alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Inspektorat Temukan Kerugian Daerah di Proyek Penataan Tiga Pasar

MATARAM-Inspektorat Kota Mataram merampungkan audit proyek tiga pasar di Kota Mataram. Hasilnya, ditemukan kerugian keuangan daerah berupa kelebihan pembayaran kepada tiga rekanan proyek.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram H Amran M Amin mengatakan, laporan sementara audit telah diterima pihaknya. Disdag juga sudah melakukan langkah untuk menindaklanjuti audit tersebut.

”Laporannya belum bersifat LHP, tapi masing-masing pasar itu ada semacam kerugian,” kata Amran.

Kerugian keuangan berasal dari pekerjaan yang volumenya kurang. Jumlah kerugian total dari kekurangan volume sekitar Rp 50 juta. Disdag telah melakukan upaya untuk menindaklanjuti audit Inspektorat. Salah satunya dengan memanggil rekanan yang mengerjakan proyek di tiga pasar.

Amran menyebut ada itikad baik dari rekanan. Dua rekanan di proyek penataan Pasar Abian Tubuh dan Pagesangan diketahui telah mengembalikan kelebihan pembayaran. ”Ada yang sudah datang ke Disdag untuk menyelesaikan,” ungkap dia.

Untuk rekanan di proyek Cakranegara, disebut Amran, belum menyelesaikan kelebihan pembayaran yang dilakukan pemkot. Namun, yang bersangkutan telah mengakui kekurangan volume dan akan menyelesaikan.

”Kita sudah sampaikan ke rekanan kalau itu bisa dicicil. Jangka waktunya bisa sampai 24 bulan,” sebut Amran.

Disinggung mengenai nilainya, Amran mengaku tidak ingat persis. Angka kerugian berada di kisaran Rp 50 juta untuk proyek penataan di tiga pasar. ”Saya lupa persisnya. Tapi, ada yang Rp 3 juta, Rp 20 juta, dan Rp 27 juta,” tutur dia.

Permintaan audit penataan pasar sebelumnya dilayangkan Disdag Kota Mataram ke Inspektorat, medio Januari lalu. Saat itu, Inspektur Inspektorat Mataram Lalu Alwan Basri membenarkan adanya permintaan audit tersebut.

”Ada permintaan tertulis untuk audit,” sebut Alwan kala itu.

Penataan tiga pasar dilakukan Disdag Kota Mataram dengan menggunakan dana alokasi khusus sebesar Rp 3,8 miliar. Rinciannya, penataan Pasar Pagesangan dikerjakan CV Perian Lombok dengan kontrak sekitar Rp 1,1 miliar.

Dua pasar lainnya, yakni Abian Tubuh dan Cakranegara masing-masing dikerjakan CV Surya Mandiri serta CV Semagi Surya Perkasa. Nilai kontrak kedua pekerjaan tersebut sebanyak Rp 1,1 miliar dan Rp 1,09 miliar.

Tiga proyek penataan rampung dikerjakan pada 2018. Meski demikian, sebagai bentuk pertanggungjawaban peralihan pimpinan OPD, Disdag di bawah pimpinan Amran meminta audit pekerjaan kepada Inspektorat. (dit/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Distribusi Bantuan Beras Lelet, Dewan Minta Pemprov NTB Ambil Alih

”Pemda harus secepatnya koordinasi ke pusat, kalau ada kemungkinan ambil alih, take over secepatnya, kasihan masyarakat,” tegas Anggota Komisi V DPRD NTB Akhdiansyah, Minggu (27/9/2020).

Kantongi Persetujuan Mendagri, Pjs Bupati Boleh Lakukan Mutasi

”Bisa (rombak) tetapi ada kendali di situ yakni rekom KASN. Pejabat definitif saja harus ada rekom KASN,” katanya.

Akhir September, Tren Konsumsi BBM dan LPG di NTB Meningkat

”Jumlah ini meningkat dibandingkan Bulan Mei 2020, ketika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilaksanakan di berbagai daerah,” kata Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR V Jatimbalinus Rustam Aji, Jumat (25/9/2020) lalu.

LEM Hadirkan Baby Crab dan Gelar Plants Exhibition

Kami terus menghadirkan apa pun yang menjadi kebutuhan dan keinginan konsumen. Terpenting bisa menghibur mereka selama masa pandemi ini,” imbuh Eva.

Soal Kuota Gratis, Sekolah di Mataram Masih Validasi Data

”Verval ini kita lakukan  secara bertahap juga, setiap hari ada saja yang divalidasi,” jelas Suherman.

Simulasi Pembukaan Sekolah di NTB, Kerumunan Siswa Masih Terjadi

”Kalau di dalam lingkungan sekolah, semuanya tertib, tetapi pada saat pulang, masih ada kita temukan (kerumunan) meski tidak terlalu banyak ya,” ujarnya.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks