alexametrics
Jumat, 18 September 2020
Jumat, 18 September 2020

Begadang Menunggu Air PDAM

MATARAM-Air bersih menjadi masalah yang krusial di Lingkungan Tegal, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Sebagian besar air bersih PDAM Giri Menang yang ada di rumah warga, jarang mengalir.

“Siang ini (kemain,Red) kita buka kran, pasti tidak ada air,” keluh Teppi, warga setempat, kemarin (5/3).

Jarangnya air bersih mengalir di lingkungan ini, membuat warga terpaksa begadang. Karena air PDAM hanya mengalir tengah malam. “Kadang pukul 11.00 Wita, bahkan sampai pukul 01.00 Wita kita begadang dibuat sama air ini,” ungkapnya.

Jika tidak begitu, kata dia, aktivitas pagi hari akan terganggu. Bisa-bisa anak tidak bisa sekolah. Kini, ia juga harus menerapkan pola lama dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Jika ingin mandi, ia harus ke sungai atau ke Masjid. Pun juga jika ingin buang air besar. Harus ke sungai.

“Percuma kita pasang PDAM kalau airnya tidak ada,” kesalnya.

Warga lainnya, Hafid mengatakan, beberapa warga sudah memutus pipa air bersih yang dipasangnya. Alasannya karena air yang kerap tidak mengalir. “Bayar tetap, sementara air tidak ada,” cetusnya.

Menurutnya, air bersih menjadi persoalan yang belum diselesaikan hingga kini di lingkungan Tegal. “Malam baru ada air. Itu yang ditunggu. Kalau begadang nonton bola sih tidak apa-apa,” sebutnya sambil tersenyum.

Jarangnya air bersih yang mengalir membuat warga  terganggu. Mereka yang harus pagi-pagi mandi di rumah, terpaksa harus ke sungai. Pun juga ketika ingin memasak, terpaksa ke rumah warga yang menggunakan sumur untuk meminta air. (jay/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Pilwali Mataram, Polres Petakan 12 Potensi Kerawanan

Polresta Mataram memetakan 12 titik potensi kerawanan di Kota Mataram. “Sebenarnya ini kejadian (yang kami himpun) dulu dan pernah terjadi,” kata Wakasat Intelkam Polres Mataram, Ipda Gunarto, kemarin (17/8).

Pilkada Serentak NTB, Potensi Saling Jegal Masih Terbuka

Bawaslu NTB mengantisipasi potensi sengketa usai penetapan Pasangan Calon (Paslon) 23 September mendatang. Baik sengketa antara penyelenggara pemilu dengan peserta dan peserta dengan peserta.

Bukan Baihaqi, Isvie Akan Menangkan HARUM di Pilwali Mataram

Golkar dipastikan solid memenangkan setiap pasangan yang diusung. “Sebagai kader Golkar kita harus loyal (pada perintah pertai),” kata Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi NTB Hj Baiq Isvie Rupaeda.

Gubernur Ingatkan Jaga Kerukunan di Musim Pilkada!

”Partai boleh beda, calon boleh beda, tapi senyum kita harus senantiasa semanis mungkin dengan tetangga-tetangga kita," kata Gubernur NTB H Zulkieflimansyah saat menyapa umat Hindu di Pura Dalem Swasta Pranawa, Abian Tubuh, Kamis (17/9/2020).

Koreksi DTKS, Pemprov NTB Coret 215.627 Rumah Tangga

”Data ini dari hasil verifikasi dan validasi yang dilakukan kabupaten/kota,” kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) NTB H Ahsanul Khalik, Kamis (16/9/2020).

53 SPBU di NTB Sudah Go Digital

”Upaya ini untuk menjawab tantangan di era digital. Pertamina memantau distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) end to end process, yang akan memberikan layanan kepada pelanggan lebih aman, mudah dan cepat,” kata Unit Manager Communication Relations & CSR Pertamina MOR V Rustam Aji, Kamis (17/9/2020).

Paling Sering Dibaca

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Hari Pertama Razia Masker di NTB, Pemda Kumpulkan Denda Rp 9,1 Juta

Sebanyak 170 orang tidak menggunakan masker terjaring razia di hari pertama penerapan sanksi denda bagi pelanggar protokol kesehatan di seluruh NTB, kemarin (14/9). Dari para pelanggar di semua titik operasi ini, Badan Pendapatan Daerah NTB pun mengumpulkan uang sebesar Rp 9,1 juta.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.
Enable Notifications    Ok No thanks