alexametrics
Minggu, 20 Juni 2021
Minggu, 20 Juni 2021

Segera Daftar, BPUM Tahap Kedua Segera Ditutup

MATARAM-Dinas Koperasi Perindustrian dan UKM Kota Mataram akan menghentikan pendaftaran bagi pelaku usaha yang mengajukan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM). “Pendaftarannya akan kita tutup pada 24 Juni mendatang,” kata Plt Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan UKM Kota Mataram I Gusti Ayu Yuliani.

Saat ini kata dia, sebanyak 2.000 pelaku UMKM sudah mengajukan BPUM tahap kedua ke Dinas Koperasi Perindustrian dan UKM Kota Mataram. Jumlah ini akan terus bertambah seiring banyaknya pelaku usaha yang mengajukan Izin Usaha Mikro Kecil Menengah (IUMK) dan salinan Nomor Induk Berusaha (NIB) ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Mataram.

“Pada 25 Juni mendatang pengajuan pendaftaran BPUM akan kita kirim ke Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM). Jadi pada 26 Juni nama-nama yang kita ajukan sudah ada di Kementerian,” tutur Yuli, sapaan karibnya.

Dikatakan, BPUM tahap kedua lebih banyak pendaftarnya dibandingkan tahap pertama. Bahkan bantuan penerima tahap pertama datanya masih ada di kementerian dan banyak yang menerima kembali bantuan ini di tahap kedua.

“Banyak pelaku usaha yang dapat BPUM tahap pertama kembali mendapat bantuan di tahap kedua. Tapi sekarang untuk pendaftaran tahap kedua melalui satu pintu dari dinas,” ucap dia.

Sebelumnya kata dia,  pendaftaran tahap pertama BPUM bisa dilakukan di sejumlah perbankan. Namun kini pada tahap kedua pendaftaran terpusat dilakukan di Dinas Koperasi Perindustrian dan UKM. “Meski bantuan tahap kedua berkurang dari 2,4 juta menjadi 1,2 juta, tapi  pendaftarnya cukup banyak,” terang Yuli.

Sebelum mengirim data pelaku usaha yang mengajukan BPUM ke pusat, terlebih dahulu pihaknya akan melakukan verifikasi terlebih dahulu berkas pendaftaran yang diajukan. Seperti salinan KTP Kota Mataram, kartu keluarga (KK), salinan IUMK, dan salinan Nomor Induk Berusaha (NIB) yang dikeluarkan oleh Kantor Perizinan Kota Mataram. Disamping itu melampirkan foto tempat usaha disertai dengan foto barang jenis usaha, mengisi formulir, dan lainnya. “Kalau sudah lengkap baru kita kirim,” terang dia. (jay/r3)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks