alexametrics
Jumat, 12 Agustus 2022
Jumat, 12 Agustus 2022

Di Mataram, Puluhan CJH Ramai-Ramai Tarik Seluruh Ongkos Haji

MATARAM—Calon Jemaah Haji (CJH) di Kota Mataram kompak menarik ongkos haji yang sudah disetor seiring pembatalan pengiriman jemaah Indonesia ke Tanah Suci, Mekkah. Totalnya 69 orang yang meminta pengembalian setoran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih).

“Kalau yang mengambil uang pelunasan saja dua orang, sementara yang mengambil semuanya (setoran awal dan pelunasan) sekitar 69 orang,” kata Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kota Mataram H Kasmi pada Lombok Post, Minggu (6/6/2021).

Dia menjelaskan, Bipih terdiri dari setoran awal sebesar Rp 25 juta untuk mendapatkan porsi dan biaya pelunasan sekitar Rp 13 juta yang dibayarkan menjelang keberangkatan. “Total biaya haji sekitar Rp 38 juta lebih,” jelasnya.

Jika biaya setoran awal dan pelunasan diambil para jemaah, secara otomatis akan hilang nomor porsinya. Sedangkan jika hanya menarik biaya pelunasannya saja, maka nomor porsi tidak akan hilang atau tidak dicoret. Jamaah bisa membayar uang pelunasan kembali menjelang keberangkatan.  “Yang sudah menarik semuanya sekitar 69 orang,” terang dia.

Dikatakan, bagi CJH yang tidak bersabar diberikan kesempatan untuk menarik Bipih, baik itu setoran awal maupun pelunasan. Namun terlebih dahulu mereka harus bersurat ke Kemenag Kota Mataram dan melengkapi beberapa persyaratan. Seperti fotokopi kartu keluarga (KK) dan KTP. “Kalau mau ambil Bipih semuanya sekitar Rp 38 juta lebih,” tutur dia.

Baca Juga :  Bawa KTP, Lansia Bisa Vaksinasi di RSUD Kota

Bagi jamaah yang mengambil uang pelunasan dan setoran awal diberikan pemahaman. Mengingat tahun ini merupakan penundaan yang kedua kalinya keberangkatan haji.

Seperti diketahui, Kemenag resmi mengumumkan pembatalan penyelenggaraan ibadah haji 2021 salah satunya karena pertimbangan masih adanya pandemi Covid-19. Keputusan untuk kembali meniadakan penyelenggaraan ibadah haji tertuang dalam surat keputusan (SK) menteri agama nomor 660 Tahun 2021. “Kita memberikan pemahaman kepada jamaah terkait penundaan haji ini kembali,” terang dia.

Lebih jauh dijelaskan, daftar tunggu haji saat ini sampai 35 tahun. Jika daftar tahun ini  akan berangkat tahun 2056. Berdasarkan data Kemenag Kota Mataram, jumlah CJH yang dua kali ditunda keberangkatannya sebanyak 731 orang. Sementara jumlah jamaah yang berada pada daftar tunggu sekitar 18 ribu orang.

Kepala Kemenag Kota Mataram HM Amin meminta jamaah untuk bersabar karena ini ujian yang cukup berat. “Kami minta jamaah tetap bersabar karena penyelenggaraan ibadah haji sudah dua kali ditunda,” pinta Amin.

Dia meminta para CJH terus belajar, terutama manasik haji diperdalam agar nantinya para jamaah bisa menunaikan ibadah haji dengan baik dan benar. “Kami juga akan akan melakukan sosialisasi kepada jamaah terkait penundaan ini,” kata Amin.

Baca Juga :  Pelaksanaan Sertifikasi Pra Nikah di Daerah Akan Sangat Sulit

Terpisah, Wakil Wali Kota Mataram TGH Mujiburrahman meminta CJH yang ditunda keberangkatannya agar bersabar dan tetap menjaga niat. Karena dalam konsep Islam, berbuat baik dengan semata-mata niat sudah mendapatkan pahala. “Jamaah ini tinggal melakukan implementasinya saja yang sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah,” tutur dia.

Menurutnya, tidak ada kesalahan dari pihak jamaah. Penundaan ini terjadi karena kondisi pandemi Covid-19 yang masih mengkhawatirkan. “Jangankan jamaah, kita saja dari pemerintah daerah tidak bisa berbuat banyak terhadap keputusan pusat,” terang pria asal Sekarbela, Kota Mataram ini.

Dia meminta Kemenag segera menyosialisasikan keputusan pemerintah pusat tersebut kepada para CJH. Selain itu juga memberikan edukasi terhadap pertimbangan pemerintah tidak memberangkatkan haji tahun ini. “Kita harus menerima ini dengan lapang dada,” pinta Mujib.

Ditanya soal banyaknya CJH membatalkan pendaftaran dengan menarik nomor porsi karena alasan ekonomi. Dia menuturkan, itu menjadi hak CJH. Kendati demikian dia berharap sebaiknya nomor porsi haji jangan ditarik. “Semakin lama menunggu semakin banyak pahala didapatkan karena sudah ada niat,” tutur dia.(jay/r3)

 

 

 

 

 

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/