alexametrics
Minggu, 20 Juni 2021
Minggu, 20 Juni 2021

Usulan Pembentukan Perusda, Asisten II:  Bagus tapi Butuh Kajian

MATARAM-Sejumlah pihak mendorong agar Pemkot Mataram membentuk perusahaan daerah (Perusda) yang bisa menangani sumber pendapatan asli daerah (PAD). Usulan ini direspons Asisten II Setda Kota Mataram H Mahmuddin Tura. “Wacana itu bagus,” katanya.

Usulan pembentukan perusda dinilainya bagus karena pendapatan bisa terkontrol khususnya dari pajak dan retribusi. Hanya saja perlu dikaji, jangan sampai fungisnya sama dengan OPD terkait.

Karena OPD menurut Tura sebenarnya sudah sedemikian rupa berusaha memaksimalkan potensi PAD. Namun, PAD yang memang saat ini anjlok di Kota Mataram itu menurutnya akibat pandemi. Covid-19 membuat sektor ekonomi di Kota Mataram babak belur.

Meski begitu, Tura menilai upaya memaksimalkan pendapatan terus dilakukan OPD. Misalnya dari sektor parkir dan yang lainnya. Sudah mulai ada perbaikan sistem dengan diterapkannya sistem parkir elektronik.

“Cuma memang masih berat karena persoalan pembagian dengan juru parkir. Begitu juga dengan perbedaan pendapat mengenai target kaitannya bruto dan netto,” katanya.

Mantan Kadis PU Kota Mataram ini juga setuju jika sejumlah aset Pemkot Mataram harus dimaksimalkan menyumbang PAD. Misalnya Mataram Water Park, Taman Loang Balaoq dan yang lainnya. Itu sempat diarahkan untuk siswa sekolah di Kota Mataram. Mereka bisa beraktivitas di sana untuk kegiatan mata pelajaran renang dan aktivitas rekreasi.

“2018 sudah mulai jalan tetapi terdampak gempa. Kemudian disambut Covid-19. Kita juga harus bersaing dengan wahana water park swasta yang kini mulai bermunculan,” cetusnya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Mataram Mansur juga mengatakan pihaknya sudah mengajukan Perda Perubahan Retribusi Izin Usaha. Agar aset Kota Mataram bisa menarik retribusi. “Sudah kaitannya dengan MWP, penggunaan sirkuit (Selagalas) dan lapangan olahraga lainnya seperti lapangan tenis milik kota,” ucapnya.

Draft Perdanya pun sudah masuk ke Bagian Hukum. Hanya saja Perdanya sampai saat ini belum tuntas dibahas Bagian Hukum dan DPRD Kota Mataram. Meskipun saat Raperda kepemudaan sudah disinggung oleh dewan.

Informasi yang diterima Dinas Pemuda Olahraga selaku leading sektor pengelola aset Pemkot Mataram yang berkaitan dengan sarana Olahraga, Perda perubahan retribusi usaha akan dibahas dalam waktu dekat oleh dewan. “Kunjungannya sudah ramai makanya kami juga sudah ajukan (agar ada Perda untuk menjadi dasar ditarik retribusi ke MWP),” cetusnya. (ton/r3)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks