alexametrics
Senin, 24 Januari 2022
Senin, 24 Januari 2022

Anjungan Pantai Ampenan Ambruk, Pedagang Tak Bisa Jualan

MATARAM-Salah satu anjungan di Pantai Ampenan ambruk, kemarin (6/12). Destinasi yang memang sebelumnya telah rusak tersebut kini semakin rusak parah setelah diterjang gelombang besar.

“Sudah seminggu lalu memang sudah mulai terlihat rusak. Tapi hari ini semakin parah ambruknya karena gelombang yang datang sangat besar,” ujar Ketua Persatuan Pedagang Pantai Ampenan Indari kepada Lombok Post.

Gelombang tinggi menerjang area pedestrian yang ada di bibir Pantai Loang Baloq. Menyebabkan bagian pondasi terkikis. Sehingga area yang biasa tempat para pengunjung bersantai menikmati hidangan yang dijual para pedagang di pantai rusak seketika. “Nggak ada yang berani datang karena kondisinya memang membahayakan. Pedagang pun nggak berani jualan sudah seminggu ini,” lanjutnya.

Kerusakan di area pedestrian memang sudah lama terjadi. Bagian pedestrian berlubang akibat pondasinya terkikis. Namun sempat diperbaiki Dinas PUPR dengan ditimbun tanah urug. Sayang, sekarang kondisinya sudah sangat parah sehingga tidak bisa diperbaiki dengan cara yang sama.

Pantauan Lombok Post di lokasi, area pedestrian di Pantai Ampenan sudah jebol. Tanah yang menjadi pondasinya terkikis mengakibatkan lubang dimana-mana. Bahkan datarannya sudah miring dan retak. Sementara pagar pembatas dengan pantai juga sudah rusak. Para pedagang hanya memberikan batas area berbahaya dengan memasang bambu menjadi penghalang.

Dengan kondisi yang dihadapi saat ini, para pedagang pun hanya bisa pasrah. Cobaan yang mereka hadapi bertubi-tubi selama masa pandemi. “Sudah nggak bisa jualan lagi sekarang. Makanya kami harap ada bantuan untuk sekadar kebutuhan makan,” ungkap Usman, salah satu pedagang Pantai Ampenan.

Mereka berharap pada Pemkot Mataram maupun Provinsi NTB untuk untuk memberikan bantuan sembako. “Mi instan atau apapun yang bisa dimakan. Karena nggak ada pemasukan sama sekali dengan kondisi ini,” timpal Supardi, pedagang lainnya.

Pihak dari Dinas Pariwisata Kota Mataram kemarin turun melihat kondisi Pantai Ampanen. Kabid Destinasi dan Pemasaran Nurhayati juga mengaku sudah berdialog dengan warga dan para pedagang. “Memang banyak yang rusak pagar dan di selatan sudah abrasi. Lapak pedagang hanyut oleh ombak. Hasil pantauan kami ini akan kami laporkan ke pak Kadis dan dikoordinasikan dengan OPD lain,” ungkapnya.

Solusi sementara yang bisa ditawarkan oleh Dinas Pariwisata Kota Mataram, pedagang bisa memanfaatkan Lapak Wisata Kuliner Pantai Ampenan yang sudah dibangun. Karena selama ini lapak tersebut memang belum dimanfaatkan. Ini yang nantinya akan disosialisasikan kepada para pedagang Pantai Ampenan.

“Alangkah baiknya kalau ini bisa dimanfaatkan. Karena jaringan listrik dan air juga sudah tersedia di sini. Sayang juga lapak ini tidak dimanfaatkan,” ucapnya.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram H Nizar Denny Cahyadi mengaku akan mengkomunikasikan persoalan ini dengan stake holder terkait. Khususnya TAPD. “Apakah bisa dianggarkan kembali untuk perbaikan di Pantai Ampanen tahun depan. Kami akan berkoordinasi dengan Dinas PUPR mengenai desainnya yang rusak beserta konstruksinya kemudian dilanjutkan ke TAPD,” tandasnya. (ton/r3)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks