alexametrics
Kamis, 24 September 2020
Kamis, 24 September 2020

Panglima Kerahkan Bintara TNI Tegakan Protokol Kesehatan

ARAHAN Presiden melalui instruksi presiden nomor 6 tahun 2020 mendapat respons cepat dari Mabes TNI. Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengerahkan para bintara di seluruh Indonesia membantu pemerintah daerah menegakan disiplin protokol kesehatan. Baik babinsa TNI AD, babinpotmar TNI AL, maupun babinpotdirga.

Keterang tersebut disampaikan langsung oleh Hadi melalui keterangan resmi yang disampaikan Mabes TNI kemarin (9/8). ”Kebijakan ini tentunya sangat diperlukan karena trend kasus positif di Indonesia belum melandai,” beber pria yang pernah menjadi inspektur jenderal Kementerian Pertahanan (Kemhan) tersebut.

Berdasar data pemerintah pusat, sambung Hadi, rasio angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia berada pada angka 4,65 persen. ”Seluruh pangkotama dan komandan satuan kewilayahan agar melaksanakan koordinasi yang baik dengan forkopimda,” bebernya. Salah satu yang ditekankan oleh Hadi adalah menggerakkan babinsa, babinpotmar, babinpotdirga.

Pengerahan bintara dari tiga matra itu, lanjut dia, telah dikoordinasikan dengan Polri yang mengerahkan bhabinkamtibmas. ”Untuk menggiatkan patroli penerapan protokol kesehatan di masyarakat khususnya di ruang publik,” terangnya. Tujuannya tidak lain menekan potensi penyebaran Covid-19 di semua daerah.

Meski pelibatan TNI dalam inpres nomor 6 tahun 2020 menuai kritik banyak pihak, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mohammad Mahfud MD menyatakan bahwa urusan Covid-19 memang pekerjaan bersama. Tidak hanya itu, sejak awal TNI memang terlibat dalam penanggulangan Covid-19.

Karena itu, Mahfud menekankan, pelibatan TNI dibutuhkan. Untuk itu pula, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa ditunjuk sebagai wakil ketua Komite Pelaksana Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. ”Karena selama ini penanangan Covid-19 ini tidak cukup hanya dilaksanakan oleh komite,” bebernya.

Dengan sumbangsih serta kemampuan TNI dalam tugas penanggulangan Covid-19, Mahfud menegaskan, mestinya tidak ada yang mempersoalkan pelibatan TNI yang kembali ditegaskan melalui inpres nomor 6 tahun 2020. ”Karena serangan Covid-19 sangat masif dan harus ditangani bersama,” ungkap dia.

Menurut mantan menteri pertahanan itu, tugas yang diberikan kepada TNI dalam penanggulangan Covid-19 sama dengan operasi militer selain perang atau OMSP. Mahfud tegas menyebut bahwa kehadiran TNI dibutuhkan untuk membantu Polri menindak masyarakat yang melanggar protokol kesehatan Covid-19.

Mahfud mencontohkan pelanggaran di ruang-ruang publik. Menurut dia, tanpa kehadiran TNI bersama Polri, sulit untuk menertibkan masyarakat. Karena itu, pemerintah memaksimalkan kemampuan yang dimiliki kedua institusi tersebut untuk menindak pelanggaran-pelanggaran protokol kesehatan. ”Di situlah kami lalu menarik tenaga Polri dan TNI,” imbuhnya.

Pasca terbitnya inpres nomor 6 tahun 2020, pemerintah memang akan bertindak lebih tegas kepada pelanggar protokol kesehatan. Menurut Mahfud, bukan hanya tindakan persuasif, sanksi pidana juga bakal diberikan kepada pelanggar aturan yang ngotot dan terus melawan petugas. ”Misalnya sudah disuruh membubarkan (diri) kok diteruskan juga,” tegasnya. (syn/JPG/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Hasil Survei Indikator, Elektabilitas HARUM Paling Tinggi

“Pak Mohan Roliskana hingga sejauh ini paling potensial menang dalam pemilihan mendatang,” ujar  Wakil Ketua DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam pemaparan yang dilakukan secara online dari DPP Golkar Jakarta, (18/9) lalu.

Polisi Pantau Kampanye Hitam di Pilwali Mataram

Pelaksanaan Pilkada di Kota Mataram mendapat atensi penuh pihak TNI-Polri. Polresta Mataram dan Kodim 1606 Lobar telah melakukan pemetaan potensi konflik dan mencegah secara dini beberapa konflik yang biasa terjadi pada masa Pilkada.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.

Pasangan Calon Harus Memberi Perhatian pada DPT

PESERTA pemilihan yaitu Pasangan Calon harus menunjukkan perhatian lebih pada seluruh tahapan yang ada, bukan hanya pada saat pendaftaran calon atau pada pemungutan suara saja. Salah satu tahapan yang sangat menentukan ialah tahapan Penyusunan dan Pemutakhiran Daftar Pemilih atau cukup disebut dengan penyusunan DPT.

Pendataan Bantuan Kuota Internet untuk Siswa Guru dan Mahasiswa Kacau

Hari pertama penyaluran bantuan subsidi kuota internet untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen langsung berpolemik. Proses pendataan dan verifikasi nomor ponsel dinilai kacau.

Calon Kepala Daerah Wajib Jadi Influencer Protokol Kesehatan

DPR, pemerintah dan KPU telah memutuskan akan tetap melaksanakan pilkada serentak pada 9 Desember. Para calon kepala daerah (Cakada)  diminta menjadi influencer protokol kesehatan  agar pilkada tidak memunculkan klaster baru Covid-19.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).
Enable Notifications    Ok No thanks