alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Pemkot Mataram Siapkan Seribu Box Masker

MATARAM-Imbauan pemerintah pusat agar masyarakat memakai masker ditindaklanjuti Pemkot Mataram. ”Rencana awal kita coba untuk mengadakan 1.000 box masker,” kata Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh, kemarin.

Pemkot membutuhkan ratusan ribu masker untuk dibagikan ke masyarakat. Ada kendala untuk mewujudkan itu. Salah satunya mengenai kelangkaan masker dari penyedia. ”Kita butuh cukup banyak. Kalau sulit di produsen, nanti kita berdayakan penjahit-penjahit di Mataram,” tuturnya.

Nantinya, masker akan dibagikan untuk masyarakat. Di sejumlah tempat, seperti pasar dan tempat ibadah. Pembagian juga dilakukan melalui lurah dan camat di wilayah masing-masing. ”Kita akan bantu masyarakat. Apalagi pemerintah pusat sudah mewajibkan penggunaan masker,” kata Ahyar.

Jika dilihat dari fungsi public health, Sekretaris Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Mataram dr. Emirald Isfihan mengatakan, masker sangat bermanfaat. Apalagi saat berada di luar rumah. Di tengah pandemi virus Korona ini.

”Silakan memakai masker kain. Dengan syarat, minimal tiga lapis,” kata Emirald.

Menggunakan masker kain, membuat masyarakat tak perlu pusing lagi mencari masker. Terutama masker kesehatan, yang biasanya digunakan tenaga medis. Seperti masker bedah dan n95.

Kata Emirald, kedua masker tersebut untuk penggunaan tenaga medis. Yang memberikan pelayanan kepada pasien. Masyarakat umum, bisa menggunakan masker kain. Dengan cara membeli atau membuat sendiri.

”Jadi tidak ada alasan lagi untuk bilang masker langka. Masker kain sudah direkomendasikan. Sudah banyak yang jual. Bahkan bisa buat sendiri,” jelasnya.

Penggunaan masker, sebut Emirald, hanya untuk keadaan terpaksa. Ketika masyarakat ada kepentingan di luar rumah. Misalnya untuk bekerja atau berbelanja.

Kemudian, ada prosedur tambahan saat menggunakan masker. Pengguna harus mengupayakan untuk tidak menyentuh masker lebih sering. Terutama ketika kondisi tangan belum dicuci.

”Cuci tangan itu wajib. Tapi sebaiknya memang tinggal di rumah, itu lebih bagus. Kalau kondisi mengharuskan kita keluar rumah, wajib pakai masker,” tuturnya.

Posisi masker di tengah pandemi virus Korona menjadi sangat vital. Bisa menangkal segala virus dan kuman. Keuntungan lainnya, bisa meminimalisasi penyebaran penyakit kepada orang lain.

”Kita cegah dari diri kita sendiri. Agar kita tidak tertular dan menulari penyakit kepada yang lain,” kata Emirald. (dit/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Buntut Penutupan Savana Propok, TNGR Perketat Pemeriksaan Pengunjung

”Dengan penutupan ini semua akan lihat, kalau berbuat begitu pasti akan ditutup,” kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Dedy Asriady, Rabu (5/8/2020).

Kasus Sewa Lahan Desa Sesela, Penyidik Perdalam Keterangan Saksi

Berkas penyidikan kasus dugaan korupsi penyewaan lahan untuk pembangunan tower tahun 2018 masih dilengkapi. Sejumlah saksi diperiksa maraton untuk melengkapi berkas penyidikan. ”Yang sudah kita periksa baru Ketua RT dan ada juga dari BPD (Badan Permusyawaratan Desa),” kata Kajari Mataram Yusuf, Rabu (5/8).

Efek Pandemi, Omzet Penjual Perlengkapan Sekolah di Mataram Merosot

”Tak hanya buku paket dan buku tulis saja. Hampir seluruh jenis peralatan sekolah alami penurunan penjualan. Bahkan menjalar ke barang-barang peralatan kantor,” katanya.  

Totalitas dalam Melindungi Hak Pilih

SALAH satu asas penting dalam pelaksanaan pemilu/pemilihan adalah asas jujur. Kata jujur ini tidak hanya muncul sebagai asas penyelenggaraan pemilu/pemilihan, namun juga hadir sebagai prinsip dalam penyelenggaraannya. Setiap kata yang disebut berulang-ulang apalagi untuk dua fondasi yang penting (asas-prinsip) maka kata itu menunjukkan derajatnya yang tinggi.

Sanksi Tak Pakai Masker, Bayar Denda atau Bersihkan Toilet Pasar

Peraturan daerah (Perda) tentang Penanggulangan Penyakit Menular berlaku efektif bulan ini. Denda bagi aparatur sipil negara (ASN) yang melanggar lebih berat dibandingkan warga biasa.

Pertama Sejak 1998, Ekonomi RI Kembali Minus, Resesi Sudah Dekat

Usai dua dekade berlalu, kini sejarah kelam pertumbuhan ekonomi minus kembali terulang. Badan Pusat Statistik (BPS) kemarin (5/8) melaporkan pertumbuhan ekonomi RI kuartal II 2020 tercatat -5,32 persen.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Ungkap Dugaan Pembunuhan LNS, Polres Mataram Periksa 13 Saksi

Penemuan jasad LNS, 23 tahun dalam posisi tergantung di dalam sebuah rumah di di perumahan BTN Royal, Jempong Baru, Sekarbela, Mataram menyisakan tanda tanya. Penyidik Polresta Mataram  memeriksa sejumlah saksi secara maraton.
Enable Notifications.    Ok No thanks