alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Pererat Silaturahmi Lewat Lomba Kasidah

MATARAM-DPD Pengajian Al Hidayah Kota Mataram menggelar Lomba Kasidah, Rabu (4/3) lalu. Kegiatan itu mendapat apresiasi dari Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana.

“Kesenian kasidah dapat mempererat tali silaturahim,” kata Mohan saat membuka resmi Lomba Kasidah yang ditandai pemukulan rebana, di Lapangan Umum Sangkareang Mataram.

Hadirnya grup grup kasidah dari berbagai latar belakang ini menjadi penyemangat untuk meningkatkan semangat ukhuwah dan silaturahmi masyarakat. Di sisi lain kata Mohan, adanya lomba kasidah ini memenuhi harapan warga Kota Mataram.

“Grup-grup kasidah ini membutuhkan ruang untuk bisa mengaktualisasikan dirinya, menunjukkan eksistensi dirinya serta menghibur orang lain,” ujar Mohan.

Kasidah berkembang sangat baik di Indonesia termasuk Kota Mataram karena memiliki nuansa Islan serta bernafaskan dahwah. Pihaknya mendorong DPD Pengajian Al Hidayah Kota Mataram untuk terus mengemban tangung jawab dan membantu agar kesenian kasidah dapat terus dilestarikan di Kota Mataram dan dapat diminati tidak saja kalangan usia dewasa, namun juga generasi muda yang lain.

Hal senada dikatakan oleh Ketua DPD Pengajian Al Hidayah Hj Kinnastri Mohan Roliskana atau yang akrab dipanggil Kikin, bahwa Lomba Kasidah yang perdana diselenggarakan DPD Pengajian Al Hidayah ini diharapkan dapat terlaksana menjadi agenda rutin di masa yang akan datang.

Pihaknya juga berkeinginan kesenian Kasidah dapat terus dikembangkan tidak hanya menyentuh usia dewasa namun juga dapat dilaksanakan di tataran kaum muda. Menurut pengamatan Kikin, Kota Mataram memiliki cukup banyak kelompok-kelompok kasidah namun selama ini kurang banyak moment dan kesempatan yang memberi ruang kepada grup kasidah untuk unjuk potensi dan kemampuannya.

Terbukti, saat pendaftaran Lomba dibuka, grup grup kasidah yang mengikuti Lomba tidak hanya dari Mataram namun juga luar Kota Mataram.

Dalam Lomba Kasidah yang diadakan DPD Al Hidayah ini semua serempak dengan antusias mengikuti Lomba tanpa melihat latar belakang, sehingga Lomba ini begitu semarak dan meriah serta tampak akrab diikuti oleh kaum ibu-ibu yang menjadi peserta Lomba Kasidah.

 

Kikin juga memberi penjelasan bahwa DPD Al Hidayah adalah organisasi masyarakat independen yang terstruktur organisasinya sampai ke pusat. Pihaknya melalui DPD Pengajian Al Hidayah berinisiatif menggelar Lomba Kasidah, karena melihat potensi ibu ibu ini dalam berkasidah sangat luar biasa. “Hal ini bisa saya liat ketika saya turun bersama DPD Pengajian Al Hidayah dalam pengajian-pengajian di masyarakat,” ujar Kikin.

 

Antusias grup Kasidah di Kota Mataram sangat tingi, terbukti grup-grup kasidah ini jauh jauh hari mendaftar dan melakukan sejumlah persiapan latihan serta penampilan. Kikin juga berterimakasih kegiatan Lomba Kasidah ini mendapat dukungan dari donatur independen sehingga Lomba dapat terlaksana meriah, memberikan hadiah jutaan rupiah kepada pemenang serta dimeriahkan dengan pembagian doorprize dari sponsor untuk peserta juga penonton.

 

Tiga orang Juri independen sepakat menentukan Terbaik I , II dan III diraih oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit PUPR Kota Mataram, Majelis Taklim Pastabikul Khoirot PGRI Prov NTB, dan DWP Unit Dinas Pendidikan Mataram. Sedangkan Juara Harapan oleh Majelis Taklim Qudratun Nada Pagesangan, DWP Kemenag Lombok Timur dan Majelis Taklim Nurul Hidayah Karang Mas-mas. Juara Favorit dari Majelis Taklim Nurul Yakin Monjok. (adv)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Sejak Pandemi, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Turun 40 persen

”Penurunan omzet juga diikuti penurunan kapasitas pedagang di pasar sebesar 40 persen,” katanya saat ditemui di ruang kerja, Senin (21/9/2020).

Manfaatkan Simulasi KBM Tatap Muka untuk Pembiasaan Pola Hidup Sehat

”Kita lihat mana yang belum pakai masker sekaligus kita kampanye 3M itu, bersama guru-guru yang lain,” jelas Winarna.

Menag Positif Korona, UIN Mataram Langsung Instruksikan Pegawai WFH

”Pegawai UIN Mataram semaksimal mungkin, agar bekerja dari rumah menyelesaikan tugas masing-masing,” tegas dia.

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks