alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Pansus DPRD Terima LKPJ Wali Kota Tahun Anggaran 2018

MATARAM-Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Mataram tahun anggaran 2018 mendapat catatan strategis. Rekomendasi itu diberikan Pansus DPRD Kota Mataram dalam rapat paripurna, kemarin (3/5).

Rapat paripurna dihadiri Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh. Rapat dipimpin Ketua DPRD Kota Mataram H Didi Sumardi dan Wakil Ketua DPRD Kota Mataram H Muhtar.

Dalam laporannya, juru bicara Pansus LKPJ H Nur M Ibrahim menyoroti capaian pelaksanaan program APBD Kota Mataram tahun anggaran 2018. Salah satunya terkait capaian marko ekonomi.

Pansus menilai, capaian makro ekonomi Kota Mataram mengalami penurunan di 2018. Jika di 2017 pertumbuhan ekonomi Kota Mataram mencapai lebih dari 8 persen, tidak demikian di 2018.

”Pertumbuhan ekonomi hanya di kisaran 6,40 persen,” kata Nur.

Pansus melihat penurun ekonomi disebabkan sejumlah faktor. Salah satunya bencana alam berupa gempa bumi. Musibah itu berdampak pada sektor ekonomi hingga membuat meningkatnya angka pengangguran terbuka.

Dari hasil pembahasan, Pansus DPRD Kota Mataram memberi catatan strategis. Mereka meminta Pemkot Mataram mengoptimalkan potensi pendapatan asli daerah (PAD).

Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh dalam sambutannya menyampaikan apresiasi untuk kinerja pansus LKPJ. Proses pembahasan yang dilakukan pansus bermuara pada diterimanya LKPJ Wali Kota tahun anggaran 2018.

Mengenai catatan dan rekomendasi dari pansus, disebut Ahyar akan ditindaklanjuti eksekutif. ”Kami berkomitmen untuk tetap menindaklanjuti rekomendasi tersebut,” kata Ahyar.

Khusus untuk rekomendasi peningkatan PAD, pemkot telah menyusun sejumlah langkah. Ahyar mengatakan, dirinya bersama seluruh kepada daerah di NTB telah menandatangani naskah perjanjian kerja sama dengan Bank NTB Syariah.

”Itu dalam rangka mengoptimalisasi pendapatan daerah,” sebut dia.

Kemudian, guna menghindari hal yang tidak diinginkan di tengah upaya pengoptimalan pendapatan, Pemkot Mataram tetap mendapat pengawasan dari aparat penegak hukum. Tak terkecuali dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (dit/r5/adv)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Sejak Pandemi, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Turun 40 persen

”Penurunan omzet juga diikuti penurunan kapasitas pedagang di pasar sebesar 40 persen,” katanya saat ditemui di ruang kerja, Senin (21/9/2020).

Manfaatkan Simulasi KBM Tatap Muka untuk Pembiasaan Pola Hidup Sehat

”Kita lihat mana yang belum pakai masker sekaligus kita kampanye 3M itu, bersama guru-guru yang lain,” jelas Winarna.

Menag Positif Korona, UIN Mataram Langsung Instruksikan Pegawai WFH

”Pegawai UIN Mataram semaksimal mungkin, agar bekerja dari rumah menyelesaikan tugas masing-masing,” tegas dia.

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks