Selasa, 31 Januari 2023
Selasa, 31 Januari 2023

Luas Lahan di Tohpati Mataram Dinilai Sangat Cukup untuk MXGP

MATARAM-Bulan Juli mendatang Kota Mataram bakal menjadi tuan rumah event balap Motocross dunia MXGP 2023. Dua tempat disiapkan Ikatan Motor Indonesia (IMI) NTB bersama Pemprov NTB untuk menjadi alternatif lokasi perhelatan ajang ini. Mulai dari eks Bandara Selaparang dan lahan di kawasan Tohpati Cakranagera yang berbatasan dengan Selagalas Sandubaya.

Khusus untuk lahan di kawasan Tohpati, area ini kemarin sudah mulai disiapkan untuk jadi tempat pelaksanaan Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) untuk cabang motocross. Sejumlah alat berat sudah berkeja menyiapkan lokasi ini menjadi srikuit motocross. Jika mendapat persetujuan dari pihak Infront, bukan tidak mungkin lahan ini juga akan dipilih menjadi tempat pelaksanaan MXGP.

“InsyaAllah memungkinkan (untuk pelaksanaan MXG) karena di sini cukup luas yang diberikan kepada kami (IMI NTB) untuk dikelola. Sekitar enam hektare,” ungkap Track Master IMI NTB Bunbun ditemui Lombok Post di lokasi lahan Tohpati, kemarin (6/1).

Untuk mengawali pemanfaatan lahan ini, IMI NTB akan menyiapkan lintasan balap untuk Motocross dalam dua minggu ke depan. Timbunan untuk menjadi lintasan diambil dari tanah setempat. Sehingga bisa langsung dikerjakan mulai awal bulan ini.

Baca Juga :  Pemkab Akan Manjakan Penonton MotoGP yang Menginap di Lotim

“Kalau untuk MXGP rencananya Mr Greg dari pihak Infront akan datang bulan ini. Nanti akan disurvei apakah dipilih lahan di lokasi eks Bandara Selaparang atau di sini (Tohpati),” ucapnya.

Dijelaskan Bunbun, untuk material tanah yang akan menjadi timbunan MXGP dibutuhkan tanah dengan karakter khusus. Maklum ini menjadi ajang balap motocross tingkat dunia. Sehingga ada sejumlah spesifikasi khusus yang harus dipenuhi NTB sebagai penyelenggara.

Namun, bentuk tanah seperti yang ditentukan pihak Infront menurutnya sudah ditemukan IMI NTB di wilayah Lombok Timur. Jika memang disetujui, itu yang akan dibawa ke Mataram sebagai timbunan untuk membentuk sirkuit.

“Kami sudah diizinkan untuk memanfaatkan lahan ini sekitar enam hektare untuk jadi layout sirkuit (termasuk penimbunan). Kalau luas keseluruhannya di sini mungkin sekitar 50 hektare,” paparnya.

Diketahui, lahan persawahan yang ada di Tohpati ini milik M Farid Amir Thalib selaku Direktur Utama PT Varindo Lombok Inti. Di atas lahan ini juga direncanakan akan menjadi tempat pembangunan lapangan golf. Maklum, Farid juga ditketahui merupakan salah satu pengurus Persatuan Golf Indonesia Provinsi NTB yang dilantik belum lama ini di Hotel Santika Mataram.

Baca Juga :  Soal Utang Rp 125 Miliar, Dewan Minta Pemkot Mataram Cari Alternatif Lain

Lahan seluas 50 hektare di bagian timur Kota Mataram ini direncanakan jadi pusat arena olahraga. Mulai dari golf, kolam renang, lapangan futsal hingga yang lainnya.

Ketua IMI NTB dr. HL Herman Mahaputra mengaku jika lahan di kawasan Tohpati memang sangat berpeluang jadi tempat perhelatan MXGP. Selain karena luas, pembentukan layout sirkuit akan lebih mudah dibandingkan dengan yang ada di eks Bandara Selaparang. Menyusul di lokasi bandara, penyelenggara dibatasi karena tidak boleh menggali. Mengingat di lokasi tersebut masih ada jaringan kabel yang memungkinkan eks bandara bisa jadi lokasi pendaratan pesawat ketika dibutuhkan di waktu-waktu tertentu.

“Di Tohpati juga bisa pakai Kejurnas Motocross 2023 yang akan kita ambil. Offroad juga bisa di sana. Banyak kegiatan tahun ini,” kata Dokter Jack, sapaan dr. HL Herman Mahaputra. (ton/r3)

 

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications OK No thanks