alexametrics
Sabtu, 19 September 2020
Sabtu, 19 September 2020

Lombok Sharia Festival 2020 Genjot Industri Tenun NTB

MATARAM-Event Lombok Sharia Festival (LSF) 2020 berlangsung meriah. Pagelaran fashion show hingga puluhan stand tenant khas Lombok hadir diserbu pengunjung. Mulai dari milenial hingga kalangan pejabat.

“Alhamdulillah, ini tidak lepas dari peran semua panitia maupun pihak-pihak yang terlibat secara langsung,” kata Ketua Panitia LSF 2020 Ina Pariska, Jumat malam (6/3).

Event LSF 2020 ini berlangsung sejak 6 hingga 8 Maret di Grand Imperial Ballroom, Kota Mataram. LSF ini bertajuk tenun NTB.

Ina menjelaskan, event LSF 2020 memiliki daya tarik tersendiri bagi NTB. Mengingat, NTB dikenal sebagai pulau seribu masjid. Ditambah lagi, perancang, pelaku kreatif, dan brand busana muslim sudah mulai berkembang.

“Perkembangan ini pun hadir dengan variasi style muslim yang beragam,” jelasnya.

Dibukanya event LSF ini diharapkan dapat menarik minat masyarakat hingga pelaku industri untuk terus berkarya. Mengingat, potensi industri ini amatlah besar. Diharapkan juga, lahir ide-ide dan kreativitas di bidang fashion muslim. Maupun industri busana bernuansa muslim.

“Kedepannya, akan lahir desainer unggulan dan pebisnis industri fashion muslim di kancah nasional dan internasional,” tutur perempuan yang juga Owner Salon Ina Pariska tersebut.

Istri Gubernur NTB Hj Niken Zulkieflimansyah sekaligus penasehat Hijabers Mom Club (HMC) Lombok mengapresiasi event LSF 2020 tersebut. “Melalui event ini, kami ingin menggairahkan industri tenun NTB. Apalagi, pangsa pasarnya sangat besar,” katanya.

Menurut Niken, kehadiran event LSF ini secara tidak langsung mendukung NTB untuk menjadikan Lombok dan Sumbawa sebagai sentra wisata halal. “Industrinya dapat, pariwisatanya juga dapat,” cetusnya.

Ke depan, ia berharap tenun-tenun di NTB juga diminati dan digandrungi oleh generasi milenial. Mengingat, pemintal benang untuk kain tenun didominasi oleh kalangan dewasa.

Di sisi lain, event LSF 2020 ini dikemas dengan beragam kegiatan. Mulai dari fashion, kuliner, craft, fashion show, kajian, beauty class, charay hingga festival kuliner. Turut hadir juga artis ibukota. Seperti Oki Setiana Dewi, Adelia Pasha, Indah Dewi Pertiwi (IDP), hingga Evie Arief.

Tak hanya itu, sejumlah desaigner terkemuka juga turut meramaikan event tersebut. Diantaranya, Irna Mutiara, Hannie Hananto, Monika Jufry, Najua Yanti. Dan tak ketinggalan desainer lokal dari NTB.

“Melalui LSF ini, kami ingin mempromosikan NTB sebagai tujuan wisata halal nasional. Serta menjadikan fashion designer Indonesia berjaya di pasar nasional dan internasional,” harap Ketua Umum Penyelenggara LSF 2020 Irna Mutiara. (tea/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Proyek Pasar ACC Ampenan Terancam Molor

Pengerjaan konstruksi fisik Pasar ACC Ampenan masih dalam proses sanggah. Belajar dari pengalaman tahun lalu, Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram tidak ingin gegabah mengerjakan proyek yang anggarannya dari Kementerian Perdagangan itu. “Kita tidak ingin kejadian seperti  tahun lalu di Pasar Cakarenagara. Molor,” kata Kepala Disdag Kota Mataram H Amran M Amin, kemarin (18/9).

Saat Pandemi, Anak 14 Tahun di Mataram Nikah Dini

Fenomena pernikahan usia anak masih terjadi di Kota Mataram. Seperti yang terjadi di Kelurahan Karang Baru pekan lalu. AA, perempuan usia 14 tahun juga memilih menikah dengan IW, 20 tahun warga kelurahan Selagalas. Keduanya enggan dipisahkan dengan alasan cinta.

Kasus Korona di Mataram Kembali Meningkat

Tren kasus Covid-19 dalam sepekan terakhir mengalami peningkatan. Terjadi penambahan kasus tiap hari. “Biasanya kasus baru positif satu, dua. Tapi tadi malam sepuluh orang yang positif,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram I Nyoman Suwandiasa, kemarin (17/9).

TGB Minta Kasus Penusukan Syaikh Ali Jaber Diusut Tuntas

Mantan Gubernur NTB yang juga ulama TGB M Zainul Majdi menyinggung kasus penusukan terhadap salah satu ulama nasional Syaikh Ali Jaber. Menurutnya, di balik kasus penusukan ini, ada upaya untuk memecah belah umat dan bangsa Indonesia.

Kampung Sehat NTB Jadi Energi Baru Penanganan Covid-19

Program Kampung Sehat yang diinisiasi Polda NTB mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan telah memberi dampak nyata pada upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah pun tak sungkan memberikan apresiasi yang tinggi pada Polda NTB atas program inovatif ini.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Pemda di NTB Wajib Daftarkan Honorer Ikut BPJS Ketenagakerjaan

"Seluruh tenaga kerja di NTB, baik yang ada di lingkungan pemerintah atau pun swasta, baik sektor formal maupun informal wajib mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan," tegas Wisma.
Enable Notifications    Ok No thanks