alexametrics
Minggu, 20 Juni 2021
Minggu, 20 Juni 2021

Pesisir Sekarbela Mataram Dilirik Investor Dubai dan Turki

MATARAM-Meski tak memiliki sumber daya alam seperti kabupaten kota lain yang ada di NTB, Kota Mataram tetap seksi. Buktinya, investor dari berbagai negara mulai melirik Mataram untuk mengembangkan usaha destinasi wisata.

“Beberapa minggu lalu ada investor Dubai yang sedang menikmati kuliner di Taman Loang Baloq menemui saya ketika sedang makan juga. Dia melihat brosur dan tertarik berinvestasi di Sunset Land, hari itu juga dia langsung membeli lahan dua are,” terang pengelola Sunset Land Zahir Utama kepada Lombok Post.

Beberapa hari kemudian, Zahir mengaku investor yang bernama Syaikh Mimin Amrulloh tersebut kembali menambah pembelian lahan seluars dua are. Karena ia berencana membangun kafe tepi pantai dan juga bungalow. Ia bahkan berencana mengajak teman-temannya yang lain berinvestasi di Kota Mataram.

Menyusul, Pulau Lombok diketahui akan menggelar berbagai event besar seperti MotoGP dan event sepeda tingkat internasional. “Beliau mau bangun bungalow dan beach cafe. Kami di Sunset land punya lahan seluas 2,3 hektare. Lahan untuk wisata dan tidak menyalahi RTRW. Saat ombak naik, lahan kami juga aman tidak terkena dampak,” ucapnya.

Pengelola Sunset Land sudah melakukan penimbunan dan sedang membangun jembatan di atas sungai menuju lokasi. Mengingat lokasi Sunset Land ini sangat strategis berada di pinggir jalur utama Provinsi arah Mataram menuju Lombok Barat tembus Senggigi.

“Izin jembatan juga tidak sembarangan. Izinnya sudah kami urus di Dinas PU dan BWS. Investor aman dan lahan lokasi mereka berinvestasi akan membuat mereka nyaman,” katanya.

Sementara Camat Sekarbela, M Yusuf mengatakan pihaknya sangat mendukung pengembangan destinasi wisata di Kecamatan Sekarbela. Namun, apapun yang dibangun di Pantai Sekarbela diharapkannya harus sesuai aturan.

“Sehingga kami dari pihak Kecamatan hanya bisa mengimbau segala sesuatu mengikuti prosedur. Kami tidak akan menghambat investasi dalam bentuk apapun,” tegasnya.

Ia sendiri mengatakan ingin melihat Sekarbela menjadi kawasan wisata unggulan di Kota Mataram. Karena potensinya sangat besar. Mulai dari Pantai Bangsal hingga pantai Batas Senja.

Yusuf juga bahkan menyebut ada salah satu investor Turki yang berencana membangun Yayasan bergerak di bidang yayasan sosial. Oleh kepala lingkungan dan tokoh masyarakat setempat disarankan untuk membangun destinasi wisata syariah di Sekarbela.

“Pemerintah kelurahan, kecamatan, dan kepala lingkungan akan mendukung. Bahkan kepala lingkungan menyarankan agar dibangun wisata syariah kepada investor Turki itu. Dengan catatan kami dukung selama tidak menyalahi aturan yang ada,” tandasnya. (ton/r3)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks