alexametrics
Minggu, 27 September 2020
Minggu, 27 September 2020

Korona Mewabah Pemkot Mataram Bakal Isolasi Sejumlah Kampung

MATARAM-Pemkot Mataram membuka opsi melakukan lockdown/isolasi lokal. Untuk lingkungan yang jumlah transmisi lokalnya cukup banyak. ”Itu bisa saja kita lakukan. Karena potensi untuk bertambah cukup besar,” kata Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh, kemarin.

Ahyar menyebut dua lingkungan dengan tingkat transmisi lokal tinggi. Seperti di Pelembak, Kecamatan Ampenan dan Panaraga, Kecamatan Cakranegara.

Opsi melakukan isolasi lokal, akan membuat seluruh akses menuju lingkungan ditutup. Warga dilarang untuk masuk dan keluar lingkungan. Nanti, penjagaan akan dilakukan melalui tim gabungan. Dari pemerintah, TNI, dan Polri.

Penutupan dilakukan selama 14 hari. Guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Terutama kasus transmisi lokal di kedua lingkungan tersebut. ”Bisa dibuatkan pos terpadu di sana,” ujarnya.

Tentunya kebijakan lockdown lokal ini akan diimbangi dengan upaya dari Pemkot Mataram. Seperti memberikan bantuan kepada seluruh warga di sana. Terutama untuk kebutuhan pokok sehari-hari.

”Makanya nanti akan kita data dulu, berapa jumlah KK di sana. Sehingga jelas berapa bantuan yang akan diberikan kalau kita lakukan isolasi lokal,” tuturnya.

Lebih lanjut, sebelum melakukan upaya tersebut, pemkot melalui Dinas Kesehatan dan RSUD Kota Mataram akan terlebih dahulu melakukan rapid tes. Atas hasil tracing kontak dari warga yang dinyatakan positif.

Dari sana, pemkot akan mengetahui seperti apa eskalasi penyebaran virus di kedua lingkungan. ”Setelah rapid, kita evaluasi lagi. Jadi saya minta tadi kepada gugus tugas, untuk gencar melakukan tracing,” ucap Ahyar.

Kata Ahyar, di Pelembak sudah terjadi transmisi lokal hingga tahap keempat. Sementara di Panaraga sudah ada sekitar tujuh orang yang positif Covid-19. Kondisi tersebut diperparah dengan kondisi permukiman warga yang sangat padat.

”Lockdown lokal ini juga berlaku untuk lingkungan lain, yang eskalasi penyebaran virusnya tinggi,” kata Ahyar.

Sementara itu, Kadikes Kota Mataram dr. H Usman Hadi mengatakan, pola rapid tes akan dilakukan dengan skala radius. Mana yang paling dekat dengan rumah warga positif Covid-19, di sana petugas akan melakukan rapid tes.

”Kita sudah mulai hari ini (kemarin), jadi disesuaikan dengan hasil tracing kontak,” kata Usman. (dit/r3)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks