alexametrics
Sabtu, 23 Oktober 2021
Sabtu, 23 Oktober 2021

Trotoar Cakra Belum Rapi, PDAM Dilarang Buat Galian Baru

MATARAM-Perusahaan Daerah PT Air Minum Giri Menang (AMGM) atau PDAM dilarang membuat galian baru. Sebab, perbaikan bekas galian di Kawasan Bisnis Cakranegara (KBC) hingga kemarin tak kunjung selesai.

Trotoar KBC yang dirusak, hingga kemarin masih terlihat amburadul. Padhal, trotoar ini sebelumnya terlihat rapi dan indah. Maklum, pembangunanya menghabiskan uang rakyat hingga miliaran rupiah.

“Sebelum recovery tidak dilakukan seperti semula, maka tidak boleh ada galian lagi,” kata Anggota Tim Asistensi Terpadu Rekondisi Pemkot Mataram H Mahmuddin Tura pada Lombok Post, (5/10) lalu.

Pantauan Koran ini, perbaikan masih dilakukan para pekerja hingga kemarin. Bahkan beberapa titik di KBC belum dilakukan perbaikan sama sekali. Seperti di Jalan Selaparang, tepatnya sebelah timur simpang empat Cakranegara. Di sini, bekas galian masih terlihat menganga. Begitu juga di Jalan Pejanggik di beberapa titik masih banyak yang harus diperbaiki pelaksana proyek.

Sesuai kesepakatan, kata Tura, jika pihak PDAM belum mengembalikan KBC seperti semula, maka galian pipa tidak boleh dilanjutkan. Hari ini (kemarin, Red) batas waktu diberikan PT AMGM untuk melakukan perbaikan di KBC. Namun sejauh ini tim asistensi belum mengecek hasil perbaikan yang dilakukan pihak PDAM.

“Jika hasilnya tidak sesuai spek atau tidak dikembalikan seperti semula, maka tidak boleh ada galian lanjutan,” tegas dia.

Tim asistensi rencananya akan turun meninjau perbaikan yang dilakukan PT AMGM di KBC hari ini atau besok. Hasil ini nantinya akan diserahkan ke wali kota sebagai acuan untuk mengambil kebijakan.

“Jika tim melihat belum sesuai atau pekerjaannya masih asal-asalan, maka harus dilakukan perbaikan lagi,” cetusnya.

Dikatakan, tim asistensi dari Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BP2W) NTB juga akan mengecek hasil recovery yang dilakukan PDAM. Berapapun perbaikan yang sudah rampung dilakukan PT AMGM akan dicek. Jika hasinlya belum sesuai spek, maka akan diminta untuk perbaiki ulang.

“Kalau hasil pekerjaannya asal-asalan tentu akan kita tolak,” ujar dia.

Sementara itu, Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mengaku belum menerima hasil dari tim asistensi terkait recovery yang dilakukan PDAM di KBC. Namun, jika nantinya hasil dari tim asistensi belum sesuai seperti semula atau tidak sesuai spek, otomatis PDAM tidak akan diizinkan melanjutkan galian.

“Saya juga akan turun mengecek perbaikan yang dilakukan PDAM di KBC,” janji orang nomor satu di Kota Mataram ini.

Dia menegaskan, tidak boleh ada galian atau tumpukan tanah di KBC sebelum PDAM melakukan perbaikan. Jadi trotoar dan ornamen lainnya di KBC yang rusak akibat galian pipa PDAM harus dikembalikan seperti semula, baru bisa dilanjutkan ada galian.

“Hasil perbaikan nanti sesuai rekomendasi dari tim asistensi. Kalau tidak seperti semula tentu tidak akan dilanjutkan,” ujar pria yang juga menjabat ketua DPD I Golkar NTB ini.

Di satu sisi, Mohan juga ingin proyek dilakukan PDAM bisa tuntas sebelum November. Mengingat pada 19 sampai 21 November akan ada perhelatan World Supebike (WSBK). Jadi dia tidak ingin ada tumpukan tanah yang membuat KBC terlihat semrawut.

“Sebelum November tidak boleh ada tumpukan tanah di sepanjang KBC,” pintanya. (jay/r3)

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks