alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Inspektorat Mataram Dalami Dugaan Penyimpangan Dana Bantuan Bencana

MATARAM-Inspektorat Kota Mataram mendalami dugaan penyimpangan dana bantuan bencana. ”Laporan dari masyarakat. Sekarang sedang ditindaklanjuti,” kata Inspektur Kota Mataram Lalu Alwan Basri.

Dugaan penyimpangan ini ditangani Inspektur Pembantu I. Karena masih tahap pendalaman, belum banyak informasi yang diberikan Alwan. Pastinya, dugaan tersebut muncul setelah ada masyarakat yang melapor ke inspektorat.

”Kita apresiasi hal-hal seperti ini. Artinya ada kepercayaan dari masyarakat untuk inspektorat,” tuturnya.

Pelapor, sebut Alwan, memberikan sejumlah dokumen yang bisa menjadi barang bukti. Inspektorat kemudian menindaklanjuti pelaporan tersebut dengan menelaah dokumen. Termasuk mengambil keterangan dari pelapor.

Selain pelapor, inspektorat juga mengkonfirmasi kelompok masyarakat (pokmas). Dalam pola pencairan dana bencana, bantuan bisa turun ke masyarakat setelah mereka membentuk pokmas.

Alwan menambahkan, konfirmasi juga dilakukan terhadap fasilitator. Termasuk juga pejabat pembuat komitmen (PPK) di proyek ini, yakni Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram.

”Ini kita sudah mulai turun ke bawah untuk mengkroscek, benar atau tidak laporan yang diberikan,” ujar Alwan.

Mengenai tempat terjadinya dugaan penyimpangan ini, Alwan enggan mengungkapnya. Begitu pula dengan nominal dana yang diduga diselewengkan. Pastinya, dugaan tindak pidana tersebut terjadi sekitar wilayah Kota Mataram, yang kemarin terdampak gempa.

Meski begitu, mantan kadis perdagangan Kota Mataram ini membuka modus dugaan penyimpangan. Yakni berupa pemotongan dana untuk masyarakat. Jumlahnya bervariasi, hingga jutaan rupiah untuk satu orang.

”Itu makanya kita dalami dulu. Seperti apa tindaklanjutnya, apakah nanti diberikan kepada APH atau gimana, itu tunggu selesai dulu pendalamannya,” kata Alwan.

Setelah diguncang gempa, Kota Mataram mendapat dana stimulan dari pemerintah pusat. Yang ditujukan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi rumah yang rusak akibat gempa. Dilakukan dalam 10 tahap.

Secara keseluruhan, dana stimulan yang diterima Pemkot Mataram sebesar Rp 271,5 miliar. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp 250 miliar telah disalurkan ke rekening masyarakat. Adapun yang telah ditransfer ke rekening pokmas sebanyak Rp 249,8 miliar.

Dalam 10 tahap tersebut, pemkot sudah melakukan perbaikan terhadap 10.866 unit. Rinciannya, rusak berat 1.337 unit; rusak sedang; 2.967 unit; dan rusak ringan sebanyak 6.957 unit.

Selama tahapan perbaikan rumah rusak, hasil validasi BPBD membuat sekitar Rp 21,7 miliar ditarik dari rekening masyarakat. Imbas dari ketidaksesuaian data. Juga penurunan status kerusakan rumah.

Sementara itu, Irban I Inspektorat Kota Mataram Putra Ekantara memilih untuk tidak mendetailkan mengenai pendalaman dugaan penyimpangan tersebut. Ketika dikonfirmasi, yang bersangkutan enggan untuk menjawab. (dit/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Belum Terima Bantuan Kuota, Siswa Diminta Lapor ke Sekolah

Bantuan subsidi kuota internet 2020 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) resmi dikucurkan sejak Selasa (22/9). Kuota diberikan bertahap. Bila hingga batas waktu belum menerima, peserta didik dan pendidik dipersilahkan lapor.

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.
Enable Notifications    Ok No thanks