alexametrics
Jumat, 12 Agustus 2022
Jumat, 12 Agustus 2022

Penanganan Sampah Kota Butuh Kesadaran Bersama

MATARAM-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram menyebutkan, ada 50 ton sampah tercecer di lingkungan. Sampah ini dibuang sembarangan oleh warga.

“Ada yang dibuang ke sungai, ada juga yang dibuang ke tempat pembuangan sampah (TPS) liar,” kata Kepala DLH Kota Mataram HM Kemal Islam, belum lama ini.

Menurutnya, produksi sampah di Kota Mataram 300 ton per hari. Dari jumlah tersebut 250 ton terangkut. Sisanya 50 ton tercecer di lingkungan karena warga membuang sampah di tempat yang tidak resmi. “Kalau dibuang ke TPS bisa kita angkut semuanya,” ucap Kemal.

Menurutnya, dengan sarana dan prasarana yang dimiliki, DLH sebenarnya mampu menangani 300 ton sampah per hari di Kota Mataram. Namun, sampah yang diproduksi masyarakat masih banyak tidak dibuang ke TPS yang sudah disiapkan.

Baca Juga :  Tembok Penutup Jalan Warga di Mandalika Mataram Akhirnya Dibongkar

Jadi dengan persoalan ini, dia berharap  peran dari kepala lingkungan dapat memberikan edukasi bagi masyarakat agar sampah rumah tangga dibuang ke TPS. “Kalau dibuang ke TPS bisa kita angkut, tapi kalau ke sungai mana bisa kita jangkau,” jelasnya.

Kemal mengaku kesulitan menyadarkan masyarakat agar membuang sampah pada TPS. Perilaku masyarakat memang menjadi pekerjaan rumah (PR) yang cukup berat. Sehingga peran aparat di tingkat lingkungan sangat penting menggerakkan warga membuang sampah di TPS.

“Kita nanti akan melakukan pertemuan dengan lurah dan 325 kepala lingkungan untuk menyamakan persepsi dalam upaya penanganan sampah rumah tangga yang masih tercecer,” ujarnya.

Lurah Monjok Timur Sumanto mengatakan, untuk persoalan sampah, pihaknya sudah ada operator yang mengangkut sampah ke rumah warga untuk dibuang ke TPS. Bahkan dia sudah meminta operator di masing-masing lingkungan membuang sampah di TPS yang resmi.

Baca Juga :  Saatnya Kota Mataram Dipimpin Seorang Arsitek

“Sejauh ini tidak ada persoalan sampah di Kelurahan Monjok Timur,” akunya.

Dia kerap mengingatkan warga untuk menjaga kebersihan. Sampah rumah tangga jangan sampai dibuang sembarang. Karena menurutnya, jika lingkungan kotor akan berdampak juga pada kesehatan.

“Apalagi pas musim hujan, lingkungan harus dijaga kebersihannya,” tandasnya. (jay/r3)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/