alexametrics
Rabu, 21 April 2021
Rabu, 21 April 2021

Wali Kota Mataram Minta Insentif Tenaga Kesehatan Segera Dibayar

MATARAM-Kabar gembira bagi para tenaga kesehatan (nakes) yang menangani Covid-19 di Kota Mataram. Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana menegaskan Pemerintah Kota Mataram akan membayarkan insentif nakes sebelum memasuki bulan Ramadan atau bulan puasa pekan depan.

“Berkaitan dengan keterlambatan insentif nakes dan tenaga vaksinator tahun 2020-2021, saya sudah memerintahkan TAPD untuk mempercepat proses penyelesaian refocusing sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 17 Tahun 2021,” ujar Mohan kepada Lombok Post.

Permintaan wali kota untuk menuntaskan refocusing ini karena di dalamnya menyangkut insentif nakes dan vaksinator. Jika refocusing diproses terlalu lama, akan berpengaruh pada pembayaran insentif nakes dan semangat menghadapi pandemi yang belum juga berakhir. Padahal, di satu sisi Pemerintah Kota Mataram bertekad untuk segera keluar dari zona oranye menuju zona hijau.

“Saya perintahkan sebelum bulan puasa insentif harus sudah diterima,” tegas Mohan.

Sehingga ia juga meminta kepada para nakes dan vaksinator khususnya yang menangani Covid-19 agar tetap memberikan pelayanan terbaik. Nakes diminta membantu memotivasi para pasien agar mereka segera pulih.

“Saat ini saya sedang di Jakarta bersama para asisten berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan membahas masalah insentif. Kaitannya dengan batas minimal pembayaran insentif,” lanjutnya.

Ia berharap para Nakes bisa memahami jika Pemkot Mataram bersungguh-sungguh ingin segera membayarkan insentif. Terlebih, keterlambatan pembayaran insentif juga bukan murni kesalahan Pemkot Mataram.

“Untuk dimaklumi, insentif Nakes dibebankan ke daerah yang sebelumnya tahun 2020 dianggarkan oleh pusat. Keluarnya PMK kemudian menjadi tanggungan daerah,” jelasnya.

Sementara aturan dari PMK baru diterima pertengahan Februari. Dimana APBD sudah ditetapkan. “Maka, kami butuh waktu untuk menata kembali struktur anggaran,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Mataram HM Syakirin Hukmi mengatakan anggaran insentif sudah tersedia. “Uangnya sudah ada. Sekarang uang itu dipergunakan untuk apa, akan dibahas OPD (organisasi perangkat daerah) terkait rinciannya bersama TAPD,” ujarnya.

Masing-masing OPD melakukan perhitungan angka yang disepakati. Termasuk penggunaan setelah dilakukan refocusing. Setelah itu ada perubahan penjabaran wali kota.

Menurut Syakirin, BKD Kota Mataram saat ini hanya menunggu sampai semua OPD mengirim hasil refocusing. “Atas dasar hasil refocusing itu, yang juga diajukan ke TAPD. Berapa rincian penggunaan anggaran termasuk insentif nakes,” tuturnya.

Ditanya apakah insentif para Nakes ini bisa dibayar April? Syakirin mengatakan itu sangat tergantung pada kecepatan OPD berkeja dalam menyerahkan rincian refocusing anggaran ke TAPD. “Insya Allah (insentif bisa dibayar April),” katanya. (ton/r3)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications   OK No thanks