alexametrics
Selasa, 16 Agustus 2022
Selasa, 16 Agustus 2022

Mataram Sudah Punya Skenario Mencegah Penularan Covid-19 di Sekolah

MATARAM-Pemkot Mataram sudah memiliki skenario untuk mencegah penularan Covid-19 di lingkungan sekolah. Jika ada laporan siswa terpapar Covid-19 tentu akan ditindaklanjuti Satgas Covid-19 Kota Mataram.

“Kita sudah minta Satgas Covid-19 sekolah lebih aktif mencegah penularan Covid-19,” kata Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana.

Dia menegaskan, pembelajaran tatap muka (PTM) penuh akan tetap dilaksanakan. Tidak ada lagi pembelajaran shif-shifan atau pembelajaran tatap muka separo. “PTM penuh harus tetap jalan,” kata dia.

Terpisah Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kota Mataram H Sibawaeh mengatakan, proses pembelajaran tatap muka di jenjang SMP berjalan lancar. Saat ini para siswa lagi bersemangat mengikuti proses belajar mengajar di sekolah.

Baca Juga :  Lombok Panas Menyengat Beberapa Hari Terakhir, Ini Dia Penyebabnya

Selain itu, kegiatan ekstrakurikuler seperti pramuka, kesenian, olahraga, palang merah remaja (PMR) dan sebagainya mulai diaktifkan yang mengacu pada penerapan protokol kesehatan (prokes). “Prokes di sekolah tetap jalan,” ujarnya.

Diutarakan, Satgas Covid-19 di masing-masing sekolah akan mendeteksi siswa yang masuk. Mereka akan berjaga-jaga di depan gerbang sekolah untuk mengecek suhu tubuh siswa yang datang. Jika ada siswa suhu tubuhnya tinggi atau sakit diizinkan tidak mengikuti PTM. “Anak-anak yang sakit bisa belajar di rumah,” ucapnya.

Selama pelaksanaan PTM penuhkata  dia, belum ada sekolah yang tutup lantaran ada siswa terpapar Covid-19. Jikapun ada siswa positif Covid-19 sekolah akan tutup selama dua sampai tiga hari. Setelah itu proses belajar mengajar akan kembali normal.

Baca Juga :  Proyek Perbaikan Pasar Cakranegara Tak Tepat Sasaran

“Kalau ada anak batuk dan pilek kita minta istirahat di rumah dulu. Setelah sembuh baru bisa ke sekolah,” pungkasnya. (jay/r3)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/