alexametrics
Minggu, 9 Agustus 2020
Minggu, 9 Agustus 2020

Pak Wali..!! Kelurahan Cakra Barat Butuh APD Segera

Kelurahan Cakranegara Barat, salah satu wilayah yang berstatus zona merah di Mataram. Tidak main-main. Sebanyak 27 warga kelurahan ini dipastikan positif terinfeksi Covid-19. Warga kelurahan ingin status wilayah tempat tinggalnya keluar dari zona merah. Mereka butuh bantuan pemerintah.

———————————————-

 

LURAH Cakranegara Barat I Wayan Swira sibuk bukan main. Tugasnya memang berat. Mengeluarkan wilayahnya dari zona merah Covid-19. Sekarang, imbaun ke masyarakat untuk terus menerus mematuhi protokol Covid-19 adalah hal sehari-hari yang selalu dilakukannya. Nyaris tiada henti.

”Kami ingin daerah kami menjadi zona kuning, lalu menjadi zona hijau,” katanya pada Lombok Post, Kamis (9/7).

Namun, berbagai upaya itu bukan berarti tak menemui kendala. Salah satunya alat pelindung diri yang sangat terbatas di kelurahan. Padahal, APD itu menjadi kebutuhan yang sangat vital di masa pandemi Covid-19. Banyak kegiatan yang akhirnya menjadi tertunda karena APD yang terbatas.

”Misalnya saja kegiatan posyandu. Kita tidak bisa memberikan pelayanan Posyandu karena APD terbatas,” kata dia.

Posyandu biasanya dilakukan sebulan sekali. Semenjak Covid-19, pihak kelurahan tidak pernah melakukan kegiatan tersebut. ”Bagaimana kita mau memberikan pelayanan kalau APD tidak ada. Kita harus memberikan pelayanan kepada masyarakat harus memenuhi standar protokol Covid-19,” ungkapnya.

Menurutnya, rentan jika dilaksanakan Posyandu di saat pandemi tanpa didukung peralatan standar Covid-19. Karena, harus kontak dengan para balita.

”Kita tidak berani melayani posyandu. Di sini saja sudah ada balita yang terpapar Covid-19. Usianya masih lima tahun dan tujuh tahun,” ugkapnya.

Yang usia lima tahun tertular dari keluarganya. Sedangkan anak usia tujuh tahun itu tertular saat berobat di pelayanan kesehatan. ”Itu makanya kita takutkan kalau kita buka pelayanan posyandu,” keluhnya.

Untuk bisa memberikan pelayanan posyandu, pihak kelurahan terjun langsung ke lapangan. Mereka bekerja sama dengan kader-kader posyandu yang sudah terbentuk di masing-masing lingkungan.

”Mereka mendatangi langsung rumah-rumah warga. Saat mendatangi pun tidak menggunakan APD lengkap,” katanya.

Untuk saat ini, Wirya sudah berupaya menyediakan APD untuk menunjang kegiatan tim Satgas Covid-19 di tingkat kelurahan. ”Sebentar lagi katanya APD-nya bakal datang. Mudahan cepat datang,” harapnya.

Swira menjelaskan, di kelurahan Cakranegara Barat terdapat sembilan lingkungan. Yakni, Karang Jangkong, Karang Kemong, Banjar Pande Utara, Gubug Panaraga, Karang Sampalan, Jeruk Manis, Geria Mendara, Karang Kauhan, dan Kampung Jawa.

Dari sembilan lingkungan itu, Lingkungan Gubug Panaraga yang paling banyak terpapar Covid-19. Sebanyak 13 orang positif terinfeksi di sana.

Selanjutnya, Karang Kemong sembilan orang. Terakhir, Karang Jangkong, Jeruk Manis, Banjar Pande Utara, dan Karang Sampalan masing-masing satu orang. ”Tetapi, semua sudah dinyatakan sembuh semua,” tegasnya.

Saat ini, tugasnya yaitu menjadikan wilayah Cakranegara Barat menjadi zona kuning. Untuk itu, tim terus berjuang bersama masing-masing Kepala Lingkungan terus mengimbau ke masyarakat untuk patuh terhadap protokol Covid-19. ”Harus cuci tangan, gunakan masker, dan jaga jarak,” ujarnya. (arl/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dewan Lombok Barat Minta Pekerja Hiburan Malam Jalni Rapid Test

Antisipasi penyebaran covid di tempat hiburan malam bisa lebih ketat. DPRD Lombok Barat (Lobar) mengusulkan para pekerja hiburan malam untuk dirapid test. ”Ini juga masuk bagian protokol kesehatan,” kata Ketua DPRD Lobar Hj Nur Hidayah, Jumat (7/8)

Fitch Ratings Indonesia Naikkan Peringkat Bank Bukopin Jadi AA-

Peringkat Nasional Jangka Panjang Bank Bukopin dinaikkan menjadi ‘AA-(idn)’ dari ‘BBB+(idn)’

Mata Air Lombok Utara Hanya Tersisa 77 Titik

Pemerintah KLU mencatat jumlah mata air potensial hanya tersisa 77 titik. Angka potensial itu terdeteksi sangat minim, dibandingkan total 238 mata air yang sebelumnya ada.

NTB Tuan Rumah Festival Ekonomi Syariah 2020

Provinsi NTB terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) atau Festival Ekonomi Syariah Indonesia ke-7 tahun 2020. ”Provinsi NTB sekaligus menjadi koordinator penyelenggaraan festival tahun ini,” kata Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam pembukaan ISEF 2020 secara virtual, Jumat (7/8).

Layangan Nyangkut Ganggu Jaringan Listrik Lombok

MATARAM-Akhir-akhir ini layang-layang kerap mengganggu aktivitas warga. Layangan putus banyak nyangkut di jaringan listrik PLN. Akibatnya listrik harus dipadamkan. ”PLN mencatat beberapa kali gangguan listrik yang disebabkan oleh layang layang,” kata Manager PLN UP3 Mataram Dony Noor Gustiarsyah, Jumat (7/8).

Tahun ini NTB Butuh Rp 8,3 Miliar Tangani Kekeringan

Seperti tahun-tahun sebelumnya, dana penanganan kekeringan tidak pernah sedikit. Tahun ini, BPBD NTB kembali mengusulkan dana hingga Rp 8,3 miliar lebih untuk atasi bencana kekeringan. ”Ini sedang kami usulkan mudahan dananya tersedia,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBD NTB H Ahmadi, Jumat  (7/8).

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Idola Baru Wisatawan, Bukit Pal Jepang Terapkan Sistem Booking Online

Begitu dibuka, Bukit Pal Jepang Desa Sapit, Kecamatan Suela, jadi incaran wisatawan. Dalam sebulan, bukit dengan ketinggian 2.300 meter di atas permukaan laut itu sudah didaki 3.550 wisatawan. Ibarat tengah berpuasa, inilah waktunya berbuka, setelah selama pandemi Covid-19 menahan dahaga akan sepinya wisatawan.

TGB Dukung Mohan, Bang Zul Jagokan Selly di Mataram

Jika Bang Zul (panggilan akrab H Zulkieflimansyah) mendukung pasangan Hj Putu Selly Andayani-TGH Abdul Manan (paket Salaman). Maka tidak dengan TGB. Pria yang berkuasa selama 10 tahun di NTB itu memilih mendukung pasangan H Mohan Roliskana-TGH Mujibburahman (pasangan Harum).
Enable Notifications.    Ok No thanks