alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Astaga, Enam TKI Asal NTB Diduga Jadi Korban TPPO

MATARAM-Enam tenaga kerja Indonesia (TKI) nonprosedural dipulangkan. Diduga kuat mereka adalah korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). ”Cukup beralasan untuk dicek kebenarannya oleh kepolisian,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertans) NTB HM Agus Patria, kemarin (2/12).

                Lima orang bekerja di negara Timur Tengah, satu di Malaysia. Mereka adalah Kasniwati asal KLU, dia bekerja di Uni Emirat Arab (UEA). Rohana asal Buer, Kabupaten Sumbawa bekerja di Abu Dhabi.

Neng Sanem asal Dompu, bekerja ke Suriah. Ramlah binti Kaharudin Ibrahim asal Dompu juga bekerja di Suriah. Lisa Sasmita binti Sahri Ramadan, asal Sumbawa Barat, bekerja di UEA, dan Genudin asal Lingsar, Lombok Barat, dia bekerja di Malaysia. ”TKI yang bekerja di Malaysia pulang karena sakit,” katanya.

Agus belum berani menyimpulkan mereka korban TPPO atau tidak. ”Itu kewenangan kepolisian yang akan melakukan penyelidikan,” ujar mantan Asisten I Setda NTB itu.

Meski demikian, menurut Agus, hampir dipastikan TKI sektor informal yang dipekerjakan ke Timur Tengah merupakan korban TPPO. ”Sebab pemerintah masih memoratorium pengiriman TKI ke sana,” kata dia.

Selama ini banyak buruh migran dirayu para tekong dengan iming-iming gaji besar. Mereka pun nekat menempuh jalur ilegal. ”Perlu dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” sarannya.

Dia berharap masyarakat mendukung aparat kepolisian mengusut pelaku TPPO. ”Dengan demikian kita dapat mengungkap dalang dan semua pelaku TPPO,” tegasnya.

Plt Kepala BP3TKI Mataram Noerman Adhiguna menjelaskan, pemulangan terus difasilitasi negara. ”Mereka dipulangkan langsung ke rumah masing-masing,” katanya.

Dia belum memastikan mereka korban TPPO. Pihaknya sedang mendalami siapa pihak yang memberangkatkan. ”Bisa saja disebut korban perdagangan orang, tetapi kepolisian yang punya kewenangan,” jelasnya. (ili/r5)

Enam TKI Korban TPPO yang Dipulangkan

Nama                 Asal                      Negara

Kasniwati         KLU                      UEA

Rohana              Sumbawa         Abu Dhabi

Neng Sanem   Dompu               Suriah

Ramlah               Dompu               Suriah

Lisa Sasmita   Sumbawa         UEA

Genudin             Lobar                 Malaysia

Sumber: Disnakertrans NTB  

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Gak Pakai Masker, PNS Bakal Didenda Rp 200 Ribu

Aturan wajib menggunakan masker diberlakukan di Kota Bima. Pemerintah Kota (Pemkot) Bima menegaskan sanksi bagi pelanggar akan mengikuti aturan yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi (Pemrov) NTB.

Tiga Dokter dan Delapan Perawat RSUD Dompu Diisolasi

Sebanyak 11 orang Tenaga Kesehatan (Nakes) RSUD Dompu yang sempat kontak dengan HM, pasien positif Covid-19 meninggal dunia menjalani isolasi. Masing-masing tiga dokter dan delapan perawat.

Lamaran Ditolak, Dosen di Bima Tikam Pacar Hingga Tewas

Naas menimpa  Intan Mulyati, 25 tahun warga Kelurahan Kumbe, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima. Dia merenggang nyawa ditangan pacarnya sendiri Arif Satriadi, 31 tahun, yang merupakan seorang dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Bima, Rabu (5/8).

Kasus Pengadaan ABBM Poltekes Mataram Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pengadaan alat bantu belajar mengajar (ABBM) Poltekkes Mataram tahun 2016 segera rampung. “Progres cukup bagus. Sebentar lagi naik penyidikan,” kata Kasubdit III Ditreskrimsus Polda NTB Kompol Haris Dinzah, Rabu (5/8).

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Masuk Destinasi Wisata Terpopuler Asia 2020, Lombok Siap Mendunia

”Kalau masuk di ranking dunia artinya kita adalah destinasi yang memang layak untuk dikunjungi,” kata Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) NTB Awanadi Aswinabawa, Rabu (5/8/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Viral Pengunjung “Disko” Pendakian Savana Propok Rinjani Ditutup

Pengelola bukit Savana Propok, Pokdarwis Desa Bebidas, Kecamatan Wanasaba menindaklanjuti video joget para pendaki yang viral di media sosial. “Untuk mengevaluasi hal tersebut, kami akan menutup bukit mulai 8 Agustus,”  kata Ketua Pokdarwis Bebidas Chandra Susanto pada Lombok Post, kemarin (4/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks