alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Makmur Said : Pesan Miq Muji, Gairahkan Sistem Banjar!

MATARAM-Ada satu pesan almarhum HL Mujitahid yang diingat Bakal Calon Wali (Bacawali) Kota Mataram HL Makmur Said. Saat itu Miq Muji — sapaan akrab HL Mujitahid — menyarankan agar warga kota menggairakan lagi sistem Banjar.

Sistem ini dinilai paling tepat menggairahkan ekonomi mayarakat yang lesu akibat Pandemi Covid-19. “Jadi saat itu saya tanya ke beliau bagaimana cara menangani pemulihan ekonomi setelah Covid, beliau sampaikan dengan sistem banjar,” tutur Makmur, kemarin (3/8).

Sistem ini terbukti nyata sebagai solusi ekonomi masyarakat. Semisal saat pesta pernikahan masyarakat. Sistem banjar yang diterapkan masyarakat, berhasil mengatasi biaya menggelar acara pernikahan yang tinggi. “Terjemahan saya (atas wejangannya) banjar seperti di Bali itu, kalau di kita ada banjar kerame adat,” terangnya.

Konsep ini sudah ada di tengah mayarakat bahkan di perkampungan telah mengakar lama. Tetapi oleh sebagian orang di perkotaan mulai ditinggalkan.

Terutama masyarakat dengan individualisme tinggi. “Saya kira apa yang disampaikan beliau sangat relevan atasi persoalan ekonomi masyarakat saat ini,” ulasnya.

Masih dari wejangan Miq Muji, menggerakan sistem banjar kata Makmur tidak sulit. Warga Kota Mataram memegang teguh konsep simpul-simpul masyarakat. “Ada tokoh masyarakat yang disegani untuk menyampaikan pembedayaan ekonomi menggunakan sistem itu,” ulasnya.

Makmur lantas mengungkapkan kekagumannya pada ketokohan Miq Muji. “Hingga akhir masa usia, beliau masih semangat memikirkan bagaimana mengembangkan ibu kota,” terangnya.

Tidak hanya dari penataan wajah kota. “Tetapi pemberdayaan ekonomi sangat diperhatikan,” ulasnya.

Belum lagi gagasan almarhum Miq Muji yang antusias menghidupkan ekonomi masyarakat dari rumah-rumah ibadah. “Saya pernah mendampingi beliau studi banding Organisasi Dewan Masjid di Jogokaryan, Jogja, saya merasakan bagaimana beliau sangat ingin menghidupakan ekonomi keumatan,” pungkasnya. (zad/r2/adv)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Simulasi KBM Tatap Muka SMA Sederajat di NTB Pekan Kedua Dimulai

Simulasi KBM tatap muka untuk SMA sederajat di NTB memasuki pekan kedua. ”Sambil kami tetap memantau perkembangan penyebaran Pandemi Virus Korona,” kata Kepala Dinas Dikbud NTB H Aidy Furqan, pada Lombok Post, Minggu (20/9/2020).  

Mendikbud Pastikan Wacana Penghapusan Mapel Sejarah Hoaks

”Tidak ada sama sekali kebijakan regulasi atau perencanaan penghapusan mata pelajaran sejarah di kurikulum nasional,” tegas dia.

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks