alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Catat, Rapid Test dan Swab untuk Warga Mataram Gratis!

MATARAM-Penanganan covid mulai dikontrol penuh Pemkot Mataram. Sekarang, seluruh masyarakat yang hendak rapid test maupun swab mandiri, diminta untuk melakukannya di layanan kesehatan milik Pemkot Mataram.

”Di RSUD Kota Mataram atau di puskesmas. Di sana, supaya bisa kita kontrol,” kata Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh, Senin (6/7)

Pemkot sudah siap untuk menjalankan kebijakan ini. Dimulai kemarin hingga pandemi berakhir. Kata Ahyar, untuk mendukung upaya tersebut, pemkot menggratiskan seluruh pelayanan. Rapid test maupun swab.

”Tidak perlu bayar. Layanan gratis khusus untuk warga Kota Mataram, untuk rapid dan swab mandiri,” tegas Ahyar.

Syarat menggunakan layanan gratis ini, setiap masyarakat hanya membawa dokumen kependudukan. Atau identitas lainnya yang menunjukkan bahwa mereka merupakan warga Kota Mataram.

Ahyar selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid Kota Mataram, juga meminta kepada pusat layanan kesehatan milik swasta. Juga rumah sakit pemerintah yang bukan milik Pemkot Mataram, seperti RSUP NTB. Untuk tidak lagi melayani rapid test dan swab mandiri. Terutama untuk warga Kota Mataram.

Layanan kesehatan dan rumah sakit swasta, bisa mengarahkan pemeriksaan rapid maupun swab mandiri ke RSUD Kota Mataram. Maupun puskesmas milik Pemkot Mataram.

Disinggung mengenai profit oriented dari pelayanan kesehatan milik swasta, terhadap rapid dan tes swab, dipahami Ahyar. Katanya, Pemkot Mataram hanya meminta. Tidak memiliki kewenangan lebih. Apalagi sampai mengatur-atur manajemen layanan kesehatan swasta.

Karenanya, lanjut Ahyar, pemkot kemudian menyerahkan pilihan kepada masyarakat. Jika melakukan rapid maupun tes swab mandiri di RSUD Kota Mataram maupun puskesmas, tidak akan dikenakan biaya.

”Kita hanya meminta. Tidak bisa lebih. Makanya, pelayanan di RSUD dan puskesmas, digratiskan,” jelas Ahyar.

Ahyar menjelaskan mengenai langkah kebijakan penggratisan rapid dan tes swab. Termasuk upayanya untuk memusatkan pelayanan tersebut.

Langkah tersebut agar Pemkot Mataram bisa melakukan kontrol. Selama ini, pelaksanaan rapid maupun tes swab tidak saja dilakukan di RSUD Kota Mataram dan puskesmas. Tapi juga layanan kesehatan swasta.

Akibatnya, pemerintah kesulitan melakukan kontrol. Tidak ada pelaporan ke gugus tugas. Jikapun ada, tidak dilakukan secara komprehensif.

Pemkot akhirnya kesulitan melakukan tindak lanjut. Sebab tidak memiliki data. Terutama untuk hasil rapid yang reaktif. ”Jadi tujuannya ini supaya bisa kita kontrol. Supaya jelas mana yang harus kita isolasi, mana yang tidak. Itu saja,” katanya.

Sementara itu, juru bicara gugus tugas penanganan covid Kota Mataram I Nyoman Suwandiasa mengatakan, pemerintah terus mengimbau masyarakat. Agar menaati protokol pencegahan covid. ”Tetap kita harapkan masyarakat bersama pemerintah melawan penyebaran covid ini,” tandas Suwandiasa. (dit/r3)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

2021, Pemkot Mataram Usulkan 400 Formasi CPNS

Pemkot Mataram mengusulkan 400 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021. Jumlah tersebut hasil kalkulasi dari kebutuhan pegawai daerah ini pada tahun 2020 dan 2021.

VIDEO : Pilwali Mataram Dianul-Badrun Maju ke Tahap Verfak

Bakal pasangan calon (Bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota H Dianul Hayezi-H Badrun Nadianto yang maju melalui jalur perseorangan melaju ke tahap verifikasi faktual (Verfak). “Dari hasil Vermin (verifikasi administrasi) syarat dukungan pasangan DR (Dianul-Badrun) sudah melebih target. Lanjut ke tahap verfak,” kata Ketua KPU Kota Mataram M Husni Abidin, Selasa (4/8).

Kisah Baitul Askhiya Sekarbela (1) : Semua Berawal dari 12 Dermawan

Apa yang dilakukan 97 dermawan ini patut diteladani. Kehadiran mereka yang tergabung dalam Yayasan Peduli Umat Baitul Askhiya telah meringankan beban ratusan orang.

Libur Korona Semakin Panjang, Anak-anak Lupa Pelajaran Sekolah

"Kita sudah lupa (pelajaran)," kata Rio, salah satu anak di Pagutan, Kota Mataram saat ditanya, apakah ia masih ingat materi pelajarannya di sekolah.

Lulus 2018, Pelantikan 262 CPNS Mataram Tertunda Karena Korona

Sebanyak 262 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang lulus pada tahun 2018 lalu harus bersabar. Sebab, pelantikan mereka harus ditunda karena wabah Korona.

Di NTB, Keluarga Kini Boleh Ikut Pemulasaraan Jenazah Pasien Korona

Dirreskrimsus Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra mendatangi RSUD Kota Mataram, Senin (3/8) lalu. Ia melihat bagaimana proses pemulasaran jenazah pasien Covid-19 yang dilakukan pihak rumah sakit.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Tertangkap di Bandara Lombok, Satpam Selundupkan Sabu dari Batam

Pria asal Batam berinisial AK, 47 tahun dibekuk tim khusus Ditresnarkoba Polda NTB, Minggu (2/8). Pria yang bekerja  sebagai satpam itu ditangkap setelah turun dari pesawat di Bandara Internasional Lombok (BIL).

NTB Waspada, Penularan Korona Terdeteksi di Usaha Rumahan

Penularan virus Korona di NTB kian tidak terkendali. Transmisi lokal kian merajalela. Hampir tidak ada ruang yang bebas dari penularan virus. Bahkan rumah pun mulai tidak aman. Terutama bagi mereka yang membuka usaha di rumah.

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...
Enable Notifications.    Ok No thanks