alexametrics
Sabtu, 26 September 2020
Sabtu, 26 September 2020

Korona Mulai Serang Dokter dan Perawat di Mataram

MATARAM-Tiga tenaga kesehatan dinyatakan positif Covid-19. Dua di antaranya bertugas di RSUD Kota Mataram. Satu lagi merupakan perawat di Puskesmas Ampenan.

”Untuk yang Ampenan, sudah kita lakukan tracing kontak,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Kota Mataram dr. H Usman Hadi, kemarin.

Perawat yang positif berinisial SAKSW. Ia dinyatakan positif Korona, Kamis 7 Mei. Saat ini yang bersangkutan menjalani isolasi sekaligus perawatan di RS Universitas Mataram, dalam kondisi baik.

Adanya perawat yang positif Covid-19, membuat Puskesmas Ampenan menghentikan pelayanan kesehatan mereka. Terhitung dari 8 Mei hingga satu minggu ke depan. Atau bergantung pada seberapa cepat penuntasan rapid test untuk seluruh staf di sana.

”Sekarang sedang kita lakukan rapid test. Saya suruh rapid semuanya di sana. Setelah itu akan kita analisa. Selama proses ini puskesmas kita tutup dulu,” kata Usman.

Total ada sekitar 73 staf di Puskesmas Ampenan yang dirapid test. Terdiri dari dokter, perawat, hingga petugas kebersihan. Khusus untuk yang memiliki riwayat kontak dekat dengan SAKSW, Dikes memutuskan untuk melakukan Swab. ”Kalau itu kita Swab langsung. Seperti rekan kerjanya,” tutur Usman.

Mengenai penyebab SAKSW terpapar Korona, Usman belum tahu pasti. Ia menyebut, tenaga kesehatan dalam tugas-tugas mereka memang sangat rentan terkena virus. Meski telah dibekali alat pelindung diri.

Apalagi, SAKSW dikenal sangat rajin. Dia yang kerap turun langsung ke lapangan melakukan penjemputan terhadap warga yang telah dinyatakan positif.

SAKSW juga bertugas melakukan tracing kontak. Mencari siapa-siapa yang warga yang pernah kontak dengan pasien positif Korona. ”Kita tidak tahu terkena dari mana. Bisa karena kontak dengan PDP atau ODP. Bisa juga ketika proses melepas APD, ada virus yang menempel,” kata Usman.

Selain di Puskesmas Ampenan, tenaga kesehatan di RSUD Kota Mataram juga ada yang positif. Bahkan jumlahnya lebih banyak. Dua orang. Satu merupakan dokter internship, yang bertugas di IGD. Satu lagi adalah paramedis.

Keduanya dinyatakan positif Covid-19 pada Selasa 5 Mei. Dalam rilis yang dikeluarkan Pemprov NTB, mereka masuk sebagai pasien nomor 279 dan 280. Dengan inisial DLW, 26 tahun dan APS, 26 tahun.

DLW merupakan warga Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Tidak pernah melakukan perjalanan ke zona merah Korona. Status positifnya diperoleh karena kontak dengan pasien Covid-19 yang sedang dirawat. Kondisi serupa dialami APS. Keduanya sekarang ini tengah menjalani isolasi di RSUD Kota Mataram, dalam kondisi baik.

”Satu dokter dan satu paramedis,” kata Direktur RSUD Kota Mataram dr. HL Herman Mahaputra saat dikonfirmasi, kemarin.

Kata Jack, sapaan karibnya, tenaga kesehatan sangat rentan terpapar virus Korona. Mereka setiap hari berhadapan langsung dengan pasien yang terjangkit Covid-19.

Terlepas dari itu, sebagai langkah antisipasi, RSUD Kota Mataram telah melakukan rapid tes terhadap seluruh tenaga kesehatan mereka. Ada sekitar 300 orang yang di rapid. Terutama mereka yang bekerja di IGD.

”Sudah masuk tahap dua untuk rapidnya. Beberapa juga ada yang telah kita swab,” ujar Jack.

Sementara itu, juru bicara gugus tugas Covid-19 Kota Mataram I Nyoman Suwandiasa mengatakan, penyemprotan disinfektan di Puskesmas Ampenan telah dilakukan. Upaya penutupan yang dimulai kemarin, untuk memastikan tenaga kesehatan klir dari virus Korona.

”Tidak perlu ada kekhawatiran terjadi transmisi. Dikes sudah bergerak cepat untuk melakukan tracing,” kata Suwandiasa.

Dengan tutupnya Puskesmas Ampenan, masyarakat tak usah khawatir terkait pelayanan kesehatan. Suwandiasa menyebut, masih ada puskesmas di wilayah Ampenan, yang tetap memberi pelayanan kesehatan. ”Bisa ke PKM terdekat atau langsung ke RS juga,” tandas dia. (dit/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.
Enable Notifications    Ok No thanks