alexametrics
Selasa, 29 September 2020
Selasa, 29 September 2020

RSUD Kota Mataram Mudahkan Warga dengan Aplikasi PSC

MATARAM-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram meluncurkan sebuah aplikasi public safety center (PSC) berbasis Android guna meningkatkan pelayanan. Aplikasi bernama Emergency Button nantinya bisa diunduh melalui Google Playstore.

“Aplikasi ini dirancang oleh tim RSUD Kota Mataram untuk mempercepat pemberian pertolongan,” kata Direktur RSUD Kota Mataram dr HL Herman Mahaputra, kemarin (7/3).

Diungkapkan, tombol darurat ini terkoneksi dengan sistem besar di  RSUD Kota Mataram. Di RSUD terdapat beberapa operator yang bersiaga di depan layar monitor. Di ruangan ini akan dipenuhi layar monitor dengan berbagai sudut pandang situasi jalan dan peta.

“Kalau panggilan warga ini belum direspons maka akan tetap bunyi,” terangnya.

Aplikasi ini diklaim jauh lebih efektif ketimbang nomor telepon darurat. Pemohon bantuan tak perlu melakukan panggilan telepon untuk menghubungi pihak berwenang, melainkan hanya perlu menekan tombol di layar ponsel selama satu detik.

“Dalam waktu 10 menit petugas kami sudah di lokasi,” sebutnya

Panggilan yang masuk ke command centre akan direspons operator. Akan menelepon balik sesuai data yang dimasukkan saat memasang aplikasi. Karena didukung teknologi global positioning system (GPS), operator akan mengetahui posisi pemohon.

Melalui sistem ini, kata dr Jack begitu ia disapa, operator akan mengindentifikasi situasi darurat yang dialami warga dan menentukan langkah penanganan. Jika situasi darurat yang dihadapi menyangkut kesehatan, operator akan memandu langkah penyelamatan melalui telepon, sambil menunggu kedatangan petugas medis ke lokasi.

“Dengan sistem ini bisa kita hindari kesalahan penangangan sebelum tim kami datang,” jelas Jack.

Kecepatan merespons panggilan darurat ini juga dibutuhkan untuk menekan risiko kematian pada kecelakaan lalu lintas. Rata-rata pemicu kematian pada kecelakaan lalu lintas adalah terlambat mendapat pertolongan medis.

Dikatakan, kecepatan pemberian tindakan kepada pasien menjadi kunci penyelamatan. Karena itu kecepatan melakukan tindakan tak lagi bisa ditawar dan menjadi standar baku operasional program ini.

“Butuh koordinasi dan kecepatan tindakan sejak di ruang instalasi gawat darurat atau bahkan mobil ambulans,” sebutnya.

Untuk mendukung program PSC, sebut dia, disiagakan mobil ambulans dengan peralatan medis lengkap. Mobil ini tersebar di sejumlah titik wilayah Kota Mataram untuk merespons panggilan darurat selama 24 jam.

Selain rumah sakit, sistem PSC ini juga menghubungkan dengan petugas kepolisian, imigrasi, jasa raharja, pemadam kebakaran, dan badan penanggulangan bencana alam atau SAR.

Tak sekedar penyelamatan manusia, aplikasi yang menjadi pengembangan public safety centre ini diharapkan bisa mendukung pertumbuhan sektor ekonomi dan pariwisata. Di kota-kota wisata, turis asing kerap membutuhkan jaminan keamanan dan keselamatan saat berada di suatu daerah.

“Pelayanan ini juga akan mendukung peningkatan wisatawan,” ungkapnya.

Dengan aplikasi ini, kata Jack, warga dipastikan tak lagi kebingungan saat tertimpa masalah di Kota Mataram. Rencananya sistem pelayanan ini akan diresmikan oleh Menteri Kesehatan pada 13 Maret mendatang.

Sementara itu Humas RSUD Kota Mataram Lalu Hardimun menambahkan, pelayanan ini akan sangat membantu warga. Terutama pada kecelakaan lalu lintas. “Tinggal menekan aplikasi ini di playstore tim RSUD akan langsung ke lokasi,” tutupnya. (jay/r5/*)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Turunkan Angka Pernikahan Anak, Lobar Apresiasi Program Yes I Do

"Sudah pas Peran NGO melalui Program Yes I Do sangat bagus menekan tingkat pernikahan anak," kata Kepala DP2KBP3A Lobar Ramdan Hariyanto.

Tetap Tumbuh, Sektor Tambang Topang Ekonomi NTB di Masa Pandemi

Sektor pertambangan memang tak lepas dari fondasi ekonomi provinsi NTB. Di triwulan II 2020, sektor pertambangan dan penggalian yang tumbuh sebesar 47,78 persen mampu menahan laju penurunan ekonomi NTB. Pada triwulan II, ekonomi NTB kontraksi 1,4 persen, namun tanpa sektor pertambangan dan penggalian, kontraksi akan lebih dalam lagi hingga mencapai 7,97 persen.  

Taspen Lindungi JKK JKM Non ASN

PT Taspen kini memberikan jaminan dan perlindungan penuh terhadap pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN)

Nomor 4, Era BARU, Industri 4.0, Menang!

Aqi berkomitmen membuat lompatan besar membawa Kota Mataram lebih maju, nyaman, dan beradab. Ia yakin dengan dukungan semua pihak yang menginginkan ibu kota provinsi NTB bersinar terang. “Sebagai putra Mataram, saya ingin memberikan karya terbaik saya buat tanah kelahiran saya,” katanya dengan suara bertenaga.

UT Mataram Beri Beasiswa KIP-K dan CSR se-NTB

“Penerima beasiswa KIP-K mendapatkan bebas biaya kuliah, buku dan uang saku Rp 700 ribu per bulan yang dibayar di akhir semester,” terang Raden.

Dorong Industri Kreatif : HARUM Rancang Mataram Creative District

ebagai sebuah kota yang terus berkembang, Kota Mataram harus menangkap peluang ini sebagai salah satu penguat daya saing global di masa mendatang.  Bagaimana rencana pengembangan Industri Kreatif di Mataram di masa mendatang berikut petikan wawancara kami dengan H Mohan Roliskana calon wali kota Mataram.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks