi, mereka pergi melaut guna mencukupi kebutuhan keluarga.

Terpisah Kepala Dinas Sosial Kota Mataram Hj Baiq Asnayati sudah menerjunkan personel Tagana membantu warga yang rumahnya diterjang gelombang pasang belum lama ini. Personel Tagana terus melakukan patroli guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan pada saat cuaca buruk seperti sekarang ini.

“Tak hanya di kawasan pesisir pantai, Tagana juga turun ke jalan-jalan menertibkan gelandang pengemis (Gepeg),” ujar perempuan berjilbab ini.(jay/r3)

 

 

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Banyak Warga Mataram Menyepelekan Korona

Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram membubarkan kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Udayana, kemarin. Sebab, kegiatan ini dinilai ilegal. Belum mendapat izin dari pemerintah dan aparat keamanan.

Bantu Nelayan Lobster, Pemprov NTB Diminta Lobi Pemerintah Pusat

Sebagian nelayan lobster di Dusun Awang Balak Desa Mertak, Pujut, Lombok Tengah beralih menjadi pekerja migran Indonesia (PMI). “Mereka berangkat sejak larangan ekspor benih lobster,” tutur salah seorang nelayan lobster Sayid Kadir Al Idrus pada Lombok Post, Minggu (12/7/2020).

Pemprov Kerahkan OPD dan Pol PP Awasi 19 Pasar di Mataram

Pemprov NTB mengerahkan pegawai dan anggota polisi pamong praja mengawasi pasar tradisional di Kota Mataram. Hal itu dilakukan untuk mencegah penularan virus korona.

Mulai Ramai Pengunjung, Perekonomian di Sembalun Menggeliat Lagi

Kawasan wisata Sembalun, Lombok Timur mulai ramai dikunjungi wisatawan lokal. Peningkatan pengunjung memang terasa sepekan terakhir.

Lembaga Pendidikan Nonformal di Mataram Dilarang Belajar Tatap Muka

Bukan hanya sekolah, Pemkot Mataram belum mengizinkan lembaga pendidikan nonformal (PNF) menggelar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka. ”Masih dilarang,” kata Kepala Disdik Kota Mataram H Lalu Fatwir Uzali, kepada Lombok Post Minggu (12/7/2020).

Penuhi Persyaratan, Sekolah di NTB Bisa Buka Mulai September

Tahun ajaran baru 2020/2021 tepat dimulai hari ini. Namun, karena pandemi, sekolah belum diperbolehkan menggelar KBM (kegiatan belajar mengajar) tatap muka. ”Tidak diperkenankan,” kata Gubernur NTB H Zulkieflimansyah, seperti yang tertulis dalam surat edarannya.

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Diserang Penjahat, Perwira Polisi di Sumbawa Meninggal Dunia

IPDA Uji Siswanto, Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Utan, Sumbawa gugur dalam bertugas. Ayah tiga anak ini diserang oleh seorang terlapor berinisial RH alias Bim kasus pengancaman. Korban diserang, setelah mendamaikan warga dengan terduga pelaku.

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.

Tertangkap, Buron Pembunuh Polisi di Sumbawa Ditembak

Pelarian RH alias Bim terhenti pada Minggu pagi kemarin. Tersangka kasus penganiayaan yang menewaskan Uji Siswanto, Kanit Reskrim Polsek Utan tertangkap.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).
Enable Notifications.    Ok No thanks