alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Melihat Persiapan Pemkot Menyambut HUT Kota Mataram Ke-26

Ibu kota NTB sedang mempersiapkan diri menyambut ulang tahun yang ke-26. Rencananya, ada banyak kegiatan yang menyertai perayaan kota yang berjuluk maju, religius dan berbudaya ini. Seperti apa? Berikut laporannya.

YUYUN ERMA KUTARI, Mataram

=======================================

Suasana sejuk begitu terasa. Kala memasuki ruang kerja Asisten I Setda Kota Mataram Lalu Martawang. Mengenakan baju koko putih. Di belakang meja kayu itu. Dia mempersilakan teman-teman media duduk. Agar fokus memperhatikannya, dalam menyampaikan apa yang hendak ditanyakan.

Dengan nada tegas dan lugas, pria yang akrab disapa Miq Aweng ini menjawab, apa yang dipersoalkan. Apa saja sesuai dengan tugas dan fungsinya. Sebagai Asisten I. Kemudian, tibalah waktunya. Ia membagi apa yang akan dilakukan Pemkot Mataram, dalam menyambut HUT ke-26 dari kota yang di nahkodai H Ahyar Abduh tersebut. Koran ini sudah siap. Memperhatikan apa yang dijelaskan.

Pria kelahiran 1971 ini mengatakan, pada perayaan HUT Kota Mataram tahun ini, panitia telah menentukan tema. Yakni, 26 tahun bangga membangun kota”. Merupakan kata-kata motivasi kepada semua warga Kota Mataram. Dengan kebanggaan akan kota, masyarakat akan terbangun sense of belonging (rasa memiliki). Sudah pasti memiliki semangat kebersamaan dan partisipasi mewujudkan Kota Mataram yang maju, religius dan berbudaya.

“Dalam kebanggaan, otomatis akan menjadi motivasi untuk mewujudkan kota yang maju dan sumber daya manusia yang unggul sebagai modal dasar pembangunan kota,” ujarnya.

Rangkaian acara akan berlangsung lebih dari sebulan. Mulai dari persiapan pada rapat pleno yang akan digelar pada 12 Agustus sampai dengan 31 September. Mengapa? Karena, perayaan HUT Kota Mataram akan dirangkaikan dengan kegiatan Kemenpora yang kembali menggelar sepeda santai bertajuk Gowes Nusantara 2019.  Gowes Nusantara kali ini bertajuk ‘Kita Semua Bersaudara’. Dari tema, bisa mempererat tali persaudaraan bagi seluruh rakyat Indonesia, apa pun sukunya, bahasa dan agamanya. Dan akhir dari kegiatan itu, akan bermuara di Kota Mataram. Semua pesepada akan berkumpul.

Bila melirik lebih jauh, rangkaian HUT Kota Mataram tahun ini sangat kontras berbeda dari tahun sebelumnya. Apalagi 2018. Pemkot bahkan tidak mempersiapkan apa-apa. Karena masih dibalut oleh rasa duka mendalam. Akibat gempa beruntun yang terus menghantam Bumi Gora.

Namun kata Aweng, semuanya harus bangkit. Harus percaya bahwa NTB sudah pulih. Begitu juga dengan Kota Mataram. Maka dari itu, skenario yang telah dirancang panitia, kegiatan HUT ini tidak akan membawa kesan bahwa ini gawe milik pemerintah. Tetapi seluruh masyarakat Kota Mataram. Selain ada upacara bendera, para pemuda dan tokoh masyarakat dan berbagai komponen lainnya, telah dipersiapkan meramaikan rangkaian kegiatan HUT.

“Ada mataram jazz, gawe pop mataram, mataram bersalawat yang akan menghadirkan Hadad Alwi dan KH Manarul Hidayat, lomba gasing, night fun run oleh pemuda Tionghoa dan banyak lagi,” kata dia.

Miq Aweng menjelaskan, rangkaian kegiatan yang mengisi HUT Kota Mataram, harus betul-betul menjadi kebutuhan bersama antara masyarakat dan pemkot. Selain itu, kegiatan pada hari HUT Kota Mataram pada 31 Agustus mendatang, akan diisi dengan tarian massal yang menceritakan tentang sejarah Kota Mataram. Disiapkan oleh Sanggar Mahardika.

Kemudian ada kegiatan gerak jalan. Agar semua warga bisa merasakan uforianya, maka kegiatan tidak akan berpusat di jalan utama, namun digelar di pinggir kota. Berikut juga dengan lomba gasing dan lomba drum band. Semuanya diusahakan tidak terfokus di tengah kota.

Tentu saja ada rekayasa lalu lintas. Pihak terkait akan mengaturnya. Pemkot Mataram memastikan, semua rangkaian kegiatan, tidak akan menganggu aktivitas masyarakat Dengan seluruh rangkaian dan persiapan yang ada, saat disinggung mengenai kesiapan anggaran Pemkot Mataram, dirinya enggan membahas lebih jauh. Yang pasti tidak semua dibebankan ke APBD. Tetapi pemkot juga mendapat kontribusi dari pihak swasta.

“Yang pasti semua masyarakat berpartisipasi dan kami berharap ini akan berjalan sesuai rencana,” tandasnya. (r5/*)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Belum Terima Bantuan Kuota, Siswa Diminta Lapor ke Sekolah

Bantuan subsidi kuota internet 2020 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) resmi dikucurkan sejak Selasa (22/9). Kuota diberikan bertahap. Bila hingga batas waktu belum menerima, peserta didik dan pendidik dipersilahkan lapor.

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.
Enable Notifications    Ok No thanks