alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Pendaftar CPNS Diminta Teliti Meng-upload Data

MATARAM-Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram meminta pendaftar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lebih teliti saat meng-upload data. Karena, kekeliruan data yang sudah di-upload tidak bisa diubah atau diperbaiki.

“Kalau sudah mendapat kartu pendaftaran, tak bisa diubah datanya,” kata Kabid Aparatur BKPSDM Kota Mataram H Ahmad Mujahidin, kemarin.

Untuk diketahui, pendaftaran CPNS akan dibuka serentak 11 November atau pekan depan. Namun sebelumnya, pada 10 November akan diumumkan syarat-syarat pendaftaran.

Diungkapkan, untuk usia pendaftar CPNS, tahun ini minimal 18 tahun, maksimal 35 tahun. Sedangkan untuk dokter spesialis usia maksimal 40 tahun pada saat mendaftar.

Formasi CPNS di Kota Mataram tidak hanya untuk lulusan sarjana. Tapi juga untuk lulusan SMK. Seperti jurusan otomotif untuk SMK dari lembaga yang terakreditasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pun juga dengan lulusan perguruan tinggi (PT), kampusnya sudah terakreditasi  BAN PT.

“Kalau tenaga kesehatan, terakreditasi dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes),” tutur Muja.

Dijelaskan, pendaftaran CPNS dilakukan dua tahap. Pertama untuk mendapat akun sscasn. Di akun ini terdapat tata cara pendaftaran di web masing-masing. Saat mendaftar, para peserta akan mengisi nomor induk kepegawaian (NIK), tempat lahir sesuai KTP. Kemudian alamat email dan pasword pengaman.

“Di sini pendaftar meng-upload foto dengan latar merah. Minimal ukurannya 200 KB,” ucapnya.

Setelah itu, para peserta bisa mencetak kartu informasi akun sebagai dasar untuk mendaftar di tahap kedua. Di tahap kedua, para pendaftar akan mengisi biodata. Meng-upload KTP, transkrip nilai, ijazah yang sudah di scan. “Semuanya harus asli,” jelasnya.

Setelah semua diupload ujar Muja, baru kemudian para peserta kembali memeriksa berkas apa yang sudah diupload. Misalnya, jika sudah mengupload transkrip nilai, maka diberikan tanda centang. Untuk mengakhiri dan keluar agar mendapat kartu pendaftaran, para peserta harus hati-hati. Karena jika sudah mengakhiri tidak bisa diubah apa yang sudah diupload.

“Jika salah mendaftar saja tidak bisa dibubah jika sudah mengakhiri. Nunggu tahun depan lagi. Kalau ada pembukaan CPNS,” ucapnya.

Sekretaris BKPSDM Kota Mataram Taufiq Priyono mengatakan, dibutuhkan kehati-hatian dalam mengupload data pada saat pendaftaran CPNS ini. Jika salah dan sudah mencetak karu pendaftaran maka tidak bisa diubah.

“Misalnya, sarjana pendidikan mendaftar di tenaga kesehatan maka tidak bisa diubah. Ini fatal. Dibutuhkan ketelitian,” tutupnya. (jay/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Proyek Pembangunan Dermaga Senggigi Tak Jelas

Dermaga Senggigi berpotensi mangkrak lebih lama. Meski Dinas Perhubungan (Dishub) Lombok Barat (Lobar) tetap mengupayakan kelanjutan pembangunannya. ”Mau tidak mau harus kita lanjutkan. Itu kewajiban kita,” kata Kadishub Lobar HM Najib.

Distribusi Bantuan Beras Lelet, Dewan Minta Pemprov NTB Ambil Alih

”Pemda harus secepatnya koordinasi ke pusat, kalau ada kemungkinan ambil alih, take over secepatnya, kasihan masyarakat,” tegas Anggota Komisi V DPRD NTB Akhdiansyah, Minggu (27/9/2020).

Kantongi Persetujuan Mendagri, Pjs Bupati Boleh Lakukan Mutasi

”Bisa (rombak) tetapi ada kendali di situ yakni rekom KASN. Pejabat definitif saja harus ada rekom KASN,” katanya.

Akhir September, Tren Konsumsi BBM dan LPG di NTB Meningkat

”Jumlah ini meningkat dibandingkan Bulan Mei 2020, ketika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilaksanakan di berbagai daerah,” kata Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR V Jatimbalinus Rustam Aji, Jumat (25/9/2020) lalu.

LEM Hadirkan Baby Crab dan Gelar Plants Exhibition

Kami terus menghadirkan apa pun yang menjadi kebutuhan dan keinginan konsumen. Terpenting bisa menghibur mereka selama masa pandemi ini,” imbuh Eva.

Soal Kuota Gratis, Sekolah di Mataram Masih Validasi Data

”Verval ini kita lakukan  secara bertahap juga, setiap hari ada saja yang divalidasi,” jelas Suherman.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks