alexametrics
Selasa, 16 Agustus 2022
Selasa, 16 Agustus 2022

Jelang World Superbike 2022, Kenaikan Tarif Hotel Diminta Sewajarnya

MATARAM-Menjelang perhelatan World Superbike (WSBK) November 2022 nanti, Asosiasi Hotel Mataram (AHM) diminta mensosialisasikan peraturan gubernur (pergub) terkait kenaikan tarif hotel.

“Memang pada event MotoGP  tahun lalu harga kamar hotel naik signifikan,” kata Ketua AHM Kota Mataram Yono Sulstyo pada Lombok Post, Jumat (5/8).

Dalam sosialisasi yang dilakukan di kantor gubernur NTB beberapa waktu lalu, pemerintah akan mengatur harga kamar hotel sesuai zonasi. Zona I (kawasan Mandalika) bisa menaikkan harga sampai tiga kali lipat. Sementara zona II (kawasan Kota Mataram) bisa menaikkan sampai dua kali lipat. “Ini kenaikan dari publish rate atau gimana. Ini belum diputuskan,” kata Yono.

Diutarakan, kenaikan harga kamar pada event WSBK dan MotoGP pasti terjadi. Namun yang jelas kenaikan nanti akan mengikuti pergub. Yono ingin dalam pergub tidak hanya mengatur hotel atau industri saja soal kenaikan tarif hotel, namun juga reseller.

Baca Juga :  CPNS Bertugas Sesuai Surat Lamaran

“Reseller juga harus diatur. Di etika bisnis reseller hanya bisa menaikan sampai 20 persen. Ini harga kamar Rp 500 ibu dinaikkan menjadi Rp 3 juta,” ucap Yono.

Menurutnya, dalam pergub tidak hanya diatur industri saja, namun juga reseller. Jangan sampai broker menaikan tarif kamar hotel setinggi-tinginya. Berdasarkan pengalaman tahun lalu kata dia,  para reseller menaikan harga kamar cukup tinggi. Tarif kamar Rp 500 dinaikan menjadi Rp 3 juta.

“Kalau harganya tinggi ekspektasi tamu tentang hotel pasti mewah. Disambut di karpet merah dan dijamu anggur,” terangnya.

Dia menuturkan, tidak hanya broker saja yang menaikan harga kamar hotel, namun ada juga beberapa pelaku usaha perhotelan. Selain itu ada juga hotel yang tidak menaikan harga dengan memakai harga tertinggi.

Baca Juga :  Wabah PMK, Masyarakat di Mataram Beralih Konsumsi Daging Ayam

“Kalau menaikan tarif kamar yang wajarlah. Misalnya dari harga Rp 1 juta ke Rp 1,2 juta,” pungkasnya.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram H Nizar Denny Cahyadi mengatakan, harga kamar hotel saat ini masih normal dan terjadi peningkatan kunjungan. Jelang WSBK pihaknya tidak ingin ada kamar hotel yang harganya dinaikkan terlalu tinggi. “Ini akan kita sosialisasikan dengan AHM nantinya,” pungkasnya. (jay/r3)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/