alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Dikes Mataram: Yakinlah, Covid-19 Ini Nyata Adanya!

MATARAM-Distorsi (penyimpangan) informasi Covid-19, menjadi hambatan serius dalam sosialisasi pencegahan penularan virus Korona. Terutama di Kota Mataram, yang angka kasus terkonfirmasi positifnya, masih tinggi.

Karena itu, Dinas Kesehatan Kota Mataram, melalui Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, semakin gencar mengimbau penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat.

“Kita semua harus yakin, covid-19 ini nyata adanya. Karena dari berbagai rilis pemberitaan dan fakta lapangan di sekitar kita. Banyak memang orang yang tertular atau terinfeksi Covid-19. Bahkan ada yang sudah meninggal dunia karena Covid-19 ini,” ungkap I Dewa Mudita, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kota Mataram Kamis (30/7) lalu.

Karena itu, lanjutnya, semua masyarakat harus mematuhi protokol kesehatan. Dan lebih banyak berada di rumah. Tetapi, jika terpaksa harus keluar rumah, pastikan menggunakan masker dan membawa handsanitizer.

“Jangan lupa setiap kali kita mau menyentuh mata, hidung dan mulut, kita cuci tangan pakai sabun dulu,” terangnya.

Dewa menuturkan, sesuai arahan Kadinkes dr Usman, upaya edukasi dan penyuluhan, pencegahan penularan Korona dilakukan secara  progresif.

Sosialisasi menyasar tempat publik yang ditengarai potensial terjadinya penularan. Para petugas promosi kesehatan, para kader posyandu dan para dai kesehatan terlibat penuh.

Selain mengimbau disiplin protokol kesehatan, kegiatan itu juga dirangkai dengan pembagian masker dan tempat cuci tangan. Serta tempat sampah secara gratis, di berbagai tempat publik di wliayah Kota Mataram.

Terkait desas-desus informasi hoaks Korona. Dewa berpesan agar masyarakat mencari referensi informasi dari sumber media yang resmi dan terpercaya. Bukan dari sumber yang tidak diketahui jelas asalnya dan tidak dapat dipertanggung jawabkan.

“Kalau beritanya itu hoaks (palsu dan keliru), bila perlu di delete (hapus) saja, jangan usil langsung bagi (share). Karena itu menghambat upaya pencegahan kita. Saring sebelum sharing ”, tandasnya. (zis/ADV)

 

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Simulasi KBM Tatap Muka SMA Sederajat di NTB Pekan Kedua Dimulai

Simulasi KBM tatap muka untuk SMA sederajat di NTB memasuki pekan kedua. ”Sambil kami tetap memantau perkembangan penyebaran Pandemi Virus Korona,” kata Kepala Dinas Dikbud NTB H Aidy Furqan, pada Lombok Post, Minggu (20/9/2020).  

Mendikbud Pastikan Wacana Penghapusan Mapel Sejarah Hoaks

”Tidak ada sama sekali kebijakan regulasi atau perencanaan penghapusan mata pelajaran sejarah di kurikulum nasional,” tegas dia.

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks