alexametrics
Jumat, 10 Juli 2020
Jumat, 10 Juli 2020

Nelayan Ampenan Harus Waspada, Gelombang Tinggi Belum Berakhir

MATARAM-Meski gelombang di pesisir pantai berangsur normal. Personel Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram tetap siaga mamantau wilayah pesisir.

“Gelombang tinggi sewaktu-waktu bisa terjadi kembali,” kata Kepala BPBD Kota Mataram Mahfudin Noor, Minggu (7/6).

Fudin memgimbau masyarakat tetap waspada. Gelombang dengan tinggi tiga sampai empat meter masih bisa terjadi. Karena sampai saat ini, prediksi BMKG angin kencang disertai hujan masih terjadi. “Kita minta warga tetap waspada,” ucapnya.

Hingga saat ini, kata dia, tim BPBD masih melakukan pemantauan terhadap wilayah pesisir pantai di Kota Mataram. Pihaknya masih mensiagakan petugasnya memantau wilayah pesisir.

Sampai saat ini, ujar dia, tidak ada nelayan yang hilang. Atau perahu nelayan terbalik dihantam gelombang di tengah laut. “Hanya di awal itu saja terjadi musibah. Dua perahu nelayan rusak. Dan tiga rumah warga diterjang gelombang,” terangnya.

Kendati demikian, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Mataram agar nelayan yang rumahnya diterjang gelombang pasang dan perahunya rusak mendapat bantuan. “Ini sudah kita komunikasikan,” tutur Fudin.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kota Mataram Hj Baiq Asnayati mengaku sudah menandatangani disposisi bantuan nelayan yang diterjang rumahnya belum lama ini. “Saya rasa itu bantuan sudah diberikan. Karena kabid yang langsung tangani,” katanya. (jay/r3)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dorong Kampung Sehat, Polda NTB Gelar Panen Raya di Kembang Kuning

Polda NTB menggelar panen raya di Desa Kembang Kuning, Kecamatan Sikur, Lombok Timur, kemarin (9/7). Panen raya ini bagian dari program Kampung Sehat yang dinisiasi Polda NTB yang salah satu tujuannya mewujudkan ketahanan pangan NTB di tengah pandemi Covid-19.

Polres KSB Launching Transportasi Sehat

Polres Sumbawa Barat punya terobosan lain dalam mensukseskan Lomba Kampung Sehat

Kampus Belum Boleh Buka, Mahasiswa Belajar dari Rumah

Kemenag tidak tergesa-gesa mengizinkan perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI) membuka kuliah tatap muka. Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag Arskal Salim mengatakan kuliah tatap muka baru diizinkan saat semester genap tahun akademik 2020-2021 nanti.

Pecah Rekor, Sehari Penularan Korona Capai 2.567 Kasus

KASUS positif infeksi Covid-19 lagi-lagi mencetak rekor terbaru dengan pernambahan 2.567 orang pada periode 8 hingga 9 Juli 2020. Jumlah ini lebih dari 2 kali lipat rata-rata pertumbuhan kasus seribu orang per hari dalam dua minggu terakhir.

Akurasi Alat Rapid Test Buatan NTB Mampu Saingi Produk Impor

Indonesia akhirnya resmi melaunching alat rapid test inovasi dalam negeri. Diberi nama RI-GHA Covid-19, alat ini diklaim memiliki akurasi nyaris sempurna.

Menyoal Pengetahuan dalam Penanganan Covid-19 Menghadapi New Normal

KASUS covid-19 sudah lebih dari empat bulan berjalan sejak kasus pertama, tanda-tanda penurunan belum juga terlihat. Prediksi para ahli terancam gagal, usaha-usaha pemerintah melalui program stimulus ekonomi dan bantuan sosial lainnya belum mampu mengatasi dampak ekonomi dan sosial covid-19.

Paling Sering Dibaca

Jika Masih Tak Patuh, Seluruh Pasar di Mataram Bakal Ditutup Paksa

akil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah mengancam akan menutup pasar yang mengabaikan protokol kesehatan. Ancaman tersebut disampaikan Wagub saat menggelar inspeksi mendadak di Pasar Mandalika, kemarin (8/7). Dia mendapati langsung banyak pedagang dan pembeli tidak mengenakan masker.

Zona Merah Korona, Wagub NTB : Mana Pol PP Mataram, Kenapa Sembunyi?

Pemkot Mataram dinilai lemah dalam merespon dan menangani Covid-19. Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah pun begitu geregetan. Meski zona merah dengan kasus positif dan kematian tiap hari, penerapan protokol kesehatan di ibu kota justru sangat longgar. Tak lagi ada pengawasan macam sedang tidak terjadi apa-apa.

Istri Model Suami Youtuber, Bantah Cari Sensasi “Mahar Sandal Jepit”

Pernikahan dengan mahar sandal jepit Iwan Firman Wahyudi dan Helmi Susanti bukan bermaksud mencari  sensasi di media sosial. Menurut mereka ikatan mereka tulus beralas kasih sayang.

Pilbup Loteng, Lale Prayatni Mulai Goyang Posisi Pathul Bahri

Lobi politik tersaji di DPP Partai Gerindra. Dari informasi yang dihimpun Lombok Post, diam-diam SK Gerindra dibidik Prayatni melalui ‘lorong’ Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo.

Turun dari Rinjani, Warga Lombok Tengah Tewas Jatuh ke Jurang

Pendakian di Gunung Rinjani kembali memakan korban jiwa. Sahli, 36 tahun, warga Desa Tampak Siring, Lombok Tengah meninggal setelah terjatuh ke jurang di kawasan Gunung Rinjani, Senin (6/7).
Enable Notifications.    Ok No thanks