alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Dilarang Parkir di Jalan Pejanggik

MATARAM-Jalan Pejanggik menjadi kawasan tertib lalu lintas. Sudah tidak boleh ada lagi kendaraan yang parkir di badan jalan. Dinas Perhubungan (Dishub) memberi toleransi hingga Jumat pekan ini.

Kadishub Kota Mataram M Saleh mengatakan, rambu larangan parkir sudah dipasang jajarannya. Mulai dari simpang empat BI hingga simpang empat Kantor Gubernur NTB. Itu artinya tidak boleh ada lagi kendaraan yang parkir di sisi jalan.

”Sudah tidak boleh lagi. Kalau ada, ya kita tindak. Digembok,” kata Saleh, kemarin (4/11).

Meski sudah ada rambu, Dishub belum melakukan penindakan. Selama satu pekan, petugas masih upaya sosialisasi. Melakukan upaya preventif. Memberitahu pengendara untuk tidak parkir di badan jalan.

Waktu sosialisasi akan berakhir pada Jumat (8/11), pekan ini. Setelah itu tidak ada lagi toleransi. Setiap mobil yang ditemukan petugas melakukan pelanggaran, akan langsung digembok.

”Seminggu ini kita pembinaan, dari Jumat pekan kemarin. Setelah selesai pembinaan, ada yang melanggar, ya gembok,” tegasnya.

Saleh sadar di Jalan Pejanggik merupakan areal perkantoran. Juga berdiri tiga SMP Negeri. Di sana terdapat Kantor BKPSDM Kota Mataram, Bank BRI, Bank NTB Syariah, Hotel Santika, KFC, hingga Kantor Wali Kota Mataram.

Banyak dari masyarakat yang bertujuan ke tempat-tempat tersebut, memarkirkan kendaraan mereka di badan jalan. Setelah pemasangan rambu, tindakan tersebut sudah tidak diperbolehkan lagi.

”Masih ada jalan-jalan penghubung di sekitar Jalan Pejanggik. Bisa memarkirkan kendaraan di sana,” ucap Saleh.

Sementara untuk sekolah, Dishub Kota Mataram mulai mengoperasionalkan bus sekolah. Ada dua unit yang wira-wiri menjemput dan mengantar pelajar. Dari rumah mereka ke SMPN 15; SMPN 1; dan SMPN 2 Mataram.

Untuk sekarang ini, kata Saleh, wilayah penjemputan hanya ada di satu titik. Yakni di BTN Kekalik. Akibat keterbatasan armada bus sekolah yang dimiliki Dishub. ”Nanti akan kita upayakan untuk menambah lagi,” sebutnya.

Bagi orang tua yang menjemput, sudah tidak lagi diperbolehkan memarkir kendaraan mereka di depan sekolah. Seluruh kendaraan harus menunggu di jalan penghubung. Dishub juga menyediakan titik penjemputan di Islamic Center.

Kebijakan ini rupanya memindahkan kemacetan. Dari Jalan Pejanggik ke Jalan Puring, Jalan Bugenvil, dan Jalan Melati, yang terletak di sebelah SMPN 1 dan SMPN 2 Mataram.

Saleh sadar akan hal itu. Masih ada kekurangan terkait kebijakan larangan parkir di Jalan Pejanggik. ”Kita memang kekurangan petugas untuk mengarahkan mobil yang keluar masuk. Solusinya nanti ya menambah petugas. Kita upayakan secepatnya,” tandas Saleh. (dit/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Korem 162/WB Gelar Bakti Sosial di KEK Mandalika

Sejumlah kegiatan bakti sosial di gelar Korem 162/WB dalam rangka menyambut HUT TNI ke-75 di Loteng. “Terima kasih TNI karena menggelar salah satu rangkaian HUT-nya, di daerah kami tercinta,” ujar Asisten II Setda Loteng H Nasrun, kemarin (18/9).

Dugaan Korupsi Pembangunan RS Pratama Dompu Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama Manggelewa, Dompu, tahun 2017 sebentar lagi rampung. ”Kira-kira dua minggu lagi kita naikkan ke penyidikan,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra, kemarin (18/9).

Izin Tinggal Habis, WNA di NTB Siap-siap Kena Denda

Masa perpanjangan izin tinggal keadaan terpaksa berakhir Minggu (20/9) besok. Artinya, bagi warga negara asing (WNA) yang belum memperpanjang bakal dikenakan denda. ”Kalau tidak diperpanjang hingga batas waktu yang ditentukan maka dianggap overstay dan bakal dikenakan denda,” kata Kepala Imigrasi Kelas IA TPI Mataram Syahrifullah, kemarin (18/9).

Kasus Ikan Teri JPS Gemilang, Kejati Koordinasi dengan Inspektorat

Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB belum melangkah lebih jauh mengusut pengadaan ikan teri paket JPS Gemilang tahap II. ”Kita koordinasikan dulu dengan Inspektorat,” kata Asintel Kejati NTB Munif di ruangannya, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Hasil Uji Diragukan, Dua Merek Alat Rapid Test asal China Dipakai di NTB

MATARAM-Dua dari tiga merek alat rapid test yang diragukan akurasinya dipakai di NTB. Yakni VivaDiag dan Wondfo. ”Itu kami dapat bantuan dari pusat, silahkan...
Enable Notifications    Ok No thanks