alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Cegah Sebaran Korona, Pasar Mandalika Terapkan Lapak Berjarak

MATARAM-Penerapan physical distancing antara pedagang di pasar tradisional, terus dimatangkan Pemkot Mataram. ”Kita siapkan di (pasar) Mandalika dan Kebon Roek,” kata Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) H Amran M Amin, Senin (4/5).

Persiapan di Pasar Mandalika sudah dilakukan beberapa hari terakhir. Amran menyebut, sebagian pedagang akan berjualan di jalan, tepat di depan pasar. Guna mengurangi kepadatan di areal dalam.

Jalan di sisi utara pasar, telah diberi tanda. Dengan cat putih yang membentuk kotak. Jarak antara satu kotak dengan kotak lainnya mencapai sekitar dua meter. Di kotak putih itulah pedagang menjajakan dagangannya.

”Nanti setiap pedagang akan diberikan payung, agar tidak kepanasan saat berjualan,” ujarnya.

Untuk penataaan di Pasar Mandalika, Disdag Kota Mataram bekerjasama dengan Pemprov NTB. Fasilitas pendukung seperti payung, nantinya akan disediakan pemprov.

”Peralatan yang dibutuhkan belum rampung. Kalau memang sudah ada, bisa langsung action,” jelas Amran.

Persiapan juga dilakukan di Pasar Kebon Roek. Beberapa pedagang yang menempati areal parkir di depan pasar, satu per satu dipindah ke lantai dua. Hari ini rencananya pemkot akan melakukan penyekatan di antara lapak pedagang.

Sementara itu, Asisten II Setda Kota Mataram H Mahmuddin Tura mengatakan, ketika muncul wabah Korona, terjadi penurunan jumlah pedagang pasar. Dengan rata-rata seluruh pasar mencapai 30 persen.

”Tapi pas Ramadan ini, terjadi peningkatan lagi untuk pedagang musimannya,” kata Mahmuddin.

Kondisi tersebut tentu tidak menguntungkan bagi upaya pencegahan Covid-19. Karena itu, Pemkot Mataram bakal melakukan penataan ulang. Jarak antar pedagang di seluruh pasar tradisional. Dimulai dari Pasar Kebon Roek.

Kondisi Pasar Kebon Roek, banyak pedagang yang berkumpul di satu titik. Di bagian depan pasar. Sehingga menimbulkan kepadatan. ”Lantai dua itu kan sudah dibersihkan, dipindahkan ke sana semuanya,” ujarnya.

Selain itu, seperti arahan dari wali kota dan wakil wali kota, setiap pedagang maupun pengunjung wajib memakai masker. Bagi pedagang yang tidak mematuhi, mereka tidak diperbolehkan untuk berdagang.

Lebih lanjut, lapak berjarak akan diterapkan di seluruh pasar tradisional. Jika kondisi lahan pasar sempit, pemkot membuka peluang untuk menyiapkan lapak sementara. ”Tapi kalau dari kajian Disdag, masih memungkinkan untuk lapak berjarak tanpa dibuatkan lapak baru,” jelas Mahmuddin. (dit/r3)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Bawaslu Dorong Pendaftaran Sengketa Online

Penetapan pasangan calon Pilkada 2020 akan dilakukan pada lusa mendatang (23/9) di Kantor KPU masing-masing daerah. Bawaslu kini mulai mempersiapkan diri menghadapi sengketa pencalonan. Sebab diperkirakan, bapaslon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat akan membawa kekecewaannya ke Bawaslu.

Ada Apa dengan Pulau-pulau Kecil?

SAYA diundang oleh Ketua LPPM Unram, Dr. Muhammad Ali dalam diskusi untuk merevisi Rencana Induk Penelitian Universitas Mataram lima tahun ke depan. Salah satu bagian yang cukup alot diskusinya adalah ketika mendiskusikan fokus penelitian di Unram. Mengapa harus ada fokus?

Penyuntikan Vaksin Korona Untuk Warga Dimulai Januari 2021

Pemerintah telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab dan mendapatkan vaksin untuk Covid-19 sebanyak 20 juta dosis. Rencananya, vaksin mulai didistribusikan pada Desember.

Kampung Sehat, Warga Desa Setanggor Semangat Gotong Royong

GAIRAH warga Desa Setanggor, Kecamatan Praya Barat sedang menggebu-gebu untuk mewujudkan lingkungan mereka yang bersih dan sehat. Karena itu, jangan heran manakala menemukan semangat gotong royong masyarakat di desa ini sangat tinggi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.
Enable Notifications    Ok No thanks