alexametrics
Kamis, 24 September 2020
Kamis, 24 September 2020

Jumlah Warga Miskin di Mataram Bertambah

MATARAM-Jumlah penerima program keluarga harapan (PKH) di Kota Mataram bertambah. Sebelumlnya pada 2019 jumlah penerima bantuan bagi warga yang menjadi kerak kemiskinan ini sebanyak 16.859 orang. Jumlah itu meningkat menjadi 16.957 orang.

“Ada penambahan tahun ini,” kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Mataram Hj Baiq Asnayati, Senin (9/3) lalu.

Dikatakan, tahun ini terdapat usulan penambahan 2.778 orang. Tapi yang diakomodir sebanyak 1.601 keluarga. Itu setelah dilakukan verifikasi dan validasi oleh pendamping PKH. “Sekarang ini juga masih ada penambahan seribu,” ucapnya.

Meski begitu, lanjut dia, belum tentu penambahan ini akan diterima semua. Karena masih berstatus calon penerima. Belum ditetapkan pemerintah pusat sebagai penerima PKH. “Akan dicek dulu. Baru bisa ditentukan tambahannya,” terang perempuan berjilbab ini.

Saat ini kata Asna, indikator penerima PKH bukan lagi dilihat dari dinding rumah, atap rumah, atau pun barang lainnya. Namun lebih ke arah terpenuhi atau tidak kebutuhan dasar keluarga itu sendiri.

Dikatakan, jumlah penerima PKH di Kota Mataram harusnya menurun. Karena ada 500 jiwa lansia yang tidak lagi menerima PKH  karena terbentur aturan terbaru. Lansia yang akan menerima PKH minimal usianya 70 tahun. “Kalau aturan dulu minimal usia lansia  60 tahun,” ucap Asna.

Tak hanya itu, lanjut dia, ada 24 orang keluar sebagai penerima PKH dari enam kecamatan. Paling banyak datang dari Kecamatan Ampenan. “Ada juga yang datang ke sini minta keluar sebagai penerima PKH,” jelasnya.

Untuk pemasangan stiker penerima PKH akan dilakukan di Kota Mataram. Karena kebijakan itu dilakukan secara nasional. “Kalau ada yang lebih berhak, tapi tidak menerima bisa dilaporkan,” tuturnya.

Pendamping PKH Dinsos Kota Mataram Rian menambahkan, tiap tahun ada saja penambahan penerima PKH. Meski begitu tidak semua tambahan itu akan diterima pusat. “Kemarin ada warga yang datang ke kantor Dinsos minta keluar dari PKH. Sekarang paling banyak keluar dari PKH lansia,” ucapnya. (jay/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Hasil Survei Indikator, Elektabilitas HARUM Paling Tinggi

“Pak Mohan Roliskana hingga sejauh ini paling potensial menang dalam pemilihan mendatang,” ujar  Wakil Ketua DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam pemaparan yang dilakukan secara online dari DPP Golkar Jakarta, (18/9) lalu.

Polisi Pantau Kampanye Hitam di Pilwali Mataram

Pelaksanaan Pilkada di Kota Mataram mendapat atensi penuh pihak TNI-Polri. Polresta Mataram dan Kodim 1606 Lobar telah melakukan pemetaan potensi konflik dan mencegah secara dini beberapa konflik yang biasa terjadi pada masa Pilkada.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.

Pasangan Calon Harus Memberi Perhatian pada DPT

PESERTA pemilihan yaitu Pasangan Calon harus menunjukkan perhatian lebih pada seluruh tahapan yang ada, bukan hanya pada saat pendaftaran calon atau pada pemungutan suara saja. Salah satu tahapan yang sangat menentukan ialah tahapan Penyusunan dan Pemutakhiran Daftar Pemilih atau cukup disebut dengan penyusunan DPT.

Pendataan Bantuan Kuota Internet untuk Siswa Guru dan Mahasiswa Kacau

Hari pertama penyaluran bantuan subsidi kuota internet untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen langsung berpolemik. Proses pendataan dan verifikasi nomor ponsel dinilai kacau.

Calon Kepala Daerah Wajib Jadi Influencer Protokol Kesehatan

DPR, pemerintah dan KPU telah memutuskan akan tetap melaksanakan pilkada serentak pada 9 Desember. Para calon kepala daerah (Cakada)  diminta menjadi influencer protokol kesehatan  agar pilkada tidak memunculkan klaster baru Covid-19.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.
Enable Notifications    Ok No thanks