alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Kadir, Pensiunan ASN yang Jadi Pelatih Voli

Siapa yang tidak kenal dengan sosok H Abdul Kadir. Pria yang pernah menjabat Sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Mataram ini lebih dikenal dengan pemain atau pelatih bola voli. Kini,  di masa pensiunnya, ja tidak bisa melepaskan hobi yang membawanya menjadi ASN tersebut.

ALI ROJAI, Mataram

=================

NAMA H Abdul Kadir sudah tidak asing lagi dalam dunia bola voli. Pria kelahiran Karang Bedil Mataram pensiunan ASN itu memang lebih dikenal dengan sebagai pemain voli daripada sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Mataram. Karena ia sudah bertahun-tahun menjadi pelatih Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) NTB cabang voli indoor.

Tidak semua pensiunan ASN hanya duduk manis menikmati masa pensiunnya. Di usianya yang sudah tidak muda lagi, ia masih tetap produktif. Ia tidak ingin di usia senja menjadi orang yang tidak berguna dan menyusahkan orang lain. Selain melatih voli, ia juga disibukkan untuk mengantar dan menjemput anak-anaknya sekolah. Bahkan di hari libur ia kerap memanfaatkan waktu untuk memancing di laut. “Selain hobi, mancing juga bisa membuat kita lebih tenang,” kata Kadir.

Bola voli seakan tidak bisa lepas dari dirinya. Pria ini sudah banyak makan garam pada olahraga satu ini. Bahkan pada 2007 lalu, ia dinobatkan sebagai pelatih terbaik setelah membawa pulang emas di kejuaraan nasional pada 2004 lalu.

Kadir tidak akan pernah lupa dengan olahraga satu ini. Karena, dengan kemahirannya bermain bola voli ia ditarik menjadi ASN. Kini,  meski sudah pensiun ia tetap mendidikasikan ilmunya  untuk melatih atlet-atlet muda bola voli. Pembinaan dilakukan karena ia melihat bola voli di NTB cukup memprihatinkan belakangan ini. Sejak empat tahun ini ia melihat tim bola voli NTB selalu mengalami kegagalan di berbagai ajang. Oleh sebab itu, ia ingin menularkan ilmunya bagi generasi muda yang hobi akan bola voli.

Kadir tergerak untuk membawa tim bola voli NTB menuju masa keemasannya. Ia ingin membawa kejayaan bola voli di NTB. Belum lama ini, pada porprov 2019 ia kembali melatih bola voli untuk tim putri bagi Kota Mataram. Ia ingin bola voli di Kota Mataram ini bisa bangkit. Bahkan bisa menjadi juara nasional.

Kini ia juga selalu menyempatkan  untuk memberikan arahan kepada anak-anak yang suka akan bola voli di kediamannya di Karang Bedil. Bahkan ia tidak tanggung-tanggung melatih mereka agar tahu teknik-teknik dalam bermain voli. “Putu Dini Jasita Utami saya yang bawa dulu dari PPLP,” akunya.

Dulu sebut dia, tidak ada atlet voli pantai. Semua atlet ini merupakan atlet voli indoor. Namun seiring waktu  banyak atlet yang hijrah ke voli pantai. Kemampuan dan skil yang mempuni membuat banyak pelatih voli pantai melirik atlet voli indoor hijrah ke pantai. Hasilnya, mereka menyumbangkan medali di berbagai kejuaraaan.

Diutarakan, hampir semua atlet bola voli yang berprestasi awal karirnya dimulai dari voli indoor. Tidak ada atlet yang langsung ke voli pantai. Bahkan  menjadi yang terbaik di kejuaraan nasional. “Putu Dini awalnya dia atlet voli indoor,” sebutnya.

Tak hanya Putu dan regenerasinya ia lahirkan sebagai atlet berprestasi. Namun anaknya pun ia gembleng untuk menjadi atlet voli. Bahkan kini sudah menjadi pelatih voli. Sebagai orang tua, Kadir tentu ingin anak-anaknya bisa mewarisi bakatnya. Jadi mau tidak mau salah satu anaknya harus menjadi penerusnya. Kini Kadir hanya meminta agar voli NTB bisa mengulang kembali masa keemasannya. Caranya dengan tidak mempertahankan orang-orang yang tidak bisa membawa harum nama NTB di kancah nasional. “Di sepak bola saja kalau pelatihnya tidak bisa merah juara pelatihnya diganti,” tuturnya.

Ia ingin KONI NTB bisa menerapkan sistem ini. Jika ada pelatih yang tidak bisa membawa nama harum di kancah nasional langsung diberhentikan. Harus ada perjanjian target juara. Jangan sampai tidak pernah membawa juara namun tetap saja dipertahankan. Akibatnya, cabang voli di NTB tidak akan berkembang. (*/r7)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Belum Terima Bantuan Kuota, Siswa Diminta Lapor ke Sekolah

Bantuan subsidi kuota internet 2020 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) resmi dikucurkan sejak Selasa (22/9). Kuota diberikan bertahap. Bila hingga batas waktu belum menerima, peserta didik dan pendidik dipersilahkan lapor.

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.
Enable Notifications    Ok No thanks