alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Pemkot Mataram Lanjutkan Revitalisasi Taman Loang Baloq

MATARAM-Revitalisasi Taman Loang Baloq dipastikan dilakukan tahun ini. ”Anggaran yang kemarin ditarik, itu sudah dikembalikan lagi sama pemerintah pusat,” kata Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram H Nizar Denny Cahyadi, Kamis (2/7).

Kebutuhan untuk revitalisasi salah satu destinasi wisata Kota Mataram itu, mencapai sekitar Rp5 miliar. Namun, pemerintah pusat hanya menyetujuinya sebesar Rp3,4 miliar. Diberikan melalui dana alokasi khusus (DAK) tahun anggaran 2020.

Pandemi covid kemudian membuat anggaran tersebut ditarik kembali. Dispar lantas pesimis rencana revitalisasi bisa dilakukan tahun ini.

Namun, setelah mengalami ketidakpastian selama tiga bulan, Denny akhirnya bisa bernafas lega. Katanya, pemerintah pusat kembali menurunkan anggaran untuk proyek tersebut. Hanya saja, jumlahnya berkurang. Menjadi Rp2,3 miliar.

”Sebelumnya kan Rp3,4 miliar. Sekarang ditransfer kembali Rp2,3 miliar. Tidak masalah, kita juga bersyukur anggaran itu bisa kembali lagi,” ujarnya.

Dengan anggaran Rp3,4 miliar Dispar sudah memiliki perencanaan pembangunan. Merombak wajah Taman Loang Baloq. Konsepnya mengedepankan ruang terbuka. Memoles lanscape Taman Loang Baloq di sisi selatan.

Selain lanscape, Dispar juga akan membangun berugak atau gazebo. Serta membangun lapak untuk pedagang. Untuk mengakomodasi sejumlah pedagang ikan bakar di sekitar Taman Loang Baloq.

Sebagian rencana tersebut tentu tidak bisa dilaksanakan. Setelah anggaran yang kembali hanya sebesar Rp2,3 miliar. Denny mengatakan, pihaknya harus melakukan review. Meninjau kembali perencanaan sebelumnya.

Dengan uang Rp2,3 miliar, yang bisa dilakukan Dispar hanya membenahi lanscape di sisi selatan Taman Loang Baloq. Melakukan pengurukan dan melapisinya dengan paving block.

Sementara untuk lapak pedagang, Denny menyebut tidak bisa dilakukan dengan anggaran yang dikembalikan. Karena itu, tahun depan Dispar Kota Mataram akan mengusulkan ulang. Khusus untuk pembuatan lapak pedagang.

”Kebutuhan lapak itu sekitar Rp2,1 miliar. Tahun depan, pemerintah pusat menjanjikan itu, makanya akan kita ajukan kembali,” ujar Denny.

Setelah anggaran dikembalikan, tugas Dispar berikutnya adalah melakukan eksekusi. Kata Denny, waktu yang diberikan hanya tiga minggu. Mulai dari proses tender hingga kontrak kerja dengan pihak ketiga.

”Bisa kita kejar. Tapi, kita lihat lagi aturan dari pusat seperti apa. Ini masih belum jelas. Kalau waktunya diperpanjang, misalnya sampai akhir Agustus harus kontrak, itu sangat bisa kita kerjakan,” jelas Denny.

Asisten II Setda Kota Mataram H Mahmuddin Tura mengatakan, revitalisasi dimaksudkan untuk menunjang pariwisata. Agar wisatawan yang datang ke Taman Loang Baloq bisa semakin betah.

”Fasilitas yang dibangun nanti untuk kenyamanan wisatawan juga,” kata Mahmuddin. (dit/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Masuk Destinasi Wisata Terpopuler Asia 2020, Lombok Siap Mendunia

”Kalau masuk di ranking dunia artinya kita adalah destinasi yang memang layak untuk dikunjungi,” kata Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) NTB Awanadi Aswinabawa, Rabu (5/8/2020).

Buntut Penutupan Savana Propok, TNGR Perketat Pemeriksaan Pengunjung

”Dengan penutupan ini semua akan lihat, kalau berbuat begitu pasti akan ditutup,” kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Dedy Asriady, Rabu (5/8/2020).

Kasus Sewa Lahan Desa Sesela, Penyidik Perdalam Keterangan Saksi

Berkas penyidikan kasus dugaan korupsi penyewaan lahan untuk pembangunan tower tahun 2018 masih dilengkapi. Sejumlah saksi diperiksa maraton untuk melengkapi berkas penyidikan. ”Yang sudah kita periksa baru Ketua RT dan ada juga dari BPD (Badan Permusyawaratan Desa),” kata Kajari Mataram Yusuf, Rabu (5/8).

Efek Pandemi, Omzet Penjual Perlengkapan Sekolah di Mataram Merosot

”Tak hanya buku paket dan buku tulis saja. Hampir seluruh jenis peralatan sekolah alami penurunan penjualan. Bahkan menjalar ke barang-barang peralatan kantor,” katanya.  

Totalitas dalam Melindungi Hak Pilih

SALAH satu asas penting dalam pelaksanaan pemilu/pemilihan adalah asas jujur. Kata jujur ini tidak hanya muncul sebagai asas penyelenggaraan pemilu/pemilihan, namun juga hadir sebagai prinsip dalam penyelenggaraannya. Setiap kata yang disebut berulang-ulang apalagi untuk dua fondasi yang penting (asas-prinsip) maka kata itu menunjukkan derajatnya yang tinggi.

Sanksi Tak Pakai Masker, Bayar Denda atau Bersihkan Toilet Pasar

Peraturan daerah (Perda) tentang Penanggulangan Penyakit Menular berlaku efektif bulan ini. Denda bagi aparatur sipil negara (ASN) yang melanggar lebih berat dibandingkan warga biasa.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Ungkap Dugaan Pembunuhan LNS, Polres Mataram Periksa 13 Saksi

Penemuan jasad LNS, 23 tahun dalam posisi tergantung di dalam sebuah rumah di di perumahan BTN Royal, Jempong Baru, Sekarbela, Mataram menyisakan tanda tanya. Penyidik Polresta Mataram  memeriksa sejumlah saksi secara maraton.
Enable Notifications.    Ok No thanks