alexametrics
Kamis, 24 September 2020
Kamis, 24 September 2020

Kotak Kosong Bisa Cegah Drama

MATARAM-Kemunculan kotak kosong dalam Pemilihan Wali dan Wakil Wali Kota (Pilwali) dibolehkan regulasi. Kondisi ini berbanding terbalik saat gelaran pilkada sebelumnya. Yang tidak membolehkan pasangan calon (paslon) tunggal dalam pilkada.

Ketua KPU Kota Mataram M Husni Abidin mengatakan, calon tunggal bisa tetap mengikuti pilwali. Dengan melawan kotak kosong. ”Bisa (kotak kosong). Diatur di UU Nomor Tahun 2016,” kata Husni, kemarin (6/9).

Beleid yang disebut Husni merupakan perubahan kedua atas Undang-undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota. Turunannya nanti akan diatur lebih lengkap dalam PKPU.

Pemilihan satu paslon dilakukan setelah memenuhi sejumlah kondisi. Misalnya, tidak ada lagi calon yang mendaftar setelah berakhirnya masa perpanjangan pendaftaran. Hingga ada paslon yang dikenakan sanksi pembatalan akibat pelanggaran tertentu.

Pemilihan kemudian dilakukan dengan menggunakan surat suara yang memuat dua kolom. Rinciannya, satu kolom memuat foto paslon dan kolom lainnya kosong. Tidak bergambar. ”Itu artinya lawan kotak kosong,” ucap ia.

Kemudian di Pasal 54D, diatur mengenai penetapan pemenang pilkada. Apabila paslon tunggal meraih lebih dari 50 persen dari suara sah, keluar sebagai pemenangnya. Jika perolehan paslon tunggal kurang dari 50 persen, dinyatakan kalah.

Meski begitu, paslon tunggal yang kalah, boleh mencalonkan lagi dalam pemilihan berikutnya. Diulang pada tahun berikutnya atau sesuai dengan jadwal dari peraturan perundang-undangan. ”Bisa mencalonkan kembali,” terang Husni.

Bolehnya melawan kotak kosong, secara tidak langsung akan mencegah terjadinya drama pilkada. Munculnya calon yang diduga boneka. Seperti yang terjadi pada Pilkada Kota Mataram 2015 lalu.

Kala itu, pasangan Ahyar Abduh-Mohan Roliskana didukung 9 partai politik yakni Golkar, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Bulan Bintang, Partai Amanat Nasional, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, Hanura, Partai Kebangkitan Bangsa, Nasdem, dan Partai Persatuan Pembangunan.

Belakangan, setelah tidak mendapatkan lawan, Partai Golkar menarik dukungan. Mengalihkan dukungan mereka dengan mengusung paket Salman-Jana Hamdiana.

Di pilwali 2020 nanti, peluang calon tunggal sama besarnya dengan dua atau tiga paslon. Meski begitu, pengamat politik Dr. Muhammad Ali membahas secara khusus mengenai peluang calon tunggal di pilwali.

Kata dia, peluang trah Ruslan dan Ahyar tetap bersatu, di Pilwakot 2020 bisa saja terjadi. ”Ada kedekatan emosional, kalau menjadi satu paket. Pasangan besar,” kata Ali menilai paket Mohan-Ahda.

Ali mengatakan, kultur warga Kota Mataram melihat figur dari keturunannya. Kebetulan, baik Ahda dan Mohan sama-sama berasal dari trah yang baik.

Mengenai peluang keduanya berpasangan di pilwakot esok, masih cukup terbuka. Ini berdasarkan rekam jejak sejarah, Ruslan dan Ahyar, ketika awal membangun Kota Mataram. ”Ingat, Ahda punya kekuatan itu. Dan, Mohan juga,” sebutnya.

Ketika kondisi itu terjadi, Mohan-Ahda berpasangan, Ali menyebut calon lain akan berpikir berulangkali. Untuk menantang keduanya. Begitu pula dengan calon-calon independen, akan mundur teratur.

”Bahkan bisa saja nanti mereka (Mohan-Ahda) melawan kotak kosong,” prediksi Ali.

Sementara itu, pengawasan Pilwali 2020 akan dimaksimalkan Bawaslu Kota Mataram. Rencananya mereka akan membentuk kampung pengawasan. Dari 324 lingkungan di Kota Mataram, sekitar 40 persennya dijadikan kampung pengawasan.

” Pileg 2019 kemarin, kita hanya memiliki lima kampung pengawasan. Ini kan tidak sesuai dengan jumlah lingkungan,” kata Ketua Bawaslu Kota Mataram Hasan Basri.

Bawaslu akan turun ke lingkungan dan kelurahan melakukan pengawasan. Karena tidak menutup kemungkinan banyak ASN yang terlibat politik praktis. ”Kadang para calon menggunakan kekuasannya,” ucap dia. (dit/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Hasil Survei Indikator, Elektabilitas HARUM Paling Tinggi

“Pak Mohan Roliskana hingga sejauh ini paling potensial menang dalam pemilihan mendatang,” ujar  Wakil Ketua DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam pemaparan yang dilakukan secara online dari DPP Golkar Jakarta, (18/9) lalu.

Polisi Pantau Kampanye Hitam di Pilwali Mataram

Pelaksanaan Pilkada di Kota Mataram mendapat atensi penuh pihak TNI-Polri. Polresta Mataram dan Kodim 1606 Lobar telah melakukan pemetaan potensi konflik dan mencegah secara dini beberapa konflik yang biasa terjadi pada masa Pilkada.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.

Pasangan Calon Harus Memberi Perhatian pada DPT

PESERTA pemilihan yaitu Pasangan Calon harus menunjukkan perhatian lebih pada seluruh tahapan yang ada, bukan hanya pada saat pendaftaran calon atau pada pemungutan suara saja. Salah satu tahapan yang sangat menentukan ialah tahapan Penyusunan dan Pemutakhiran Daftar Pemilih atau cukup disebut dengan penyusunan DPT.

Pendataan Bantuan Kuota Internet untuk Siswa Guru dan Mahasiswa Kacau

Hari pertama penyaluran bantuan subsidi kuota internet untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen langsung berpolemik. Proses pendataan dan verifikasi nomor ponsel dinilai kacau.

Calon Kepala Daerah Wajib Jadi Influencer Protokol Kesehatan

DPR, pemerintah dan KPU telah memutuskan akan tetap melaksanakan pilkada serentak pada 9 Desember. Para calon kepala daerah (Cakada)  diminta menjadi influencer protokol kesehatan  agar pilkada tidak memunculkan klaster baru Covid-19.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Sutradara Trish Pradana, Angkat Kisah Mohan ke Layar Lebar

Sutradara Trish Pradana tak henti melahirkan karya. Di tengah Pandemi Korona ini ia kembali ke balik layar menuntaskan film baru bertajuk "Mohan". Ini merupakan film yang diangkat dari kisah hidup Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sewaktu remaja.
Enable Notifications    Ok No thanks